Bingung Pilih Peminatan Kesmas? Ini Nih Panduan Buat Kamu Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Untuk Prodi Kesehatan Masyarakat di Umitra Lampung sendiri ada peminatan unggulan seperti Epidemiologi, Promosi Kesehatan, K3, Kespro, MPK.

Kamu yang masih bingung dengan peminatan kesmas, di kesehatan masyarakat itu kan ada Peminatan Epidemiologi , Biostatististik, Kesehatan Lingkungan, Manajemen Pelayanan Kesehatan, K3, Gizi dll. Disitu kamu bisa mengexplore minat dan bakat kamu seiring dengan apa yang kamu sukai.

Nah, misalkan tidak dibuka peminatan apa yang diinginkan, jangan berkecil hati, siapkan diri kamu untuk membuka hati melihat peluang peminatan lainnya. Harus move on dari peminatan yang kamu sukai. Ingat, Salah peminatan bukan berarti salah masa depan?!

Kalo kepingin peminatan yang kamu inginkan dibuka, kamu bisa aja jadi sales dadakan yang cari pelanggan supaya mau masuk ke peminatan yang kamu sukai juga, kebayang serunya kan?

Maka dari itu kamu tentu harus mempersiakan diri, mencari tahu dan tentunya memahami tentang peminatan yang ada di kampus kamu.

“Untuk Prodi Kesehatan Masyarakat di Umitra Lampung sendiri ada peminatan unggulan seperti Epidemiologi, Promosi Kesehatan, K3, Kespro, MPK. Kalau dilihat dari prospek kerja untuk saat ini barangkali K3. Karena Pemerintah saat ini pembangunan infrastruktur jadi prioritas, dan disitu tentu profesi K3 dibutuhkan, tapi tergantung kebijakan juga”, ujar Sefa Arief Hermawan, M.Kes, salah satu pengajar di Kampus Umitra Lampung.

Berikut ini sekilas tentang gambaran prospek kerja lulusan dari masing-masing peminatan:

Epidemiologi

Singkat cerita, epidemiologi adalah ilmu yang belajar mengenai distribusi penyakit, frekuensi penyebaran penyakit, dan juga faktor determinan yang mempengaruhi distribusi dan frekuensi penyakit di populasi. Untuk tahu distribusi dan faktor resikonya, mahasiswa akan dibekali pemahaman mengenai desain penelitian yang beragam. Seperti penyakit menular dan tidak menular, ternyata untuk mengetahui distribusi dan faktor resikonya dalam satu populasi diperlukan ilmu epidemiologi yang khusus.

Untuk mahasiswa lulusan peminatan epidemiologi, bisa mengabdi diberbagai institusi terutama yang berfokus pada penelitian penyakit seperti Yayasan Pelita Ilmu, Yayasan Kes Perempuan, PKBI, World Vision, Plan International, dsb.

Kesehatan Keselamatan Kerja (K3)

Kumpulan pekerja merupakan komunitas yang ada pada lingkungan kerja. Mereka banyak beraktivitas ditempat kerja setiap harinya. Ditempat kerja ini, banyak sekali risiko yang bisa berdampak pada kesehatan pekerja. Oleh sebab itu, mahasiswa kesehatan masyarakat juga perlu untuk bisa memberikan promosi kesehatan, budaya kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Untuk dapat memberikan promosi kesehatan yang tepat dengan pekerja, diperlukan kemampuan untuk dapat menghitung dan mengendalikan risiko pekerja. Hasilnya dapat diaplikasikan di lapangan kerja dalam bentuk regulasi kantor ataupun perilaku.

Untuk mahasiswa lulusan K3, biasanya bekerja di perusahaan/ industri/ pabrik dalam bidang Health and Safety Environment mulai dari perusahaan pertambangan hingga perusahaan farmasi, makanan, ataupun tekstil.

