Bagaimana Olahraga atau Aktivitas Fisik yang Baik?

Mumpung week end, yuk gerakin badan/ olahraga biar makin sehat. Nah, sebelum berolahraga, apakah kamu tahu bagaimana olahraga atau aktivitas fisik yang baik? Simak nih informasi menarik dari P2PTM Kemenkesri.

Mumpung week end, yuk gerakin badan/ olahraga biar makin sehat. Nah, sebelum berolahraga, apakah kamu tahu bagaimana olahraga atau aktivitas fisik yang baik?

Simak nih informasi menarik dari P2PTM Kemenkesri.

Bagaimana olahraga atau aktivitas fisik yang baik? Yaitu olahraga aktivitas fisik yang dilakukan secara baik, benar, terukur dan teratur.

BACA JUGA:  Sinergitas Wujudkan Masyarakat Sehat

Contoh:

  • Turun dari bus lebih awal menuju tempat kerja yang kira-kira menghabiskan 20 menit berjalan kaki dan saat pulang berhenti di halte yang menghabiskan kira-kira 10 menit berjalan kaki menuju rumah.
  • Membersihkan rumah selama 10 menit dua kali dalam sehari ditambah 10 menit bersepeda.


Persiapan Sebelum Olahraga

Setidaknya sebelum berolahraga, anda mempersiapkan 7 hal berikut ini:

  • Pilih kegiatan olahraga yang nyaman dan disenangi
  • Sebaiknya sebelum melakukan olahraga dilakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menentukan dosis yang aman dan jenis olahraga yang cocok
  • Sebaiknya gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai dan nyaman
  • Jangan lakukan olahraga setelah makan kenyang, sebaiknya tunggu hingga kurang lebih 2 jam.
  • Minum-minuman yang sejuk dan sedikit manis
  • Olahraga dimulai sejak usia muda hingga usia lanjut dengan memperhatikan prinsip olahraga
  • Olahraga hendaknya dilakukan secara bervarasi, berganti-ganti jenisnya supaya tidak monoton dan membosankan
BACA JUGA:  Yuk Lakukan GERMAS di Sekolah dengan Menciptakan Sekolah yang Adiwiyata


Prinsip Olahraga BBTT (Baik, Benar, Terukur, Teratur)

BAIK, sejak usia dini hingga usia lanjut. Olahraga dianjurkan minimal 30 menit menggunakan perlengkapan olahraga yang sesuai. Dilakukan secara bertahap dimulai dari pemanasan 5-10 menit diikuti dengan pendinginan selama5 menit.

BENAR, pilihlah olahraga yang digemari, aman, mudah, sesuai dengan kondisi fisik dan pola gerak dibakukan.

TERUKUR, lakukan pengukuran dengan nadi setiap akhir pelatihan dengan tujuan menilai apakah target denyut nadi tercapai atau tidak.

TERATUR, untuk mencapai hasil optimal olahraga perlu dilakukan minimal 3 kali seminggu.

Sumber: www.instagram.com/p2ptmkemenkesri/

Sharing is caring!

(Visited 125 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *