Dinkes Bangka Gelar Lomba Ibu ASI, Peringati PAS dan HKN ke 55
Tujuan lomba ini adalah memotivasi orang tua yang mempunyai anak usia 6-24 bulan untuk tetap menyusui secara eksklusif, ibu ASI dapat memberikan yang terbaik untuk anak dan suami atau ayah anaknya dapat memberikan dukungan kepada istrinya untuk memberikan ASI eksklusif dalam mewujudkan anak sehat dan bebas dari stunting.

Lomba Ibu ASI digelar setiap tahun sebagai rangkaian kegiatan Pekan ASI Sedunia (PAS) dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019. Pada tahun ini mengusung tema nasional “Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui“. Dalam Lomba ini terpilih pemenang lomba Ibu ASI yang  berasal dari puskesmas sesuai kriteria yang ditetapkan oleh dewan juri yaitu Ibu ASI utusan dari Puskesmas Sinar Baru. Para Juri berasal dari lintas profesi yaitu IDI, IBI, Persagi dan TP PKK Kebupaten Bangka.

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik dan paling sempurna bagi bayi karena mengandung zat gizi paling sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dengan ASI  eksklusif dapat mencegah bayi dari masalah gizi buruk.

Disamping itu, pemberian air susu ibu kepada bayinya merupakan kewajiban bagi ibu dan merupakan hak asasi bagi bayi. Indonesia memiliki komitmen untuk  melaksanakan “Deklarasi Innocenti” tahun 1990 yang menyatakan bahwa setiap negara diharuskan memberikan perlindungan dan dorongan kepada ibu agar memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya.

Lomba Ibu ASI Dinkes Bangka 2019

Untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan program pemberian ASI eksklusif, maka pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka memandang perlu untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan program peningkatan pemberian ASI eksklusif (PPASI) dalam rangka mencegah terjadinya stunting pada balita  dan sebagai salah satu visi dan Misi Kabupaten Bangka : Menjadikan SDM yang berkualitas dan berintegritas.   

Bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional  ke 55 yang dilaksanakan setiap tahun dan sebagai rangkaian kegiatan dalam Pekan ASI sedunia tahun 2019 yang mempunyai tema ‘Ayah dan Ibu kunci keberhasilan menyusui” (Empower Parents Enable Breastfeed’ ) maka Dinas Kesehatan mengadakan lomba Ibu ASI tingkat Kabupaten Bangka yang diikuti oleh utusan dari puskesmas puskesmas di Kabupaten Bangka.

Penjurian Ibu ASI Dinkes Bangka 2019

Tujuan lomba ini adalah memotivasi orang tua yang mempunyai anak usia 6-24 bulan untuk tetap menyusui secara eksklusif, ibu ASI dapat memberikan yang terbaik untuk anak dan suami atau ayah anaknya dapat memberikan dukungan kepada istrinya untuk memberikan ASI eksklusif dalam mewujudkan anak sehat dan bebas dari stunting.

Menurut Ketua Penyelenggara lomba Ibu ASI, Kasi Gizi Dinkes Bangka Desi Yanti, SKM, MKM, lomba ibu ASI ini diikuti oleh ibu yang mempunyai Baduta yang masih ASI eksklusif dari 12 puskesmas se Kabupaten Bangka.

Kriteria dan komponen penilaian yaitu mempunyai Bayi berumur 6 bln  – 23 bln lulus ASI Eksklusif dan masih menyusui; Sejak umur 6 bulan sudah diberi makanan Pendamping ASI (MP ASI ); Tidak pernah mengkonsumsi susu formula; Mempunyai buku KIA/KMS; Anak mendapat imunisasi lengkap sesuai umur; Umur ibu 21 – 35 tahun; Jumlah anak maksimal 2; Orang tua ikut program KB; Ibu dan anak sehat.

Komponen penilaian lomba ibu ASI meliputi : Karakteristik umum dan kelengkapan dokumen, Riwayat Imunisasi, Riwayat Pemberian ASI dan MPASI, Status Gizi ibu dan bayi; Pengetahuan ASI dan Pemeriksaan Fisik.  

Lomba Ibu ASI ini dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Dana Kegiatan ini bersumber dari APBD Kabupaten Bangka serta dukungan para sponsor.

Juara 1 Ibu ASI Dinkes Bangka 2019

Dalam lomba ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti, MM berharap dukungan keluarga dan masyarakat terhadap keberhasilan seorang ibu menyusui karena bisa berkontribusi dalam pencegahan stunting yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangka dalam mewujudkan generasi sehat Indonesia unggul.

Sharing is caring!

(Visited 65 times, 1 visits today)