Inovasi, “Ruh”-nya Orang Promosi Kesehatan di Puskesmas

Inovasi, Ruh-nya Orang Promosi Kesehatan di Puskesmas
Enrekang, 3 April 2018, berlokasi di Hotel Sabindo, Dinas Kesehatan Enrekang dalam hal ini Seksi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar pertemuan Evaluasi Program Promkes & Pemmas untuk triwulan Pertama ditahun 2018.

Enrekang, 3 April 2018, berlokasi di Hotel Sabindo, Dinas Kesehatan Enrekang dalam hal ini Seksi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar pertemuan Evaluasi Program Promkes & Pemmas untuk triwulan Pertama di Tahun 2018.

Kegiatan ini dihadiri semua Petugas dan Pelaksana Promkes se Kab. Enrekang dengan jumlah peserta sebanyak 24 Orang.

BACA JUGA:  Lowongan Kerja PROMKES Dinkes Kab Pekalongan

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan Promosi kesehatan diTahun 2017 dan beberapa persamaan persepsi terkait Program Promkes, baik Pusat dan Daerah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh PLH Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno, AMG, SE.

pertemuan Evaluasi Program Promkes & Pemmas

Dalam sambutannya Sutrisno, mengatakan ada 3 Aspek penting untuk menjaga Eksistensi Promkes di Puskesmas. Aspek Pertama adalah wajib hadirnya Inovasi yang berkelanjutan. Inovasi seyogyagnya adalah kegiatan yang hadirnya tidak boleh lahir dengan instan, syarat inovasi itu harus berdiri bergandengan dengan lintas sektor. Dukungan sektor lain di luar Dinas Kesehatan menjadikan inovasi menjadi kuat, serta tetap memperhatikan potensi regulasi yang mendukung akselerasi pembangaunan kesehatan, khususnya di wilayah Kecamatan masing – masing.

Aspek Kedua yang perlu hadir bagi petugas Promkes di lapangan yaitu harus mampu mengetahui berbagai disiplin ilmu dalam dunia keprofesian kesehatan. Artinya harus senantiasa belajar dan mampu menjadi pembelajar kepada masyarakat sebagai solusi penguatan Germas di masyarakat.

BACA JUGA:  Cegah Diare, UPT Puskesmas Pelangiran Adakan Sosialisasi di Desa Bagan Jaya

Aspek Ketiga adalah dukungan anggaran. Lelaki yang sering di panggil Puang Inno ini mengatakan, bahwa anggaran adalah kunci perwujudan kegiatan. Dukungan anggaran menjadi urgen dalam dunia Promkes, baik untuk membuat kegiatan serta media, penguatan SDM dan serta sarana dan prasarana pendukung,

Beliau mengatakan bahwa kedepan harapannya Promkes memiliki armada edukasi modern yang multi fungsi yang dilengkapi dengan media, yang dapat hadir di setiap kecamatan yang mampu membantu memberikan Pelayanan Kesehatan khususnya pelayanan ke Promosi Kesehatan, yang dapat membantu membentuk karakter dan New Behavior atau perilaku sehat yang baru.

Dalam pertemuan ini juga ada beberapa pesan dari Kepala Seksi dan Pemmas tentang Penguatan Desa Siaga, Kualitas Capaian PHBS dan Penguatan Posyandu Mandiri. Dan pada bulan Mei mendatang kita akan menggelar kampanye Germas ditiap- tiap kecamatan.

BACA JUGA:  PJ Promkes Sosialisasikan BPJS PBI APBD Kepada Pengunjung Puskesmas Krangkeng

Promkes Kab Enrekang

Pada kegiatan ini juga dilakukan usaha sinkronisasi kegiatan dalam Anggran BOK terkait percepatan capaian – capaian kegiatan Promkes yang dilaporkan, seperti:

  • Penguatan Kebijakan Publik berwawasan kesehatan di skala kecamatan dan desa,
  • Hadirnya kebijakan yang mendukung PHBS,
  • Kemampuan berafiliasi advokasi dengan desa serta mencatat desa yang menggunakan anggarannya untuk kegiatan Kesehatan,
  • Jumlah dunia usaha yang memanfaaatkan CSR-nya untuk program kesehatan,
  • Jumlah Ormas yang mendukung memanfaatkan sumberdaya-nya untuk kesehatan, serta
  • Penguatan Pesan Sosial Kesehatan, dan Penguatan Edukasi Masyarakat.

Sharing is caring!

(Visited 974 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *