Puskesmas Krangkeng Cari Tahu Kebutuhan dan Harapan Masyarakat Lewat Program NYASAR

Untuk mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat di bidang kesehatan, kami Puskesmas Krangkeng mempunyai program menyapa masyarakat di desa.

Untuk mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat di bidang kesehatan, kami Puskesmas Krangkeng mempunyai Program "NYASAR" (Menyapa Masyarakat) di desa. Bagian dari kegiatan penyuluhan luar gedung kolaborasi Kepala Puskesmas, Promkes, Promotor dan Bidan Desa.

Adapun kegiatan ini kami lakukan dalam beberapa tahap, seperti pada Kamis, 4 Januari 2018 bertempat di Desa Kalianyar RT 03 RW 02. Hari Selasa, 9 Januari 2018 bertempat di Desa Singakerta Blok Pesantren RT 11 RW 04. Juga pada 11 Januari 2018, kegiatan ini kami lakukan di Desa Krangkeng Blok Tegal Rasak RT 13 RW 6.

Kegiatan NYASAR ini menyasar ibu rumah tangga, ibu-ibu yang mempunyai bayi dan balita serta ibu hamil.

Dari pertemuan tersebut, kebutuhan masyarakat didapat beberapa masukan untuk Puskesmas Krangkeng seperti sarana dan prasarana kesehatan yang memadai (sarana kesehatan lingkungan, UKBM dll), yang menunjang kesehatan masyarakat, dll.

Masyarakat juga mengharapkan petugas kesehatan lebih sering berkunjung dan menyapa masyarakat untuk memberikan informasi-informasi kesehatan kepada mereka.

Dengan adanya Program "Menyapa Masyarakat" ini kami bisa tahu secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat dibidang kesehatan, sehingga kita bisa memberikan intervensi yang tepat.

Meriahnya Peringatan HKN ke 53 dan Pencanangan Germas UPTD Puskesmas Krangkeng

Pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53 di Puskesmas Krangkeng Indramayu tahun ini berjalan meriah, 14 November 2017.

Pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53 di Puskesmas Krangkeng Indramayu tahun ini berjalan meriah.

Rangkaian acara memperingati HKN ke-53 yang diselenggarakan oleh Puskesmas Krangkeng meliputi:

  1. Pemeriksaan Papsmear bagi peserta BPJS dan Pemeriksaan Darah lengkap bagi peserta Prolanis kerja sama dengan Prodia Lab Indramayu, 10 Nov 2017, di Gedung Poned PKM Krangkeng
  2. Lomba Mewarnai Germas bagi anak TK/ RA, 11 Nov 2017, di Aula PKM Krangkeng
  3. Lomba menggambar bagi anak SD/ MI, 13 Nov 2017, di Aula PKM Krangkeng
  4. Acara Puncak HKN ke-53 dan Pencanangan Germas, 14 November 2017, di Halaman PKM Krangkeng

Muspika Kecamatan Krangkeng bersama Kadinkes Indramayu

Pada acara Puncak HKN ke-53, acara yang dihadiri oleh Kadinkes Indramayu, dr H. Deden Bonni Koswara, MM, serta jajaran Muspika; Kecamatan, Kapolsek, Danramil.

Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor seperti Ka UPTD se Kec.Krangkeng, Kuwu dan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, Kader Posyandu, Kepala Sekolah serta Guru UKS se wilayah Kec.Krangkeng dan seluruh staf PKM Krangkeng.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk melakukan, yang diawali oleh Kadinkes secara langsung.

Pencanangan Germas di Kec Krangkeng Indramayu

Dengan adanya acara ini diharapkan semua perwakilan yang hadir dalam kegiatan ini bisa mengaplikasikan Germas baik di Kecamatan, Desa, Sekolah, di lingkungan masing-masing.

Wujudkan Keluarga Samawa & Keluarga Sehat, 30 Calon Pengantin Ikuti Suscatin

Dalam rangka membentuk keluarga samawa, sehat dan berkualitas, BP4 Kecamatan Krangkeng mengadakan kegiatan kursus calon pengantin (SUSCATIN), Kamis, 14/9.

Dalam rangka membentuk keluarga sakinah, mawaddah warokhmah, sehat dan berkualitas, Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kecamatan Krangkeng mengadakan kegiatan kursus calon pengantin (SUSCATIN), Kamis, 14/9.

Bertempat di Aula KUA Kecamatan Krangkeng, dengan narasumber H.Mashadi, S.Ag., MM, Kepala KUA Kec Krangkeng, Makmun, S. Sos, dari Dinas KB, dan saya sendiri, neneng Nurhayati, SKM.

Sebanyak 30 pasangan calon pengantin mendapatkan materi pembekalan tentang Bagaimana Mempersiapkan Perkawinan yang Kokoh Menuju Keluarga Sakinah, Bagaimana Menjaga Kesehatan Reproduksi, dan Mempersiapkan generasi yang berkualitas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan keluarga SAMAWA bagi para calon pengantin. Selain itu dapat mengurangi angka perselisihan, perceraian dan KDRT, dan juga pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi bagi kedua pengantin.

7 Pola Hidup Sehat Berikut Ini Bisa Cegah Hipertensi

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit darah tinggi adalah dengan melaksanakan “Pola Hidup Sehat. Nah, yuk kita lihat, 7 Pola Hidup Sehat Berikut Ini.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi termasuk salah satu penyakit tidak menular (PTM). Termasuk penyakit yang banyak ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun negara berkembang.

Seseorang disebut Hipertensi bila tekanan darahnya sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg.

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit darah tinggi adalah dengan melaksanakan “Pola Hidup Sehat. Nah, yuk kita lihat, 7 Pola Hidup Sehat Berikut Ini Bisa Cegah Hipertensi lho:

1. Cek Rutin Tekanan Darah

Periksa tekanan darah. Tekanan darah adalah ukuran seberapa kuatnya jantung mempompa darah ke seluruh tubuh Anda agar kinerja tubuh maksimal.

Seseorang dengan kedua orang tua pengidap tekanan darah tinggi akan memiliki resiko terserang penyakit darah tinggi dua kali lebih besar daripada mereka yang tidak memiliki orang tua dengan darah tinggi. Oleh karena itu kita harus selalu cek tekanan darah kita.

2. Kurangi makanan yang berkadar garam tinggi

Saat kadar garam berlebih, tubuh akan berusaha menetralkannya. Yaitu dengan menstimulus otak untuk merasakan haus, sehingga mendorong manusia untuk banyak meminum air. Dengan demikian volume darah akan bertambah karena sifat garam adalah mengikat air, ia akan mempertahankan air di dalam darah sehingga volume darah akan bertambah.

Apabila volume darah meningkat otomatis aliran darah juga akan meningkat. Sedangkan ukuran pembuluh darah akan tetap. Akibatnya akan terjadi tekanan darah yang berlebih di dinding pembuluh darah yang menjadi sebab utama dari penyakit hipertensi.

Ada banyak versi dalam menentukan berapa batas yang dibolehkan dalam konsumsi garam setiap hari bagi orang yang menderita tekanan darah tinggi Namun Batas konsumsi garam yang dianjurkan American Heart Association tidak lebih dari 2.300 gr perhari. Itu artinya dalam sehari anda boleh makan garam tidak lebih dari 1 sendok teh.

3.Melakukan Aktivitas fisik

Aktivitas fisik dan olah raga yang cukup dan teratur merupakan salah satu cara yang efektif dan terbukti dapat menguatkan otot jantung sehingga jantung dapat memompa lebih banyak darah dengan usaha yang minimal. Olah raga secara teratur bersifat protektif bagi kesehatan.

4. Tidak merokok

Nikotin yang terkandung dalam rokok merupakan penyebab naiknya tekanan darah. Dalam asap rokok nikotin akan diserap oleh pembuluh darah yang kemudian diedarkan, dalam hitungan detik sudah mencapai otak.

Otak akan memberi sinyal pada kelenjar adrenal untuk melepaskan epineprin yang akan bereaksi menyempitkan pembuluh darah yang akan diikuti kenaikan darah.

5. Jaga Berat Badan

Seseorang butuh melindungi berat badannya supaya terhindar dari beragam risiko penyakit yang dikarenakan oleh obesitas atau kegemukan.

Berlebihan berat badan bisa menambah kemungkinan seseorang untuk mengembangkan hipertensi.

Obesitas bisa punya pengaruh pada resistensi pembuluh darah sistemik atau perifer. Saat anda berlebihan berat badan, resistensi pembuluh darah sistemik dapat meningkat serta mengakibatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Makanlah dengan gizi seimbang.

6. Kendalikan Stress

Pada keadaan stres juga, tubuh meningkatkan produksi hormon stres yakni kortisol dan adrenalin. Kedua ini meningkatkan kerja jantung, yang jika terus menerus terpapar akan membuat gangguan pada jantung.

Jika dilihat dari sistem saraf, stres dapat menyebabkan hipertensi dengan menstimulasi sistem saraf dalam meningkatkan hormon yang menyempitkan pembuluh darah.

Langkah pertama mengatasi stres adalah dengan mengetahui apa yang menyebabkan stres, dalam hal ini Anda sendiri yang mengetahuinya.

Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif. Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi.

7. Istirahat

Istirahatlah yang cukup, sesibuk apapun andaharus istirahat dengan cukup. karena daya tahan tubuh terbatas jadi jangan paksakan untuk bekerja.

Pola tidur yang buruk dapat menimbulkan gangguan keseimbangan fisiologis dan psikologis seseorang yang dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi.

Setiap orang pastinya membutuhkan istirahat agar tubuh dan pikirannya kembali segar, namun apakah pola tidur anda sesuai dengan kebutuhan istirahat? Waktu tidur yang baik adalah 6-8 jam/ hari dan pastikan tidur anda berkualitas.

Melalui Puskesmas dan Posbindu PTM, masyarakat cukup mendapat kemudahan akses untuk mendeteksi atau monitoring tekanan darahnya. Tinggal bagaimana perilaku kita untuk mencegah hipertensi.

Mudah-mudahan bermanfaat, salam sehat.

PJ Promkes Sosialisasikan BPJS PBI APBD Kepada Pengunjung Puskesmas Krangkeng

Indramayu – Rabu, 6/9, Puskesmas Krangkeng melaksanakan kegiatan rutin edukasi kesehatan (penyuluhan dalam gedung) pada pengunjung di ruang tunggu pasien.

Indramayu - Rabu, 6/9, Puskesmas Krangkeng melaksanakan kegiatan rutin edukasi kesehatan (penyuluhan dalam gedung) pada pengunjung di ruang tunggu pasien.

Setiap hari Rabu, semua pemegang program digilir bergantian untuk memberikan penyuluhan. Dan untuk Rabu kali ini, PJ Promkes dan Promotor yang mendapat jadwal mengisi kegiatan tersebut.

Sebagai narasumber yaitu Ibu Neneng Nurhayati, SKM dan Bapak Fuad Hasyim, SKM, dengan materi Perawatan Kehamilan dan Sosialisasi BPJS PBI APBD.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membiayai pembayaran premi bagi penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan ditanggung oleh Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Indramayu Anna Sophanah mengatakan pemkab mengalihkan peserta Kartu Sehat dan Pintar (Kasep) ke BPJS Kesehatan dalam rangka memproteksi masyarakat yang tidak mampu dalam bidang kesehatan.

Untuk meng-cover Kasep yang bersumber dari APBD setiap tahunnya terus meningkat anggarannya pada tahun 2017 ini mencapai 57,8 miliar, dengan migrasi ke BPJS ini berharap hasilnya bisa maksimal dan anggaran yang digunakan bisa lebih efektif, Senin (31/7/2017), seperti dikutip dari Suara.com

Dengan adanya kegiatan edukasi kesehatan ini diharapkan ibu hamil, suami dan keluarga serta pengunjung pasien lainnya bertambah wawasan kesehatan (merawat kehamilan) dan menginformasikan pada masyarakat lainnya tentang BPJS PBI APBD.

Ibu Hamil Wajib Baca! 10 Cara Menjaga Kehamilan Dengan Cerdas

Daripada kita merenungi kekhawatiran yang belum tentu terjadi, lebih baik yuk kita lihat 10 Cara Menjaga Kehamilan Dengan Cerdas berikut ini.

Kehamilan merupakan suatu anugerah terindah-Nya yang diberikan kita kaum hawa. Namun meskipun demikian masih banyak perempuan yang merasa khawatir dengan kondisi kehamilan kelak.

Banyak faktor yang menyebabkan kekhawatiran di mulai dari takut akan keguguran, takut akan melahirkan nanti, khawatir akan masa depan sikecil dan masih banyak hal lainnya.

Wajar memang kekhawatiran banyak menyelimuti para perempuan yang masih diliputi keraguan mengenai kehamilan.

Namun daripada kita merenungi kekhawatiran yang belum tentu terjadi, lebih baik yuk kita lihat 10 Cara Menjaga Kehamilan Dengan Cerdas berikut ini:

1. Cerdas merencanakan kehamilan
Rencanakan kehamilan pada waktu dan usia yang tepat.
Hindari 4T :

  • Terlalu Muda,
  • Terlalu Tua,
  • Terlalu Sering dan
  • Terlalu Banyak

2. Periksa/kontrol kehamilan
Segera periksa ke bidan atau dokter jika terlambat datang bulan. Memeriksakan kehamilan paling sedikit 4x selama kehamilan:

  • Pertama saat ibu mulai mengetahui kehamilan hingga 3 bulan pertama (trimester 1)
  • Kedua pada saat usia kehamilan 4-6 bulan (trimester 2)
  • Ketiga dan keempat pada saat usia kehamilan 7-9 bulan (trimester 3)

3. Gizi seimbang
Asupan nutrisi harus diperhatikan. Makan dengan gizi seimbang (karbohidrat, protein, vitamin dan mineral) dan beraneka ragam makanan dan 1 porsi lebih banyak dari sebelum hamil.

Jika mual,muntah dan tidak nafsu makan pilihlah makanan yang tidak berlemak dalam porsi kecil tapi sering.

4. Istirahat cukup
Usahakan ibu hamil.dapat istirahat dengan cukup. Tidur malam 6-7 jam dan siang tidur/berbaring 1-2 jam.

5. Jaga kebersihan
Kebersihan harus dijaga pada masa kehamilan dianjurkan sedikitnya 2x sehari selama hamil dimulai dari kebersihan rambut, gigi dan mulut, payudara ( persiapan menyusui) kebersihan daerah kewanitaan dan kebersihan pakaian

6. Ikuti kelas ibu hamil
Untuk mempersiapkan kelahiran bayi, ikuti kelas ibu hamil (usahakan didampingi suami) untuk menambah pengetahuan ibu tentang perawatan kehamilan. Dengan begitu akan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kehamilan dan proses persalinan berlangsung.

7. Cerdas menghadapi komplikasi
Ibu hamil sebaiknya memperhatikan setiap tanda bahaya pada kehamilan diantaranya:

  • Muntah terus menerus dan tidak mau makan,
  • Demam tinggi,
  • Bengkak kaki tangan dan wajah atau
  • Sakit kepala disertai kejang,
  • Pergerakan janin berkurang dibandingkan sebelumnya,
  • Perdarahan,
  • Air ketuban keluar sebelum waktunya.

