Bincang Ringan Bersama Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan

kali ini saya berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Ibu Icca Stella Amalia, S.KM., M.PH, selaku Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan. Yuk simak inspirasinya!

Kuningan – Senin, 23 Juli 2018, kali ini saya berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Ibu Icca Stella Amalia, S.KM., M.PH, selaku Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan. Pengen tahu apa yang saya diskusikan dengan Ibu Icca? Ini dia inspirasi dari Ibu Icca untuk kita semua mahasiswa kesehatan masyarakat.


Tanya:

Boleh diceritakan awal mula Ibu memilih untuk kuliah di kesehatan masyarakat?

Jawab:

Ya mengapa memilih kuliah di kesmas. Jadi ini ceritanya sekalian mengenang masa lalu ya. Begini, dulu itu saya sebenarnya bercita-cita ingin menjadi guru, tetapi ternyata orang tua menginginkan saya kuliah di kesehatan.

Dari situ saya berpikir, kira-kira apa yang saya sukai tentang kesehatan. Karena basic-nya, saya termasuk orang yang penakut ketika berkaitan dengan medis, misalnya melihat darah atau melihat orang yang kecelakaan, jadi saat itu antara iya atau tidak untuk masuk kesehatan.

Tetapi, dulu saya pernah membaca, melihat ada brosur tentang kesehatan masyarakat, kemudian saya coba pelajari, ternyata ada juga bidang kesehatan tetapi lebih ke manajemennya. Dulu itu, saya juga belum begitu paham kesehatan masyarakat itu seperti apa. Akhirnya saya masuk ke salah satu Sekolah Tinggi Kesehatan yang berada di Kota Jogja dan mengambil peminatan Manajemen Rumah Sakit.

Tanya:

Pengalaman selama kuliah dengan peminatan yang ibu pilih seperti apa sih bu?

Jawab:

Jadi singkat cerita, selama kuliah dan mengikuti proses pembelajaran di kampus saya dulu, lama kelamaan saya merasa nyaman. Saya kemudian paham, ternyata kesmas itu seperti ini.

Jadi kalau bayangannya bidan, perawat dan dokter itu ada banyak praktek. Ternyata kesmas juga banyak prakteknya kok. Disana saya mendapat banyak pengalaman untuk mengelola program, berinteraksi dengan masyarakat guna mendalami banyak hal terkait kesehatan kemudian upaya-upaya promotif, preventif.

BACA JUGA:  HIMAKESMAS STIKes Kuningan Adakan Makrab di Linggarjati

Disitu saya merasa, “Oh ternyata saya menyukai, nyaman kuliah kesmas”. Setelah lulus dari kesmas dengan peminatan Manajemen RS, saat itu saya melanjutkan kuliah di salah satu universitas ternama masih di Yogyakarta juga, mengambil jurusan promosi kesehatan.

Ini juga menantang diri saya, bagaimana untuk lebih mengembangkan diri lagi supaya bisa mendalami berbagai kegiatan preventif dan promotif. Harapannya, skill saya bisa terasah untuk bisa menjadi tenaga kesmas yang bisa menjalanjkan kegiatan promotif dan preventif. Tentunya ya tujuan utamanya yaitu agar bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Tanya:

Awal mula bisa bekerja di STIkes Kuningan dan perjalanan hingga bisa diamanahi untuk menjadi Kaprodi Kesmas boleh diceritakan bu?

Jawab:

Ya, perjalanannya juga tentu tidak mudah. Ketika lulus kuliah S2, saya mendapat beberapa tawaran pekerjaan di Yogyakarta. Tetapi saya berpikir, kenapa saya tidak kembali saja ke daerah asal saya. Karena, seperti pada saat saya kuliah, sangat sedikit sekali informasi tentang jurusan kesmas, orang tidak tahu kesmas itu apa?

Kebanyakan orang itu mengetahui kalau tenaga kesehatan itu hanya ada Bidan, Perawat dan Dokter. Sehingga di daerah saya tidak populer apa itu profesi Kesmas. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke daerah asal saya, dan ternyata disini ada Sekolah Tinggi termasuk salah satunya STIKes Kuningan ini.

Kemudian saya mencoba untuk memasukan lamaran. Karena rejeki, tidak lama setelah saya melamar, saya kemudian mendapat panggilan untuk bekerja di STIKes Kuningan. Awalnya ya tidak mudah untuk saya bisa beradaptasi, karena dalam pikiran saya, mungkin saya tidak bisa bekerja di lingkungan pendidikan tetapi di instansi kesehatan misalkan Puskesmas atau Rumah Sakit. Tetapi saya mencoba menjalani, karena memang basic saya dulu adalah S1 Manajemen walaupun itu Manajemen RS.

