GERMAS Melalui Konsep Pendekatan Keluarga Puskesmas Lolo Kabupaten Kerinci

GERMAS Melalui Konsep Pendekatan Keluarga Puskesmas Lolo Kabupaten Kerinci
Puskesmas Lolo Kabupaten Kerinci Jambi melaksanakan kegiatan PHBS dalam rangka mewujudkan GERMAS di Desa Lolo Kecil. Sebagai supevesior pemegang Promkes, Winda Amelia, dibantu penagung jawab program lainnya.

Program Indonesia Sehat (PIS) merupakan salah satu program dari agenda ke 5 Nawacita; yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, dengan sasaran untuk meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) melalui pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/ meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga.

BACA JUGA:  Perjuangan Desa Sambogunung Didik Warga Hidup Bersih dan Sehat

Sehingga Puskesmas dapat mengintegrasikan upaya kesehatan perorangan sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

Kegiatan ini baru dilaksanakan pada 1 desa yaitu Desa Lolo Kecil, sebagai supevesior pemegang Promkes Winda Amelia  dibantu penagung jawab program lainnya.

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga

Dengan mengunjungi keluarga di rumahnya, Puskesmas akan dapat mengenali masalah-masalah kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dihadapi keluarga secara lebih menyeluruh.

Sementara itu, derajat kesehatan keluarga sangat ditentukan oleh PHBS dari keluarga tersebut. Dengan demikian, inti dari pengembangan kelurahan adalah memberdayakan keluarga – keluarga agar mampu mempraktikkan PHBS.

Keberhasilan pembinaan PHBS dalam sebuah keluarga merupakan kunci bagi keberhasilan upaya menciptakan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:  Wujudkan GERMAS, Masyarakat Desa Makmur Kec Tulin Onsoi Lakukan Senam Bersama

Dalam rangka pelaksanaan PIS, Adapun 12 indikator utama pelaksanaan PIS meliputi:

  1. Keluarga mengikuti program KB.
  2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan.
  3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap.
  4. Bayi mendapat ASI eksklusif.
  5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan.
  6. Penderita tuberculosis paru mendapat pengobatan sesuai standar.
  7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur.
  8. Penderita gangguan jiwa mendapat pengobatan dan tidak ditelantarkan.
  9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok.
  10. Keluarga sudah menjadi anggota JKN.
  11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih.
  12. Keluarga mempunyai akses / menggunakan jamban sehat.

Penempelan Stiker PIS-PK

Sharing is caring!

(Visited 296 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *