290 Orang, Kader dan Bumil di Sragen Ikuti Seminar Awam Hepatitis B
Dalam rangka rangkaian kegiatan HKN ke-53, Dinkes Sragen menyelenggarakan Seminar Awam Hepatitis B, Pada Ibu Hamil, dan Bayi Baru Lahir, 11 November 2017.
Spread the love

Sragen – Dalam rangka rangkaian kegiatan HKN ke-53, Dinkes Sragen menyelenggarakan Seminar Awam Hepatitis B, Pada Ibu Hamil, dan Bayi Baru Lahir, bertempat di Pendopo Bupati Sragen, Sabtu, 11 November 2017.

Kegiatan seminar kali ini dihadiri oleh 290 orang, yang merupakan perwakilan dari Kader Kesehatan, diambil 10 orang dari masing-masing Puskesmas se-Kab.Sragen, juga Ibu Hamil dari 4 kecamatan, yakni Kec.Sragen, Sidoharjo, Karangmalang, dan Ngrampal masing-masing 10 orang.

Perlu diketahui, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan bahwa sekitar 400 juta orang penduduk dunia mengidap hepatitis, dengan 1,4 juta di antaranya meninggal dunia.

BACA JUGA:  Penasaran Soal Uji Kompetensi? Yuk Ikutan Seminar Mahasiswa FKM USU Ini!

Lalu, bagaimana dengan kondisi hepatitis di Indonesia? Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan menyebut lebih 2,9 juta penduduk Indonesia mengidap hepatitis.

Untuk lebih lengkapnya, simak infografis di bawah ini:

infograis hepatitis di indonesia

Di Indonesia sendiri, hasil riset Kesehatan Dasar pada yang dirilis pada 2015 menunjukkan bahwa penderita hepatitis di Indonesia diperkirakan mencapai 28 juta orang, dimana setengah diantaranya berpotensi untuk menjadi kronis, dan 10 persen dari risiko kronis tersebut akan mengalami sirosis atau bahkan kanker hati.

Kegiatan seminar kali ini diawali dengan laporan Ketua Panita, dr. Nur Wulandari, dilanjutkan sambutan Ketua IDI, dr. Aminan,SpJP, dilanjutkan oleh sambutan Kadinkes Sragen dr. Hargiyanto, MKes sekaligus membuka acara kegiatan Seminar Kesehatan kali ini.

dr. OnnieWira Tama, SpOG, MKes

Acara kemudian dilanjutkan oleh paparan materi oleh narasumber. Materi Pertama disampaikan oleh dr. Onnie Wira Tama, SpOG, MKes, tentang Hepatitis pada Ibu Hamil. Dilanjutkan oleh dr. Pursito, SpA menyampaikan materi tentang Hepatitis pad bayi baru lahir.

BACA JUGA:  Seminar Nasional, Penanggulangan PTM Melalui Germas di Era Digital

Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati.

“Tugas anda semua, tugas kita semua, bahwa cakupan imunisasi harus 100%. Saat ini di Sragen baru 85%. Karena imunisasi ini gratis, maka masyarakat harus memanfaatkannya secara maksimal”, ujar dr. Pursito.

dr. Pursito, SpA

Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

Dalam sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta.

Pertanyaan Pertama dari Ibu Eni, kader dari Kalijambe, saya dengar Hepatitis B ada kronis dan akut, apa bedanya?

“Infeksi Hepatitis B Kronis adalah infeksi virus hepatitis B yang terjadi selama lebih dari enam bulan (setelah hasil tes darah pertama menunjukkan positif). Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh tidak dapat menyingkirkan virus hepatitis B sehingga masih tetap berada dalam darah dan organ hati. Infeksi hepatitis B Akut dapat berlangsung hingga enam bulan (dengan atau tanpa gejala). Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain selama masa ini.” jawab dr. Pursito.

BACA JUGA:  Yuk Ikutan Seminar Kesehatan Nasional SEXOPHONE 2018!

Pertanyaan Kedua, ada peserta bertanya Apa ciri-ciri Ibu Hamil yang kena Hepatitis?

Kalau ciri gejala lainnya sama seperti infeksi lainnya. Untuk bisa mengetahui secara detil, maka harus screening. Dan Hati ini termasuk kuat, ketika sudah mulai berat kasusnya, ketika kulit sudah kuning, perutnya besar, baru kita bisa pastikan pasien ini terkena Hepatitis, jawab dr. Onnie.

Setelah dilakukan kegiatan tanya jawab, acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan pembagian doorprize untuk para peserta.

Peserta Seminar Kesehatan Hepatitis B di Sragen

Sharing is caring!

(Visited 282 times, 1 visits today)