Maksud Hati Mengadu Nasib di Jakarta, Takdir Berkata Lain, Pencerah Nusantara Jadi Jalan Hidupku Selanjutnya!

Dimas Prayoga, Pencerah Nusantara 6
Perjalananku harus berhenti. Bukan karena tidak lulus, berhenti karena aku harus mempersiapkan diri untuk mengabdi sebagai Pencerah Nusantara.

DKI Jakarta, siapa yang tidak kenal kota yang satu ini? Seluruh pencari kerja rasanya ingin mengadu nasip disana, tak terkecuali diriku. Sebagai lulusan baru, tentunya aku juga ingin segera mendapatkan pekerjaan dan tempat bekerja yang baik.

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, rumah sakit yang namanya sudah tidak asing dikalangan tenaga kesehatan baik di dalam negeri maupun di luar negeri menjadi target utamaku. Dan pastinya, RS ini ada di Jakarta.

BACA JUGA:  Semangat Sriwijaya Muda Edukasi Teman Sebaya soal Bahaya Narkoba

Berhasil lulus seleksi administratsi dan mengikuti seleksi tertulis sebagai calon staf SDM di RS tersebut, bagi saya adalah pengalaman yang luar biasa. Karena saya bisa bertemu dengan orang-orang dari berbagai macam daerah dan berbagai displin ilmu.

Walaupun perjalanan test-nya masih sangat panjang, namun hal demikian menjadi pengalaman yang luar biasa yang saya dapatkan, mulai dari teman baru, bertemu dengan tim dari RS, melihat bangunan super megah RSJPDHK dan yang tidak kalah menarik adalah mendapat pelajaran.

Setiap akan menghadapi ujian atau seleksi tertulis, aku persiapkan dengan matang, seperti rajin berlatih mengerjakan soal-soal dan materi sesuai dengan formasi yang aku lamar.┬áBonusnya, dengan ke Jakarta aku bisa keliling ke Monas! ­čÖé

BACA JUGA:  Tahukah Kamu, Pencerah Nusantara Diinisiasi oleh KUKP-RI MDGs Lho!

Perjalananku harus berhenti. Bukan karena tidak lulus, berhenti karena aku harus mempersiapkan diri untuk mengabdi sebagai Pencerah Nusantara.

Namun, perjalananku harus berhenti. Bukan karena tidak lulus, memang belum diumumkan hasil seleksi RS-nya. Berhenti karena aku harus mempersiapkan diri untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa sebagai Pencerah Nusantara.

Ya, sebagai bagian dari Tim Pencerah Nusantara 6, aku dan kawan-kawan akan ditugaskan ke daerah terpencil selama 1 tahun. Program Pencerah Nusantara ini┬ádikelola oleh CISDI (Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives).

Sampai bisa lolos Pencerah Nusantara, ada banyak test seleksi yang aku ikuti, mulai dari psikotes, melakukan focus group discussion dan wawancara yang menurutku pada waktu itu cukup membuat kepala saya sedikit berasap, ha..ha…

Pengalaman mengikuti seleksi Pencerah Nusantara adalah pengalaman yang tidak kalah menarik, karena bisa bertemu dengan tenaga kesehatan dan pemerhati kesehatan dari penjuru nusantara, ada yang dari Padang, Medan, NTB, Kalimantan, dll serta berbagai pengalaman.

BACA JUGA:  Kisah Alura: Bukan Dokter Gigi Biasa!

Pesanku untuk awan-kawan yang masih mencari pekerjaan, terus semangat, jangan mudah untuk putus asa, Indonesia ini sangat luas. Tuhan sudah mempersiapkan tempat kesuksesaanmu, percayalah!

Terus berusaha, berdoa dan yakin, sebab itu adalah kunci dari keberhasilan. Yakin jika keajaiban dan pertolongan Tuhan sangatlah dekat bagi mereka yang percaya.

Dan khusus teman” dari berbagai profesi baik kesehatan atau tidak, khususnya bagi lulusan satu profesi kesehatan masyarakat, yang penasaran dengan apa itu Pencerah Nusantara, bisa cek di websitenya.

Jalan jalan ketelaga,
Tidak lupa untuk mandi,
Saya Dimas Prayoga,
Sampai berjumpa lagi!

Sharing is caring!

(Visited 373 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *