Komunikasi Lintas Sektor Kunci keberhasilan Pembangunan Kesehatan Masyarakat
Lokakaryamini lintas sektor, Puskesmas Baraka, Rabu, 26/7, mengangkat tema "Integrasi Lintas Sektor dalam Penguatan Program Kesehatan Masyarakat.
Rijalul Jabar, S.KM, M.Adm.Kes

Lokakaryamini lintas sektor, Puskesmas Baraka, Rabu, 26/7, mengangkat tema “Integrasi Lintas Sektor dalam Penguatan Program Kesehatan”. Acara ini dihadiri oleh Camat, Kepala Puskesmas, Lurah, Kepala Desa serta Kepala Sekolah se-Kecamatan Baraka.

Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Baraka, Ira Desti Saptari, M.Adm.Kes mengungkapkan, kualitas kesehatan masyarakat akan terwujud apabila ada Gerakan Masyarakat untuk sehat, gerakan yang bersumber dari dalam diri masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA:  Opini: Hamil dan Melahirkan Hanya Butuh 5 Jam, Tanda Masyarakat Kita Sedang Sakit

Kepala Puskesmas Baraka menekankan pentingnya Germas dalam setiap aktifitas instansi di linkungan Kecamatan Baraka. Sebagai contoh, saat lokmin berlangsung ada senam peregangan dan aneka snack lokal hasil bumi masyarakat Duri Kab. Enrekang seperti ubi, jagung, salak, pepaya jenis California, dll sebagainya.

Selain itu, Camat Baraka, Bapak Zulkarnaen, S.STP, M. Si, menyampaikan pula kepada peserta lokmin, bahwa sejarah pembangunan suatu bangsa tidak pernah terlepas dari aspek pembangunan kesehatan.

Pembangunan kesehatan tentunya membutuhkan irisan peran-peran. Irisan peran lintas sektor menjadi kunci terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Calon Doktor Unhas Makassar ini pun menyatakan, benar desa memiliki anggaran yang besar, tapi tidak serta merta dapat begitu saja digunakan tanpa dasar. Perlu koordinasi, komunikasi yang baik, khususnya antara pihak Pemerintah Desa dan Puskesmas, baik dalam penyusunan RPJMDES dan atau Musrenbang Desa.

BACA JUGA:  Peringati HKN Ke-53, Puskesmas Baraka Gelar Parade Germas, Intip Keseruannya!

Hal senada ikut diutarakan oleh Kepala Desa Salukanan. Jika pihak Puskesmas hendak bekerja sama dengan pemerintah desa, dan ingin memasukan usulan kegiatan-kegiatan agar bisa diakomodir, perlu di dukung dengan memberikan daftar kebutuhan, inventaris kegiatan dan atau barang, baik alkes atau hal-hal penting yang perlu dimasukan, sesuai kebutuhan masyarakat.

Informasi tersebut perlu disampaikan, baik lewat persuratan, permintaan yang sifatnya resmi, dan yang terpeting adalah sebelum RPJMDES di SAH-kan di Desa, agar semua harapan pembangunan Kesehatan di Desa, bisa di wujudkan.

Catatan penting dari lokmin kali ini yaitu, menjadi penting untuk tim Puskesmas mempersiapkan agenda penguatan jejaring di Desa, agar mampu menganalisis, mengolah data dan membuat rasionalisasi kegiatan berbasis masalah. Sehingga saat Musrenbang Desa, agenda kegiatan Pembangunan Kesehatan yang berawal dari Desa-Desa dapat terwujud.

BACA JUGA:  Pos Gizi Peduli Desa Langda Enrekang Untuk Wujudkan Generasi Emas

Sharing is caring!

(Visited 795 times, 1 visits today)