6 Langkah Pembuatan STR SKM Secara Online

6 Langkah Pembuatan STR SKM Secara Online
Dengan pendaftaran secara online ini diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan STR & transparansi proses status penyelesaian berkas.

Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia(MTKI) adalah lembaga yang berfungsi untuk menjamin mutu tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan. Salah satu peran dalam program tersebut MTKI adalah menerbitkan Surat Tanda Registrasi (STR).

Dalam era globalisasi dan modernisasi saat ini yang semakin maju MTKI mengambil peluang untuk meningkatkan pelayanannya dalam mempercepat pembuatan STR baik untuk tenaga kesehatan yang baru lulus maupun yang akan melakukan perpanjangan/reregistrasi dengan mengupayakan pembuatan STR tenaga kesehatan secara online (memanfaatkan jaringan internet).

BACA JUGA:  Menkes Canangkan Re-registrasi Online Tenaga Kesehatan Indonesia

Oleh karena itu untuk melancarkan dalam prosesnya MTKI menghadirkan sistem registrasi tenaga kesehatan termasuk SKM secara online berbasis web dan buku panduan untuk tenaga kesehatan dalam melakukan registrasi secara online dengan harapan akan lebih mempercepat proses pengajuan dan pembuatan STR dan yang lebih penting lagi aplikasi ini akan memberikan informasi kepada tenaga kesehatan sejauh mana berkas pengajuan yang diusulkan telah dilakukan.

Aplikasi pendaftaran pengajuan Surat Tanda Registrasi (STR) berbasis web/jaringan internet yang dikembangkan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) ditujukan untuk memfasilitasi pendataan pendaftaran tenaga kesehatan untuk registrasi baru secara online.

Aplikasi ini hanya ditujukan bagi lulusan pendidikan tenaga kesehatan yang terdaftar dalam Pangkalan data Pendidikan Tinggi (PDPT). Dengan pendaftaran secara online ini diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan STR & transparansi proses status penyelesaian berkas.

BACA JUGA:  Info Penting! Per 1 Juni 2017, Pemberkasan & Verifikasi Usulan STR dilakukan Oleh IAKMI DKI Jakarta

Sebelum masuk ke dalam aplikasi, berikut berkas yang harus disiapkan terlebih dahulu oleh peserta sebagai berikut :

  1. Memiliki alamat email sendiri
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) peserta
  3. NPWP (jika yang sudah memiliki)
  4. Alamat Korespondensi (jika alamat berbeda dengan tempat tinggal)
  5. Alamat tempat kerja (jika sudah bekerja)
  6. Ijazah terakhir
  7. Sertifikat Uji Kompetensi (baru diberlakukan untuk perawat DIII, bidan, dan Ners)
  8. Bukti Pembayaran (PNBP) sebesar Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah) yang telah dibayarkan ke BRI dengan nomor rekening 0193.01.001868.30.7 dengan penerima “BPN 182 Pustanserdik Berkelanjutan” (atas nama pemohon/tidak diwakilkan ke orang lain)

Registrasi online klik disini

Tahapan proses registrasi dapat dilihat pada Panduan Registrasi Online Tenaga Kesehatan Berbasis Web – Unduh Disini

BACA JUGA:  Pendaftaran Nusantara Sehat Individual Periode I Tahun 2017 (BATCH I)

Sharing is caring!

(Visited 16,322 times, 10 visits today)

18 thoughts on “6 Langkah Pembuatan STR SKM Secara Online

  1. KALAU MEMBAYAR NYA LEWAT TELLER BRI KEMUDIAN TIDAK BISA DI KONFIRMASI PEMBAYARAN BAGAIMANA SOLUSINYA INI??

  2. Saya sudah transfer ke Rek.BRI…selanjutnya bagaimana ? Mengapa saya belum bisa mencetak formulir pendaftarannya ? MoHON Infonya ya..

  3. BAGAIMANA DENGAN MAGISTER KESEHATAN (M.KES) APAKAH JUGA HARUS MEMILIKI STR UNTUK BISA MASUK KE DUNIA KERJA? MOHON INFO NYA. TERIMA KASIH.

  4. Saya lulusan dibawah 2012 kesehatan masyarakat, apakah harus ikut uji kompetensi juga, krn pada form langkah ke 3 saya menghadapi masalah tentang uji kompetensi
    Mohon bantuan nya

  5. assalamualaikum bpk/ibu .
    sy mau tanya , apakah sarjana kesehatan masyarakat harus memiliki STR agar bisa bekerja? mohon penjelasannya .
    terima kasih.

    1. wa’alaikumsalam. Tidak juga. Ada beberapa lowongan pekerjaan yang memang menetapkan STR sebagai syarat, namun ada juga yang tidak mengharuskan.

  6. Mohon infonya ketika sy sdh sampai di step 3 tidak ada tombol simpannya.
    Kita klik step selanjutnya harus isi uji kompetensi,sementara itu untuk bidan perawat dan ners. Tidak untuk kesehatan masyarakat. Bagaimana selanjutnya.. terimakasih.

  7. sertifikat kompetensi hanya untuk bidan, perawat dan ners saja. tetapi mengapa di aplikasi MTKI harus mengisi kolom tentang Uji Kompetensi juga? mohon solusinya

  8. Selamat siang, saya mau bertanya Apakah STR untuk M.Epid dikeluarkan oleh MTKI? Karena dipersyaratan CPNS Kemenkes melampirkan STR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *