You are here
Home > Inspirasi Kesmas > Babat Ramayana Dalam Kesehatan Masyarakat

Babat Ramayana Dalam Kesehatan Masyarakat

Babat Ramayana Dalam Kesehatan Masyarakat
Deni Frayoga, S.KM

Deni Frayoga, S.KM

Team Leader Pencerah Nusantara Mamuju Utara
UPTD Kesehatan Randomayang
Trans Sulawesi Street, Bambalamotu Village, North of Mamuju District, West Sulawesi, Indonesia
Deni Frayoga, S.KM

Latest posts by Deni Frayoga, S.KM (see all)

Sharing is caring!

Dalam babat Ramayana kita mengenal perang antara Rama Wijaya dan Rahwana yaitu perang kebaikan dan kejahatan.

Rahwana yang merupakan raksasa yang sakti dan tidak bisa dibunuh dengan senjata apa pun termasuk pusaka para dewa.

BACA JUGA:  Berapa Gaji Sarjana Kesehatan Masyarakat? Mahasiswa Kesmas Harus Tahu!

Rama Wijaya yang merupakan titisan Dewa Wisnu pun merasa putus asa ketika memerangi Rahwana karena saking tidak bisanya dibinasakan.

Hal ini berarti kejahatan memang tidak bisa dilenyapkan dari muka bumi selama bumi masih berputar.

Batara Guru memberikan petuah kepada Rama Wijaya bahwa Rahwana memang tak bisa dibunuh, tapi dia bisa ditekan dibuat putus asa dengan penyiksaan untuk membatasi kejahatannya.

Kisah Ramayana ini sama halnya dengan para pejuang kesehatan masyarakat yang sedang berjuang menghapuskan masalah kesehatan.

Anggap saja kita tenaga kesehatan sebagai Rama Wijaya dan masalah kesehatan itu sebagai Rahwananya.

Tidak sedikit dari kita frustasi dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat ini.

BACA JUGA:  Seminar Membangun Desa Berbasis Kesehatan Masyarakat, FKM UNHAS Kerjasama dengan Pemkab Konawe Utara

Baik yang berjuang di layanan kesehatan primer maupun di tingkat dinas kesehatan daerah.

Masalah kesehatan memang sangat sulit untuk dihapuskan, sebagai contoh AKI dan AKB menjadi 0 memang sangat sulit, angka TB menjadi 0 sangat sulit, dan sebagainya.

Kita memang sulit untuk benar-benar menjadikan 0 untuk masalah kesehatan, namun yang bisa kita lakukan adalah menekan masalah kesehatan dengan pusaka preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Sehingga masalah kesehatan masyarakat menurun.

Sharing is caring!

(Visited 69 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Top