BACA JUGA:  Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan Presentasikan Penelitiannya di International Conference on Public Health

Nah, dari situ saya mencoba menerapkan konsep mengelola berbagai kegiatan kampus yang diamanahkan, belajar dari pimpinan dan rekan kerja yang lain, bekerjasama untuk membuat perencanaan dan mengelola berbagai kegiatan. Sampai akhirnya saya mendapat amanah sekarang sebagai Ketua Prodi Kesmas STIKKU ini.

Tanya:

Apa harapan dan mimpi Ibu Icca untuk Prodi Kesmas dan mahasiswa kesmas STIKKU?

Jawab:

Harapannya, kami disini, saya bersama tim yang lain berharap Prodi Kesmas ini terus berkembang dalam berbagai hal. Kalau kita mengenal dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi itu ada aspek pendidikan, pengabdian masyarakat dan penelitian. Nah, dalam 3 aspek ini harapannya kita selalu berkembang, ada inovasi.

Kemudian juga misalnya untuk proses pembelajaran, berbagai metode kita gunakan tidak hanya ceramah tetapi juga diskusi, praktek, kunjungan lapangan. Sehingga mahasiswa kita itu memiliki bekal yang utuh, tidak hanya secara akademik tetapi juga mereka harus mempunyai soft skill.

Kemudian di bidang pengabdian masyarakat, kami terus berusaha berkembang dan berinovasi. dengan semakin dikenalnya kesmas dan peminatnya juga meningkat khususnya di STIKKU ini semakin banyak kempatan untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

Kita juga bisa banyak bekerjasama dan bisa melakukan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dari mulai lingkungan masyarakat itu sendiri maupun instansi misalnya ke sekolah maupun tempat kerja. Nah, berbagai tatanan ini kami masuki untuk mengadakan kegiatan pengmas, tujuannya adalah yaitu untuk preventif dan promotif dalam hal kesehatan.

Kemudian dalam penelitian, kami juga selalu ingin mengembangkan diri. Dosen STIKKU sangat sering aktif mengikuti kegiatan-kegiatan hibah penelitian, kemudian hasilnya itu di publish. Harapannya, ada banyak pembelajaran disana. Sehingga nanti itu menjadi satu role model bagi mahasiswa yaitu bagaimana seorang tenaga kesehatan itu tidak hanya bergelut dalam bidang kuratif, tetapi juga promotif dan preventif, melakukan kegiatan penelitian. Jadi, harapannya semoga kedepannya semakin banyak hal positif dari kami yang bisa kami bagikan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  PBL, Mahasiswa Prodi Kesmas Unmuh Pontianak Beri Penyuluhan Tentang ISPA di Desa Tebang Benua

Tanya:

Apa program unggulan yang dijalankan oleh Prodi Kesmas STIKKU, agar lulusannya mempunyai nilai tambah?

Jawab:

Untuk program unggulan di STIKes Kuningan, kami sepakat di Prodi Kesehatan Masyarakat ini selalu mengadakan evaluasi terhadap kurikulum dan dalam beberapa tahun terakhir ini kami memprioritaskan untuk peminatan promosi kesehatan dan kesehatan lingkungan. Itu ada dalam visi misi kami, dimana kami unggul dalam Promkes dan Kesling. Saya rasa, ini menjadi pembeda karena berkaitan dengan penguatan upaya promotif dan preventif.

Kemudian juga permintaan dari luar misalnya dalam hal lapangan kerja. Dengan pertimbangan kalau sekarang, ada beberapa instansi yang membutuhkan tenaga promkes. Saya rasa ini menjadi satu hal yang dinamis antara kami dengan lapangan kerja. Kami di prodi berharap mahasiswa kesmas bisa mahir dalam berkomunikasi, karena salah satu kompetensi kesmas itu ya harus bisa dalam hal komunikasi, membuat media, advokasi, edukasi. Berbagai pertimbangan tersebut menjadi latar belakang penentuan program unggulan prodi kesmas.

Tanya:

Bagaimana pendapat Ibu Icca tentang Kesmas-ID?

Jawab:

Akhir-akhir ini kita sering melihat postingan dari Kesmas-ID, terutama di website dan media sosialnya. Saya merasa itu merupakan suatu hal yang positif. Kami di Prodi Kesmas STIKKU menyambut baik dengan hadirnya Kesmas-ID ini. Karena itu sebagai bentuk dan upaya kita untuk bisa melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan kesmas.

Kalau saya lihat, di Kesmas-ID itu banyak sekali mempublikasikan kegiatan-kegiatan, baik itu hasil penelitian, pendidikan ataupun pengabdian masyarakat yang tentunya seputar kesehatan masyarakat, sehingga kesmas lebih bisa dikenal oleh banyak orang.

Kemudian banyak pembelajaran yang bisa kita dapatkan dari apa yang diinformasikan Kesmas-ID. Harapan saya, dengan adanya Kesmas-ID ini kedepannya semakin inovatif dan juga terus memberikan pemberitaan atau pembelajaran yang positif.

Sharing is caring!

(Visited 176 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *