Posyandu jadi Garda Terdepan Kesehatan
Posyandu memiliki peranan penting dalam bidang kesehatan karena dengan keberadaan posyandu balita dan anak dapat dikontrol kesehatannya.

Posyandu merupakan garda terdepan dalam hal kesehatan ditengah masyarakat, melihat pentingnya peranan Posyandu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan pembangunan Posyandu yang tersebar di 13 Kecamatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah. Menurut Arief, posyandu memiliki peranan penting dalam bidang kesehatan karena dengan keberadaan posyandu balita dan anak dapat dikontrol kesehatannya.

BACA JUGA:  Daerah Ini Tempati Posisi Ketiga Angka Kematian Ibu dan Anak di Jateng

“Masyarakat bisa langsung datang ke Posyandu untuk mengetahui kesehatan balita dan anaknya,” kata Arief saat acara Safari Pembangunan di Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Orang nomor satu di Kota Tangerang tersebut menambahkan, keberadaan Posyandu juga bisa digunakan untuk keperluan umum lainnya seperti sarana untuk menimba ilmu dan berkumpul warga untuk berdiskusi.

“Banyak yang bisa dilakukan di Posyandu, khususnya yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat,” pungkas Arief seraya menambahkan, keberadaan Posyandu juga harus dirawat, sehingga tetap terjaga kualitas bangunannya.

Dikatakan Arief, untuk saat ini Pemkot Tangerang sudah membangun sekitar 350 Posyandu yang tersebar di 13 Kecamatan, dimana masing-masing Posyandu memiliki luas lahan sekitar 200 meter persegi.

BACA JUGA:  Antisipasi KLB Campak, Puskesmas Klandasan Ilir Integrasikan Kegiatan Posyandu

“Pemkot Tangerang akan terus membangun Posyandu, sehingga masyarakat terlayani, khususnya dalam bidang kesehatan. Dan, untuk pembangunan satu Posyandu bisa menelan anggaran sekitar Rp 300 juta,” paparnya.

Untuk memuluskan kegiatan Posyandu, Pemkot Tangerang juga memberikan dana stimulan kepada kader Posyandu yang tak henti-hentinya menjalankan tugasnya demi kesehatan masyarakat.

“Dana stimulan ini untuk memperlancar kegiatan Posyandu, sehingga kebutuhan Posyandu akan terpenuhi,” tambahnya.

Sedangkan untuk Posyandu mengalami kerusakan akan segera direhab sehingga kegiatan di Posyandu akan berjalan dengan baik dan nyaman.

Diketahui, untuk Kecamatan Batu Ceper ada 270 kader Posyandu yang mendapatkan dana stimulan, sedangkan untuk Kecamatan Benda yang mendapatkan dana stimulan sebanyak 235 kader Posyandu, sehingga total keseluruhan yang mendapatkan dana stimulan didua kecamatan sebanyak 505 kader Posyandu.

BACA JUGA:  Ternyata Program Posyandu di Timika Efektif Turunkan Tingkat Kematian Warga

SUMBER

Sharing is caring!

(Visited 86 times, 1 visits today)