K3 merupakan peminatan kesmas unggulan di Umitra

Promosi Kesehatan

Mahasiswa peminatan ini adalah orang-orang yang jago banget untuk membuat metode penyuluhan dan promosi kesehatan. Mereka belajar mengenai pendekatan kepada masyarakat, psikologi dasar, dan juga penyusunan kurikulum hingga monitoring evaluasi. Buat kamu yang suka dengan bidang kesehatan dan punya kreativitas yang tinggi, pas banget untuk bisa masuk di peminatan ini. Lulusan peminatan ini akan banyak mempromosikan kesehatan secara langsung atau pun melalui media.

Sebagai tenaga Promosi Kesehatan Masyarakat, anda dapat bekerja di Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Asuransi Kesehatan, dan lembaga-lembaga CSR/ NGO.

Manajemen Pelayanan Kesehatan

Mahasiswa yang concern dengan sistem kesehatan pas banget kalau masuk peminatan ini. Disini, kita akan belajar mengenai kebijakan kesehatan yang tepat sesuai kondisi negara, ekonomi kesehatan dimana kesehatan yang dipandang secara ekonomi, perhitungan distribusi tenaga kesehatan beserta fasilitas pelayanannya, manajemen keuangan bidang kesehatan dan juga manajemen program kesehatan di Indonesia. Selain itu, mahasiswa di peminatan manajemen pelayanan kesehatan juga perlu mengetahui mengenai persoalan pelayanan kesehatan kepada pasien yang tidak dapat ditangani oleh pengadilan.

Kalau lulusan MPK ini, super strategis ranah kerjanya. Insya Allah dimana aja bisa, mulai dari pusat penelitian kebijakan kesehatan hingga praktisi program juga bisa, mulai dari Puskesmas, Dinas Kesehatan, Kementerian Kesehatan, NGO, dll.

Prodi Kesehatan Masyarakat Umitra sejak tahun 2015 menerapkan Kurikulum Nasional (Kurnas) KKNI Sarjana Kesehatan Masyarakat, dan untuk semester peminatan bagi kelas reguler ada di semester 4 dan bagi kelas transfer/ pindahan ada di semester 2.

Sebelumnya nanti akan diadakan sosialisasi mengenai peminatan dan prospek pekerjaan yang sesuai dengan peminatan dan prospek pekerjaan yang sesuai dengan peminatan yang sesuai dengan peminatan yang akan dipilih oleh mahasiswa sendiri.

Semua peminatan pada prinsipnya baik semua asalkan tekun dan rajin dalam perkuliahan dan praktik yang diberikan di masing-masing peminatan dan yang utama disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.

Bebas Stunting Untuk Mengejar Bonus Demografi Indonesia Sehat, Cerdas dan Produktif

S1 IKM STIKIM gelar “SEMINAR KESEHATAN NASIONAL 2018. Tema “Bebas Stunting Untuk Mengejar Bonus Demografi Indonesia Sehat, Cerdas dan Produktif”.

S1 IKM STIKIM proudly present, “SEMINAR KESEHATAN NASIONAL 2018”.

Tema “Bebas Stunting Untuk Mengejar Bonus Demografi Indonesia Sehat, Cerdas dan Produktif”

Tentunya dengan menghadirkan pembicara hebat yang tidak kalah menarik, diantaranya:

Keynote Speaker :
dr. Anung Sugihanto, M.Kes, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI*

  • dr. Imran Agus Nurali.,Sp.KO, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI
  • Iing Mursalin, M.Si, Direktur PKGBM Millenium Challenge Account Indonesia
  • dr. BRW Indriasari Sp.A, M.Si, Med. M.Kes, Dokter Anak RS Puri Mandiri Kedoya & RSUD Mampang Prapatan
  • Ns. Nana Supriyatna, M.Kep.,Sp.Kep.Kom, Ketua PPNI Jakarta Pusat.

MODERATOR*

  • Dr. Sobar, S.Psi, MKM
  • Arseka Pertiwi, Amd. Keb

CATAT TANGGALNYA!

Dont forget to mark your calendar !!!!
📆Sabtu, 03 Februari 2018
⏰ 07.00-14.00 WIB
🏬Gedung BPPT, Jl. M. H Thamrin No. 8 RT 02/RW 01, Menteng, Jakarta Pusat.

Pembayaran :
📎PRE-SALE = Rp. 175.000,-
📎ON THE SPOT = Rp. 200.000.-

Fasilitas:
📍Sertifikat ber-SKP 9 *SKP (2 SKP IAKMI, 2 SKP IBI, 1 SKP PPNI, 2 SKP PERSAGI, 2 SKP HAKLI)*
📍Seminar kit
📍Snack
📍Lunch
📍Doorprize
📍Mini Konser

Pendaftaran:
Bit.ly/SemnasSTIKIM2018

Cara Pembayaran:
💵Pembayaran langsung : Gedung HZ Jl. Harapan No. 50 Lenteng Agung.
💳Via transfer : No rek BNI. 610679168 a.n Mifta Ulyasari

Konfirmasi pembayaran : NAMA LENGKAP_INSTANSI_PRODI/JABATAN
Contoh : HAMIMAH_STIKIM_KESMAS_
Cantumkan gelar jika ada dan kirim foto bukti transfer ke. 085782599684 (Mifta)

Apabila ada yang kurang jelas ataupun ingin bertanya terkait acara bisa hubungi CP dibawah ini:
Contact person :
Darusman (087837540778)
Mifta (085782599684)

Special Performence
Lutfi Aulia *Artis Hits Jaman Now*

Grab it fast!

Bebas Stunting Untuk Mengejar Bonus Demografi Indonesia Sehat, Cerdas dan Produktif

Peringati HAS 2017, HMKM STIKes Indramayu Gelar Talkshow Teenagers Without AIDS

Sabtu, 9 Desember 2017, HMKM STIKes Indramayu  menyelenggarakan Talkshow dan Test VCT dalam rangka memperingati  Hari  AIDS Sedunia 2017.

Sabtu, 9 Desember 2017, Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat STIKes Indramayu  menyelenggarakan Talkshow dan Test Voluntary Conseling and Testing (VCT) dalam rangka memperingati  Hari  AIDS Sedunia dengan tema “Teenagers Without AIDS”, bertempat di kuliner Cimanuk.

Talkshow ini diselenggarakan untuk mengadvokasi pemangku kebijakan terkait dengan permasalahan HIV/AIDS di kabupaten Indramayu, sehingga dapat memberikan rekomendasi program, kebijakan,  dan menghasilkan komitmen bersama antar lintas sektor terkait dengan penyelesaian masalah HIV/ AIDS.

Menghadirkan narasumber dari 5 sektor terkait yaitu Dinas Kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Keluarga Berencana Indoenesia (PKBI), Akademisi, dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Talkshow HAS 2017 HMKM STIKes Indramayu

Kegiatan ini dihadiri oleh BEM/ Hima Perguruan tinggi di indramayu, Perwakilan osis di indramayu, LSM Setia Indonesia, dan Masyarakat umum.

Narasumber sepakat bahwa masalah HIV/AIDS di Indramayu ini adalah tangggung jawab bersama, masyarakat dan pemangku kebijakan harus bersatu untuk terus mengedukasi masyarakat agar masyarakat tidak melakukan perilaku berisiko. Sehingga tidak ada lagi kasus baru HIV/ AIDS dan tidak ada lagi masyarakat yang meninggal karena HIV/AIDS.

Upaya untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh narasumber sepakat setelah selesai kegiatan Talkshow akan dilaksanakan pertemuan kembali untuk membahas rencana program/ kegiatan dalam mengatasi permasalahan HIV/ AIDS di Indramayu. Pertemuan tersebut sebagai leading sector-nya adalah Dinas Kesehatan dan KPA.

Selain itu disepakati bahwa seluruh sektor terkait dan masyarakat harus mengadvokasi kepada Bupati Indramayu untuk membuat peraturan bupati tentang penanggulangan HIV/ AIDS di Indramayu.

