Manjing Kabupaten Indramayu Kudu Sehat

Sebagaimana diketahui bahwa pemantauan aktif terhadap Pelaku Perjalanan terutama yang datang/masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu dari daerah tertentu (Area Merah) merupakan hal yang penting untuk dapat memutus rantai penularan Covid-19. Untuk itu telah ditetapkan bersama (BPBD, Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Kesehatan) beberapa Check Point di Kabupaten Indramayu.

Senin, 20 April 2020 dimulainya Ceck Point di perbatasan Indramayu- Cirebon yaitu di Desa Singakerta Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu. Puskesmas Krangkeng ditunjuk menjadi salah satu tim kesehatan ceck point tersebut, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Indramayu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Kapolres Indramayu, Dandim 0616/Indramayu.

Indramayu Tetapkan Check Point di Perbatasan

Hal yang dilakukan dalam pelaksanaan ceck point yaitu:

  1. Menanyakan siapa saja orang yang akan menuju/masuk Indramayu,
  2. Mengecek adakah gejala panas, sesak, batuk, pilek, diare.
  3. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan suhu (dengan Thermogun)
  4. Menanyakan gejala terhadap semua pengendara dan penumpang yang masuk ke wilayah Indramayu.
  5. Petugas mencatat kelengkapan identitas dengan tujuan turun di wilayah Indramayu sesuai format.

Apabila petugas menemukan pengendara/penumpang dengan gejala (ODP/ PDP) maka diminta untuk turun dari kendaraan atau memisahkan diri.

Petugas melakukan rujukan pasien dengan gejala Covid 19.

  • Jika gejala ringan dilakukan rujukan ke Rumah Sakit Karantina (RS MIS-Krangkeng).
  • Jika gejala sedang/ berat (ada sesak) dilakukan rujukan ke RS Second Line/ RS Rujukan.

Berdasarkan update data Covid-19 Kabupaten Indramayu per tanggal 20 April 2020 melalui gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Indramayu, total ODP yaitu 605, total PDP 61, dan total hasil swab yaitu 14, sedangkan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu ada 2.

Puskesmas Krangkeng Hadapi Covid 19

Dalam mensukseskan pengendalian covid-19 ini, dr. Deden Boni Koswara, MM selaku kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu sekaligus Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Indramayu menyampaikan bahwa sebaik apapun program pemerintah yang dibuat, baik pemerintah Pusat, Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Indramayu, apabila tidak ada komitmen dari masyarakat untuk melaksanakan hal-hal yang dianjurkan oleh pemerintah, maka kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik.

Untuk itu beliau menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Indramayu agar “ning umah bae, aja mendi-mendi, nganggo masker lan aja klalen wesuh tangan nganggo sabun”.

Sharing is caring!

(Visited 97 times, 1 visits today)