Apabila mengalami tanda bahaya tersebut segera minta pertolongan bidan atau dokter terdekat

8. Mempersiapkan kelahiran
Ibu didampingi suami perlu bertanya kepada bidan/ dokter tanggal perkiraan persalinan, agar ibu dpat mempersiapkan mental dan fisik.

9. Persiapan menyusui

  • Persiapan psikologi
    Persiapan ini merupakan langkah awal yang penting bagi ibu . Sebab sikap positif ibu untuk memberikan asi harus sudah ada sejak kehamilan
  • Perhatikan nutrisi selama kehamilan
    Ibu sehat bugar serta mutu asibpun baik harus ditunjang dengan asupan nutrisi selama hamil

10. Persiapan alat kontrasepsi
Ibu hamil dan suami mulai mencari dan memilih kontrasepsi yang sesuai untuk digunakan setelah kelahiran.

“Merawat kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin didalam rahim dan juga akan berpengaruh dengan proses kelahiran. Dengan menjaga kehamilan dengan cerdasvibu dan bayi sehat pada saat hamil dan aman pada saat persalinan “

Boleh di SHARE jika kerabat, sahabat anda sedang dalam proses hamil juga. Salam Sehat, Semoga bermanfaat!

4 Tips Agar Ibu Dapat Memberikan ASI Eksklusif Pada Bayi

ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupan bayi tanpa diberikan makanan tambahan lainnya. Berikut ini 4 tips untuk anda.

ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupan bayi tanpa diberikan makanan tambahan lainnya.

Pemerintah telah menggalakkan berbagai program edukasi untuk memperkenalkan ASI Eksklusif melalui berbagai media.

Berikut ini 4 Tips agar ibu dapat memberikan ASI Eksklusif pada bayi:

1. Niat
Tumbuhkan niat dalam hati ibu untuk memberikan ASI pada bayi. Maka akan terbentuk energi positif yang akan mempengaruhi kesiapan organ menyusui sehingga asi bisa lancar.

2. Gizi
Kecukupan gizi ibu harus terpenuhi. Ibu harus makan dengan gizi seimbang (karbohidrat, protein, vitamin dan mineral).

3. Hindari stress
Ibu diharapkan selalu berpikir positif tentang kehamilan. Jangan jadikan kehamilan sebagai beban (ibu tidak bisa beraktifitas bebas/ aktif). Justru ibu perlu melakukan semua hal yang menyenangkan selama hamil.

4. Gaya hidup sehat
Agar kehamilan dan persalinan lancar dan janin berkembang optimal hindari makanan/ minuman yang mengandung kafein dan alkohol serta jauhi asap rokok. Dan untuk menjaga stamina lakukan olah raga.

Sudahkah anda berikan ASI Eksklusif untuk anak anda? Semoga bermanfaat.

4 Tips Sederhana Agar Ibu Dan Bayi Selamat Saat Melahirkan

Kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas di indonesia besar. Di tahun 2016 tercatat lebih 4.000. Ada apa sebenarnya? Ikuti 4 Tips berikut ini.

Kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas di indonesia besar. Di tahun 2016 tercatat lebih 4.000 ibu meninggal. Mungkin termasuk saudari, teman atau tetangga kita salah satunya

ADA APA SEBENARNYA?

Selama ini kita berfikir dokter, bidan dan rumah sakitlah yang harus berjuang keras dan bertanggungjawab untuk menurunkan angka kematian ibu. Dan akhirnya memang demikian.

Tapi setelah usaha keras oleh semuanya tadi, kok angka kematian ibu masih saja tinggi, tidak turun-turun. Ibu hamil (dan suaminya) beserta keluarganya, adalah manusia dewasa. Bukan anak-anak.

Dokter, Bidan, Rumah Sakit dan Puskesmas menyediakan fasilitas. Tetapi tugas ibu, suami dan keluarga adalah yang paling penting.

Satu-satunya hal untuk mencegah kematian ibu adalah kesadaran ibu hamil, suami dan keluarga ibu hamil itu sendiri.

Ibu hamil, suami dan keluarga haruslah sadar (aware) bahwa kehamilan adalah sesuatu yang beresiko. Kehamilan bukanlah peristiwa biasa-biasa saja.

Jika anda hamil, istri anda hamil, ada anggota keluarga yang hamil, lakukanlah langkah-langkah ini:

  1. Buat BPJS.
    Ini akan menolong jika ada apa2. Dari segi biaya
  2. Kontrol dengan bidan langganan.
    Sebulan sekali. Jika tidak ada dana kontrol dengan BPJS
  3. USG dengan dokter spesialis kandungan (SpOG)
    Saat usia kehamilan 13, 20, 36 minggu. Jika tak ada dana, yaa 28 minggu saja
  4. Cek Lab
    Hb (darah), Hbsag (hepatitis), HIV. Dan cek gula darah saat hamil 14 minggu. Jika tak ada dana ke PUskesmas

Ibu hamil bertanggungjawablah pada diri sendiri. Suami bertanggungjawablah pada anak dan istrimu
Keluarga bertanggungjawablah pada anggota keluarga tersayangmu.

Pastikan ibu hamil didekat anda mendapat 4 langkah diatas, dan memastikan hal itu. Bukan tugas bidan, dokter dan rumah sakit. Itu adalah tugas dan tanggungjawab anda sendiri.

Kami sebagai petugas kesehatan hanya mengingatkan. Semoga bermanfaat.

Tim Penggerak PKK Kec Krangkeng Gelar Rakor Persiapan Imunisasi MR di Posyandu

Ketua Tim Penggerak OKK Desa diharapkan dapat memfasilitasi dan mendukung kegiatan Bulan Penimbangan Balita & Vitamin A, serta persiapan Imunisasi MR.

Indramayu - Puskesmas Krangkeng menggelar acara Rapat koordinasi dengan Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan Krangkeng dengan peserta para Ketua Tim Penggerak PKK Desa se wil Kec. Krangkeng.

Dalam rakor kali ini selain membahas persiapan lomba memperingati Hari Kemerdekaan RI yang dipimpin langsung oleh Ibu Camat Krangkeng, Ni Ageng Kirana Nuswantari, juga dibahas tentang persiapan MR di tingkat Posyandu dan mengenai Bulan Penimbangan Balita serta Pemberian Vitamin A. Khusus Pokja IV tentang kesehatan akan mengadakan lomba penyuluhan oleh kader Posyandu.

Ketua Tim Penggerak OKK Desa (Ibu Kuwu) diharapkan dapat memfasilitasi dan mendukung kegiatan Bulan Penimbangan Balita dan Vitamin A, serta persiapan Imunisasi MR di Posyandu diwilayahnya.

Dinkes Indramayu Gelar Sosialisasi Program Keluarga Sehat

Selasa, 8/8, Dinkes Indramayu gelar acara sosialisasi keluarga sehat untuk penanggung jawab program Promkes dan tenaga Promotor se-wilayah Kab.Indramayu.

Indramayu - Selasa, 8/8, Dinkes Indramayu gelar acara sosialisasi keluarga sehat untuk penanggung jawab program Promkes dan tenaga Promotor se-wilayah Kab.Indramayu.

Dilaksanakan di aula Kopsuka Indramayu, acara ini diikuti 49 PJ Promkes, dan 35 promotor . Sebagai narasumber, Bapak H. Joko Nurhidayat dan Bapak Harsono.

Acara berlangsung sejak pagi jam 8.30 bertujuan untuk menjaga kekompakan antara PJ Promkes dan promotor dalam mensukseskan program Keluarga Sehat di Kabupaten Indramayu.