Nota Kesepakatan HAS 2017 Indramayu

Hal ini disepakati oleh  Ibu Sri Nafsiah M.KM yang mewakili kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu,  Bapak Drs. H. Susanto, BAE,M.Si dari KPA, Bapak Dr. Caya, S.IP,M.Si dari PKBI, Bapak Idham Latif S.KM,M.Epid dari IAKMI, dan Bapak Heri Sugiarto, S.KM,M.Kes. perwakilan dari Akademisi di Kabupaten Indramayu.

Ketua Pelaksana Risni Putri Indriawati berharap semoga kesepakatan yang sudah ditandatangani dapat direalisasikan, sehingga kegiatan talkshow yang telah diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

“Kesepakatan yang sudah ditandatangani akan terus dipantau dan ditindaklanjuti kepada leading sector. Kami tidak ingin kesepakatin yang sudah dibuat hanya janji manis saja,” ujar Ketua Umum Hima Kesmas STIKes Indramayu Maxi Abi Permana.

Pengen Tahu Profesi Kesmas Dimasa yang Akan Datang? Yuk Ikut Seminar Nasional STIKes Alifah Padang

STIKes Alifah Padang akan  mengadakan Seminar Nasional yang mampu mengupas semua permasalahan yang sedang hangat didunia kesehatan, Minggu 17/12.

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
.
Hallo generasi Tenaga Kesehatan penerus bangsa, ada yang mau datang nih!!
.
Apaaaa??
.
Sebentar lagi STIKes Alifah Padang akan  mengadakan Seminar Nasional yang akan mengupas semua permasalahan yang sedang hangat didunia kesehatan dengan tema “Mewujudkan Public Health Menuju Generasi Cerdas, Siap dan Tangguh Sebagai Garda Terdepan Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat”.
.
.
Narasumber
  1. Nizwardi Azkha, SKM, MPPM, M.Pd, M.Si, C.EIA (Ketua IAKMI SUMBAR),
    “Keprofesian Kesmas Dimasa yang Akan Datang”.
  2. Nilna Rahmi Isna, SKM,
    “Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Menuju Universal Health Coverage 1 Januari 2019”.
SAVE THE DATE
  • Hari/ Tanggal : Minggu, 17 Desember 2017
  • Pukul : 08.00 WIB – 12.30 WIB
  • Tempat : STIKes Alifah Padang (Jln. Khatib Sulaiman No. 52B)
Insert
  • Mahasiswa : 65k
  • Umum : 80k
  • OTS : 100k
 Fasilitas
  • Seminar Kit
  • Serifikat + SKP
  • Snack
  • Hiburan
  • Doorprice

Contact Person (SMS/WA)

  • Yuni Marsitah: 0823-8500-5474
  • Deski Hariandi: 0823-8617-4527
  • himakesmasalifahpadang@gmail.com
Cara Pendaftaran:
Silahkan hubungi CP / Datang langsung ke Sekretariat Stikes Alifah Padang
#ISMKMI
#hidupmahasiswa
#hiduprakyatINDONESIA
#Rapimwil1
#ISMKMIwilayah1
# ISMKMISUMBAR
#KesmasAlifah
#BatamuKitoBaliakdiRanahMinang
Seminar Nasional STIKes ALifah Padang 2017

Mahasiswa Peminatan Kesling Prodi Kesmas STIKes Hang Tuah Pekanbaru Studi Banding ke Bandung

Mahasiswa Peminatan Kesling Prodi Kesmas STIKes Hang Tuah Pekanbaru Studi Banding ke Bandung 20-21 November 2017, diikuti oleh sebanyak 19 orang.

Mahasiwa Peminatan Kesehatan Lingkungan Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru mengadakan kunjungan Ke Rumah Sakit Santosa Bandung dan ke Bank Sampah Hijau Lestari Bandung.

Kunjungan ini dilaksanakan dlam rangka kegiatan Studi Banding Mahasiswa Peminatan Kesehatan lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru pada tanggal 20-21 November 2017.

