Kesmas STIKKU Gelar Epidemiologi Scientific Travel in Pangandaran 2019
Kegiatan ini sebagai sarana belajar bagi mahasiswa, identifikasi masalah penyakit menular melalui vektor nyamuk sebagai upaya memahami konsep Epidemiologi.

Epidemiologi merupakan Mother of Pubic Health yang mempelajari distribusi dan determinan masalah kesehatan termasuk penyakit di populasi yang tujuannya untuk pencegahan dan pengendalian.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sarjana kesehatan masyarakat dalam melakukan identifikasi masalah penyakit menular melalui vektor nyamuk sebagai upaya memahami konsep Epidemiologi. Untuk itu Prodi Kesehatan Masyarakat STIKKU menggelar kegiatan ESTriP (Epid Scientific Travel in Pangandaran) atau wisata ilmiah Epidemiologi di Pangandaran yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 Oktober 2019.

BACA JUGA:  Epidemiology Manuscript And Book: Insight to Tips & Trick

daerah payau Karangtirta Pangandaran

Kegiatan ini meliputi penyampaian materi tentang Vektor Epidemiologi di Loka Litbang P2B2 Pangandaran yang merupakan Pusat Penelitian dari Kementerian Kesehatan, kunjungan ke Museum Nyamuk, pencidukan jentik nyamuk di daerah payau Karangtirta Pangandaran, penangkapan nyamuk dewasa di rumah penduduk, pembedahan nyamuk, pining, mounting, dan pembelajaran tentang GIS serta kunjungan ke lokasi Tanaman Obat Pengusir Nyamuk (TOMPEN).

Kegiatan ini diikuti oleh Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat sebanyak 91 orang yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2016 dan 2017. Kegiatan ini dibawah bimbingan Dosen Pengampu dari Departemen Epidemiologi Prodi S1 Kesehatan Masyarakat STIKKU yaitu Bapak Cecep Heriana, SKM.,MPH dan Hamdan, SKM.,MKM dan koordinator kegiatan Ahmad Ropii, SKM.

BACA JUGA:  Bukan Pegawai Biasa, Keahliannya Sebagai Intelijen Dibidang Penyakit

praktek lapangan epidemiologi kesmas stikku

Dalam sambutnya Cecep Heriana menyampaikan bahwa kegiatan ini selain dalam rangka praktikum mahasiswa kesmas, tetapi sebagai bentuk implementasi MoU STIKKU dengan Badan Litbangkes Kemenkes RI.

Selain itu secara keseluruhan mahasiswa mengikuti dengan baik setiap kegiatan dan merespon positif kegiatan ini sebagai bekal lulusan SKM diantaranya harus memahami konsep penyakit menular berbasis vektor. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian cindera mata dan buku karya dosen Prodi Kesmas STIKKU.

Sharing is caring!

(Visited 61 times, 1 visits today)