Anak Muda Peduli TB, Emang Penting
Kami ingin memberi gambaran, betapa penyakit TB sendiri juga rentan terjadi kepada kawan milenial. Ketika masih usia produktif, terkena penyakit TB, produktivitas jadi turun.

Senin, 11 Mei 2020, kami sempat ngobrol ringan dengan kawan di Jakarta, Kak Paran Sarimita Winarni, Founder sekaligus Coalition Leader Indonesia Muda Untuk TB (IMUT).

Dulu pernah jumpa beliau sekali, tapi setelah itu cukup intens komunikasi meski jarak jauh, sharing tentang penyakit TB serta aktivitas beliau melakukan pendampingan maupun kampanye TB untuk generasi muda ini.

BACA JUGA:  Lawan TB, Petugas Kesehatan Puskesmas Ipuh Bangun Jaya "Ketuk Pintu" Warga

Nah, kesempatan baik rupanya baru datang kemarin, untuk bisa lanjut kolaborasi lagi antara Kesmas-ID dengan IMUT, dan seperti dapat momentum karena harus #dirumahaja, jadi ngobrol kali ini pun cuma via Video Call WA aja.

Lewat obrolan singkat ini, kami ingin memberi gambaran, betapa penyakit TB sendiri juga rentan terjadi kepada kalian kawan-kawan milenial. Kebayang kan ketika kalian berada di masa produktif, tiba-tiba terkena penyakit TB ini, mau tidak mau pastinya tingkat produktivitas kalian akan menurun. Seperti yang dikisahkan oleh Kak Paran juga selaku survivor TB MDR di video berikut ini.

Kalau kalian ingin tahu lebih lanjut mengenai kegiatan IMUT, kalian bisa kontak nomor dibawah ini ya:

BACA JUGA:  Kader SSR TB-HIV Aisyiyah Care Bantu Fasilitasi Masyarakat Pasien TBC

Email: indonesiamudauntuktbc@gmail.com
Instagram: @mudauntuktbc.id

Kalian juga bisa gabung berkontribusi dengan IMUT melalu link:
bit.ly/2WCH11T

Sharing is caring!

(Visited 13 times, 1 visits today)