Jutaan Warga Jabar tak Terproteksi BPJS

Jutaan Warga Jabar tak Terproteksi BPJS
Sampai 31 Maret 2017, hampir 13 juta warga Jabar, minus Bogor, Depok, dan Bekasi, belum tergabung dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Agus Sulistio

Agus Sulistio

Staf Media & Komunikasi at HIMA KESMAS STIKes Indramayu
Agus Sulistio

Jutaan warga Jawa Barat tidak terproteksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sampai 31 Maret 2017, hampir 13 juta warga Jabar, minus Bogor, Depok, dan Bekasi, belum tergabung dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional V Jabar Mohammad Edison, sampai akhir Maret 2017, warga Jabar di 22 kota dan kabupaten, yang terproteksi BPJS sebanyak 29.126.582 orang.

BACA JUGA:  Pasien BPJS Salah Prosedur, Suka Potong Kompas Langsung ke Rumah Sakit

“Cakupan JKN sebanyak itu, setara dengan 69% warga Jabar, minus lima daerah sekitar Jakarta, yang masuk wilayah Divisi Regional DKI Jakarta. Sisanya yang 30% masih terus diupayakan untuk di-cover dari sejumlah jalur kepesertaan,” kata Edison seusai Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kota Cirebon di Hotel Prima Selasa 4 April 2017.

Akan tetapi, Edison enggan membeberkan nilai defisit BPJS Kesehatan Divisi Regional V Jabar, dengan berdalih, hal itu merupakan persoalan pusat. Termasuk ketika ditanya nilai tunggakan, Edison juga enggan memberikan nilainya, dengan alasan tidak ingat jumlah pastinya.

“Kalau itu kan tidak bisa pakai perkiraan, harus angka pasti. Saya tidak hapal angkanya,” katanya berkilah.

Rapat kerja yang dibuka Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis itu mengambil tema “Sinergi Antarstakeholder Kota Cirebon untuk Wewujudkan Indonesia Sehat dan Cirebon Kota Sehat dengan Pendekatan Keluarga”.

BACA JUGA:  Terobosan Baru, Sampah Bisa buat Bayar Iuran BPJS Kesehatan!

Pembukaan rapat kerja diakhiri dengan penandatanganan naskah kerja sama antara BPJS Divisi Regional V Jabar dengan Pemkot Cirebon serta sejumlah institusi di Pemkot Cirebon. Menurut Edison, untuk memperluas cakupan pelayanan JKN, sejumlah upaya dilakukan, mulai dari sosialisasi sampai menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan institusi di bawahnya.

“Kerja sama BPJS Divisi Regional V Jabar dengan Pemkot Cirebon dan sejumlah institusinya, merupakan salah satu upaya mempercepat cakupan 100% pelayanan JKN di Kota Cirebon,” katanya.

Saat ini, cakupan pelayanan BPJS Kesehatan di Kota Cirebon mencapai 87,4% atau sebanyak 283.967 jiwa dari total jumlah penduduk 324.794 jiwa. Cakupan JKN di Kota Cirebon, menurut Edison tergolong tertinggi di Jabar.

BACA JUGA:  Ayah Tak Punya KTP Mamuju, Bayi Tanpa Batok Kepala Ini Dikeluarkan dari RS

SUMBER

Sharing is caring!

(Visited 72 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *