Mahasiswa UNAIR Ini Berdayakan Masyarakat Hasilkan Cemilan Sehat

Mahasiswa UNAIR Ini Berdayakan Masyarakat Hasilkan Cemilan Sehat
Mahasiswa Universitas Airlangga PSDKU di Banyuwangi membuat program pemberdayaan KELOR (Kelas Entrepreneurship Berbasis Pemanfaatan Daun Kelor).

Kembangkan potensi the miracle of tree, Mahasiswa PSDKU UNAIR berdayakan ibu-ibu Pulo Kelor hasilkan cemilan sehat

Pulo Kelor merupakan salah satu daerah di Banyuwangi yang terletak di Perumahan Puri Brawijaya Permai, Kabupaten Banyuwangi. Daerah tersebut ditanami pohon kelor, sehingga masyarakat memberi julukan Pulo Kelor.

Selama ini masyarakat Pulo Kelor hanya memanfaatkan tanaman kelor sebagai sayur saja. Kurangnya pemanfaatan tanaman kelor oleh masyarakat mengakibatkan pemanfaatan tanaman kelor oleh pihak lain yang bukan masyarakat Pulo Kelor untuk mendapatkan keuntungan.

BACA JUGA:  Nih, Segudang Manfaat Ikut Pertukaran Pelajar bagi Mahasiswa

Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki banyak kandungan nutrisi. Salah satu bagian tumbuhan kelor yang memiliki banyak kandungan nutrisi adalah daun kelor.

Dalam 100 gram tepung daun kelor terdapat kandungan air 7,5%, protein 27 g, lemak 23 g, karbohidrat 38,2 g, serat 19,2 g, kalori 205 kkal/100 g, kalsium 2003 mg, kalium 1324 mg, vitamin C 17,3 mg, vitamin A 16,3%, vitamin B1 2,64 mg, vitamin B2 20,5 mg, dan vitamin E 113 mg. Kandungan nutrisi yang cukup tinggi menjadikan kelor dijuluki sebagai Miracle Tree.

Mahasiswa Unair Bersama Masyarakat Pulo Kelor

Oleh karena itulah, beberapa mahasiswa Universitas Airlangga PSDKU di Banyuwangi berinisiatif untuk membuat program pemberdayaan KELOR (Kelas Entrepreneurship Berbasis Pemanfaatan Daun Kelor) sebagai Upaya Branding Pulo Kelor untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga.

BACA JUGA:  Banyuwangi Public Health UNAIR dan BEM FKM UNEJ Bagi Pengalaman Organisasi

Pemberdayaan dilakukan pada Ibu-Ibu di Pulo Kelor agar dapat memproduksi sendiri produk olahan berbasis daun kelor dan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan hasil penjualan daun kelor ke pengusaha lain serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Keunggulan dalam program ini ialah adanya pembimbingan secara paripurna sejak awal pembentukan ide sampai terbentuknya sentra usaha. Pendampingan juga dilakukan dalam upaya promosi dan branding sentra usaha.

Sebagai langkah awal dalam pembentukan sentra usaha ini, mahasiswa melakukan pendampingan dalam pemilihan kader, pembentukan kelompok, dan perumusan timeline kegiatan usaha yang akan dijalankan.

Sebagai tindak lanjut, dilakukan pendampingan dan pelatihan pembuatan produk olahan daun kelor serta pelatihan pengemasan produk, pembuatan media promosi, dan pemasaran produk melalui media sosial.

BACA JUGA:  Ajukan Percepatan Pembangunan FIKES, Rektor Baru ini Terus Lakukan Gebrakan

Sebagai puncak kegiatan, akan dilakukan “Grand Launching Brand” sentra usaha daun kelor di Pulo Kelor yang menampilkan hasil dari tiap unit-unit usaha. Grand launching ini dilakukan pula secara serentak pada tiap-tiap media sosial yang digunakan sebagai media promosi oleh para kader dan anggota sentra usaha.

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi


Pelaksana Kegiatan :
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi

  • Intan Puspita Sari
  • Ayu Fitri Lestari
  • Intan Ayu Kusuma Wardani
  • Rahmasuciani Putri
  • Meirna Mega Rizki

Info lebih lanjut dapat menghubungi email intan.puspita21@gmail.com

Sharing is caring!

(Visited 149 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *