You are here
Home > Inspirasi Kesmas > Evaluasi KTR di Sekolah SMPN 1 Tulin Onsoi Nunukan Kalimantan Utara

Evaluasi KTR di Sekolah SMPN 1 Tulin Onsoi Nunukan Kalimantan Utara

Evaluasi KTR di Sekolah SMPN 1 Tulin Onsoi Nunukan Kalimantan Utara
Heryadi

Heryadi

Perawat di Puskesmas Sanur
Kec. Tulin Onsoi, Kab Nunukan
Prov. Kalimantan Utara.
Heryadi

Sharing is caring!

Nunukan - Sabtu, 26/8, kami berkunjung ke SMPN 1 Tulin Onsoi Nunukan Kalimantan Utara guna melakukan evaluasi penerapan KTR yang dimulai sejak Februari 2017 lalu.

Pihak sekolah SMPN 1 Tulin Onsoi berkomitmen untuk penerapan KTR di sekolahnya dengan menandatangani komitmen bersama oleh Kepalah Sekolah, Kepala Puskesmas, Guru Kesiswaan, Promkes Puskesmas, Pemegang Program KTR, semua Guru dan Staf. Tak ketinggalan para siswa dan siswi juga ikut tanda tangan komitmen bersama ini.

BACA JUGA:  Puskesmas Sanur Lakukan Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang Tinggal di Perbatasan

SMPN 1 Tulin Onsoi adalah satu-satunya sekolah yang berkomitmen melaksanakan KTR di sekolah dan menjadi contoh dari sekolah lain yang ada di Kec. Tulin Onsoi dan sekitarnya. Dan kedepannnya semua sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sanur diharapkan dapat menerapkan KTR di sekolah agar tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kami juga telah membentuk kader anti rokok KATIRO (Kader Anti Rokok) dari siswa siswi sekolah SMPN 1 tersebut. Terdiri dari 12 orang siswa siswi, mereka membuat program kerja sebagai teladan bagi siswa siswi lainnya, seperti nantinya setiap hari Jumat setelah senam mengajak semua teman-teman sekolah untuk memungut puntung rokok yang ada di lingkungan sekolah. Seminggu sekali kami mengadakan pertemuan pendampingan kader anti rokok oleh petugas Puskesmas.

BACA JUGA:  Semoga, Semua Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Sanur Dapat Menerapkan KTR

Pihak kesiswaan, ibu Asti Rohani Napitupulu, S.Pd mengatakan, dengan adanya komitmen KTR di sekolah, beliau menyambut positif dan selama penerapan KTR di sekolah, tidak ada lagi murid yang kedapatan merokok. Dan rekan guru yang juga perokok mulai menyadari bahwa sekolah kini telah menetapkan KTR di sekolah, sehingga mereka pun mulai menyesuaikan diri.

Harapan kami dengan diselenggarakan acara semacam ini, kedepan dalam jangka panjang semua sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sanur dapat menerapkan KTR. TIdak hanya di sekolah, tempat-tempat umum, perkantoran, tempat ibadah diharapkan juga demikian.

Meski saat ini kami belum mempunyai Perda tentang KTR, namun demi kesehatan generasi muda kita, demi kesehatan masyarakat Nunukan secara luas, kami berjuang bagaimana caranya agar perilaku merokok ini dapat berhenti secara bertahap.

BACA JUGA:  Miliki Perda KTR, Sragen Peroleh Pastika Parahita dari Kemenkes RI

Semoga kedepannya Kab Nunukan juga memiliki Perda tentang KTR seperti daerah lain.

Sharing is caring!

(Visited 103 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Top