Kunjungan ke Rumah Sakit bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan Kesling di Rumah Sakit sedangkan kunjungan ke Bank Sampah bertujuan untuk melihat bagaimana usaha bank sampah dalam mengelola sampah di masyarakat Kota Bandung.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 19 orang mahasiswa Pemintan Kesling dan dipandu oleh Dosen Kesling Bapak Beny Yulianto, SKM, MKL.

FKM Unhas Gelar Seminar Nasional Politik Kesehatan Pro Orang Sehat

Departemen AKK menggelar Seminar Nasional Politik Kesehatan Pro Orang Sehat, Kamis (16/11), sebagai bagian dari agenda Dies Natalis FKM Unhas yangg ke-35.

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Kamis (16/11) masih sebagai bagian dari agenda Dies Natalis FKM Unhas yangg ke-35, menggelar seminar nasional dengan topik Politik Kesehatan Pro Orang Sehat, dengan diikuti sekitar 600 orang peserta.

Kegiatan ini dibuka Dekan FKM Unhas, diwakili Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan & Alumni, Prof. Sukri Palutturi, Ph.D., dengan menghadirkan nara sumber antara lain; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H. Syamsul Bahri, M.Sc, dengan materi materi tentang politik anggaran, Sekjen Kementerian Kesehatan RI, yang diwakili dr. Frisa Wahyuni Putri, M.Kes, membawakan materi dengan topik topik mengenai kebijakan dan implementasi Germas di Indonesia.

Selanjutnya Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani, S.I.P, M.Si, membahas implementasi lokal politik pro orang sehat serta Guru Besar termuda Unhas, Prof. Sukri Palutturi, Ph.D. dengan pokok bahasan materinya tentang kontribusi politik dan outcome kesehatan.

Ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) FKM Unhas, Dr. Muhammad Alwi Arifin, M.Kes, dalam sambutannya mengemukakan, bahwa seminar ini sangat penting karena politik berkontribusi terhadap kesehatan.

“Kesalahan proses politik memberi dampak terhadap kesehatan, olehnya itu mari kita bersinergi antara kalangan kampus, DPR RI, Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah,” tegas Dr. Muhammad Alwi Arifin.

Sementara itu Prof. Sukri dalam sambutan pembukaannya di depan peserta yang berasal dari mahasiswa S1, S2, dan S3 FKM Unhas, perwakilan institusi kesehatan di Kota Makassar, serta seluruh dosen AKK dan FKM Unhas menyampaikan, bahwa politik kesehatan pro orang sehat harus riil dalam hal tenaga kesehatan, anggaran, orientasi dan keterlibatan lintas sektor, serta mengajak nara sumber dan peserta untuk mendorong lahirnya UU Kesehatan Masyarakat dan menjadi umbrella dari UU Kesehatan.

“Ide ini bahkan mendapat sambutan hangat dari parlemen untuk lahirnya undang-undang ini dan itu, dan ini harus dimulai dari FKM Unhas, selain itu juga perlunya penempatan 1 Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) 1 Desa untuk mengkaderisasi pembangunan kesehatan sampai pada tingkat desa,” tegas Prof. Sukri.

Seminar yang disponsori oleh PT. Free Port, Hotel Sheraton dan sebagainya tersebut, dipandu Muhammad Yusri Abadi, S.KM, M.Kes, dengan menghadirkan 2 guru besar AKK sebagai pembahas, yaitu Prof. Dr. Indar, SH, M.PH dan Prof. Dr. Amran Razak, S.E, M.Sc.

Sebagai pembahas Prof. Indar menyampaikan, bahwa politik dan hukum itu ibarat kereta api dan relnya. Rel adalah hukum dan kereta api adalah politiknya. Sementara Prof. Amran menghimbau para SKM untuk menjadi anggota DPR agar bisa menjadi pejuang kesehatan masyarakat di parlemen.

Sumber: https://www.mediasulsel.com

Bulan Kesehatan Jember, FKM UNEJ Gelar Penyuluhan Serentak Sehari di 100 SD

Penyuluhan 100 SD Serentak Sehari, digelar FKM Universitas Jember dalam rangka acara Bulan Kesehatan Jember (BKJ) 2017 pada 11 November 2017 lalu.

Penyuluhan 100 SD Serentak Sehari, digelar FKM Universitas Jember dalam rangka acara Bulan Kesehatan Jember (BKJ) 2017. BKJ adalah suatu hajat terbesar dari seluruh ORMAWA FKM UNEJ diselenggarakan di Bulan November.

Dilaksanakan pada 11 November 2017 lalu, melibatkan lebih dari 400 orang penyuluh dari mahasiswa Universitas Jember, kegiatan Bulan Kesehatan Jember ini dibuka oleh Wakil Dekan 1 FKM UNEJ Dr. Farida Wahyuningtyas S.Km., M.Kes, dan dibekali materi oleh ibu Mury Ririanty, S. KM., M.Kes tentang Cuci Tangan Pakai Sabun serta senam sehat yang merupakan poin dalam PHBS.

Penyuluhan Kesehatan Serentak 100 SD

Mayoritas penyuluh adalah mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 yang notabene masih baru dalam hal penyuluhan apalagi ke siswa tingkat sekolah dasar, sehingga kegiatan ini dapat menjadi salah satu wadah bagi mereka untuk belajar terjun langsung ke mengabdi ke masyarakat.

Banyak siswa yang sebenarnya sudah menerapkan cuci tangan pakai sabun namun tidak melakukannya dengan benar, sehingga mereka dapat belajar langkah-langkah cuci tangan pakai sabun dengan runtut dan benar melalui kegiatan penyuluhan ini

Panitia berharap kegiatan ini dapat sustain di tahun-tahun mendatang dengan berbagai inovasi baru termasuk diantaranya penambahan sasaran dan SDM serta membawa manfaat besar bagi semua pihak.

Cuci Tangan Pakai Sabun

Meriahnya Perayaan HKN ke-53 di FKM Univ. Halu Oleo Kendari

Memperingati Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53,  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM UHO menggelar Depresi (Depressive Disorder/Clinical Depression), berlangsung 12 November 2017.

Bekerjasama dengan ISMKMI dan seluruh organisasi yang ada seperti Envision Group, Epid.Com, HAC, Health Proz, Forsagi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa FKM UHO Angkatan 2015, 2016 dan 2017.

Jalan Sehat HKN ke-53 FKM UHO Kendari

Bentuk kegiatan Depresi ini antara lain jalan santai, senam aerobik, pentas seni, food festival dan lomba hiburan. Setiap angkatan juga menampilkan kreasi seni seperti tari zaman, tari linda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua Prodi, Ketua Jurusan dan seluruh Dosen FKM UHO.

Kegiatan HKN ke-53 di FKM UHO Kendari

Harapan kedepannya yaitu melalui momentum HKN ke-53 ini bisa menjadi refleksi dan evaluasi bagi pemerintah, sejauh mana peran pemerintah dalam melaksanakan tanggung jawabnya terhadap pelayanan kesehatan bagi rakyatnya. Kerja sama antara pemerintah (selaku pembuat kebijakan) dengan tenaga kesehatan (sebagai pelaku dilapangan) sangat diharapkan demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat.

Peringati HKN KE-53, BEM UAD Adakan Bakti Sosial Untuk Masyarakat Gunung Kidul

Dalam rangka memperingati HKN ke-53, BEM Universitas Ahmad Dahlan berkolaborasi dengan BEM FKM UAD mengadakan bakti sosial di Desa Sampang Gunung Kidul.

Gunung Kidul – 12 November 2017, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan berkolaborasi dengan BEM FKM UAD mengadakan kegiatan bakti sosial di Desa Sampang Gunung Kidul. Desa ini dipilih karena wilayah ini dipandang masih kurang dalam pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

Dengan mengangkat tema “Sehatkan Generasi, Mengabdi Pada Negeri, Untuk Indonesia Berprestasi”, peringatan HKN ke-53 tahun ini diisi dengan beberapa kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, cek kesehatan gratis, sosialisasi mencuci tangan, OLASI dan pemberdayaan lansia.

Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat

Tujuan utama dari kegiatan ini tidak lain adalah meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat mulai dari pelosok. Sejak pukul 07:00 puluhan warga telah mendatangi balai desa, acara di mulai dengan sosialisasi mengenai kesehatan dan dilanjutkan dengan cek kesehatan gratis untuk warga. Cek kesehatan yang dilakukan meliputi Tanda Tanda Vital (TTV) meliputi tekanan darah, pernafasan serta kadar gula.

Selain kegiatan untuk lansia, juga terdapat kegiatan bagi anak anak di desa sampang yaitu sosialisasi cuci tangan dengan baik dan benar yang dilakukan di rumah pintar daerah setempat. Yang kita ketahui kesehatan seseorang dimulai dari personal hygene atau kesehatan diri serta llingkungan. Hal ini dapat diterapkan, dimulai dengan membiasakan cuci tangan 7 langkah dengan benar sejak dini.

Bupati Terkesan, Peringatan HKN ke-53 di Tasikmalaya Libatkan Keluarga

“Saya sangat terkesan dengan peringatan HKN ke-53 hari ini karena melibatkan keluarga, karena semuanya berawal dari keluarga.” ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Singaparna – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mengadakan kegiatan Senam Germas Massal bertemakan“Keluarga Sehat, Indonesia Kuat” yang di gelar di lapangan kantor Bupati Tasikmalaya, Minggu 12 November 2017.

Senam Germas massal kali ini diikuti para peserta yang berasal dari seluruh instansi kesehatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk STIKes Respati Tasikmalaya.

Sejak pukul 06:00 wib, ratusan peserta telah menyemut di sekitaran kantor Bupati Tasikmalaya. Satu persatu peserta memasuki lapangan kantor Bupati. Acara diawali dengan makan buah bersama yang dipimpin oleh Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum.

Setelah makan buah bersama selesai, seluruh peserta langsung merentangkan tangan mengikuti arahan dari inspektur senam. Antusiasme para peserta senam yang begitu besar mengikuti gerakan yang didemokan oleh inspektur senam dari atas panggung. Kegiatan senam germas massal ini berlangsung dari pukul 06:30 wib hingga pukul 07:25 wib.

Senam Massal Germas di Tasikmalaya

Berbagai event memeriahkan kegiatan acara peringatan HKN ini seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, lomba senam germas, hingga ke door prize.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengatakanbahwa peringatan HKN kali ini sangat mengesankan, karena kegiatan ini melibatkan keluarga.

“Saya sangat terkesan dengan peringatan HKN ke-53 hari ini karena melibatkan keluarga, karena semuanya berawal dari keluarga. Indonesia bisa sukses dalam meningkatkan derajat kesehatan di mulai dari kesehatan keluarga. Oleh karena itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan Indonesia, maka harus kembali kepada derajat kesehatan keluarga” ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Wawancara dengan Bupati Tasikmalaya

Saat pengumuman kejuaraan lomba dalam rangka peringatan HKN, STIKes Respati Tasikmalaya menyabet juara ke-2 lomba senam germas.

Ketua STIKes Respati Tasikmalaya, Dadan Yogaswara. S.KM, M.KM, mengapresiasikan atas keberhasilan Staf STIKes respati Tasikmalaya dalam keberhasilan menyabet juara kategori senam germas.

“Saya sangat senang sekali atas keberhasilan STIKes Respati Tasikmalaya yang berhasil mendapatkan juara. Meskipun juara ke-2, bagi saya itu sudah sangat terbaik. Untuk kedepannya semoga kita bisa menjadi yang lebih baik. Senam Germas STIKes Respati Tasikmalaya ini mengkolaborasikan antara tarian khas sunda dengan gerakan kesehatan. Tentunya juga ini merupakan dukungan untuk Gerakan Indonesia Sehat”, ujar Dadan.


REKAMREST | Redaksi Kampus Respati Tasikmalaya
Kru yang bertugas :
Pemimpin Redaksi : Ahmad Yudi S
Reporter : Tutika Yeni Latifah
Kameramen : Anggi dan Welin