Download Pedoman Pencegahan & Pengendalian DBD di Indonesia 2017

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas terbitnya buku Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue edisi tahun 2017 ini, untuk melengkapi atau menyempurnakan edisi sebelumnya.

Secara khusus permasalahan penyakit menular ditandai dengan adanya kecenderungan penyakit baru (New Emerging Diseases), adanya penyakit menular yang muncul kembali (Reemerging Diseases) dan adanya penyakit menular lokal spesifik (Local Specific Diseases) yang terjadi di beberapa daerah di tanah air. Semua itu harus mendapat perhatian dari kita semua.

Penyebaran penyakit tular vektor antara lain Demam Berdarah Dengue (DBD) terkait erat dengan kepadatan penduduk, mobilitas, pengetahuan, sikap, perilaku dan peran serta masyarakat serta kondisi iklim. Faktor lain yang mungkin turut mempengaruhi antara lain permasalahan pengelolaan lingkungan yang kurang baik sehingga menyebabkan tingginya habitat perkembangbiakan nyamuk penular DBD, disamping masalah mutasi virus, resistensi vektor akibat penggunaan insektisida secara berlebihan dan terus-menerus.

BACA JUGA:  Berawal dari Keprihatinan Tingginya Kasus DB, Dusun Ini Kini Jadi Percontohan

Ditambah lagi kondisi ketersediaan sarana prasarana, tenaga kesehatan berkualitas, pembiayaan, dan peraturan perundang-undangan yang mendukung juga harus menjadi perhatian. Permasalahan ini akan bisa diatasi bersama dengan melakukan integrasi berbagai kegiatan program serta peningkatan kerjasama lintas sektor terkait.

Perkembangan ilmu dan teknologi bidang kesehatan di dunia telah melahirkan salah satu produk vaksin dengue oleh salah satu produsen vaksin terkemuka, hal ini tentu dapat menjadi alternatif dalam upaya pengendalian DBD di dunia dan Indonesia khususnya. Namun hal itu tidak berarti bahwa kita harus meninggalkan metode lain dalam upaya mengendalikan DBD di tanah air.

Bagaimanapun juga metode pengendalian vektor melalui peningkatan pemberdayaan dan peran serta masyarakat masih dianggap sebagai prioritas dalam program pengendalian DBD serta penyakit arbovirosis lain di tanah air. Melalui pendekatan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik dalam rangka optimalisasi pembudayaan PSN 3M Plus diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan peran serta aktif masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD di Indonesia.

BACA JUGA:  Waspada Demam Berdarah, Baca Biar Gak Jadi Korban!

Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan acuan bagi seluruh SDM kesehatan di Indonesia dalam upaya pengendalian DBD serta faktor-faktor risiko yang mempengaruhinya.

Semoga buku ini bermanfaat bagi kita semua.

Maret 2017,
Direktur Jenderal P2P
dr. H. Mohamad Subuh, MPPM

(Visited 454 times, 3 visits today)

Sharing is caring!