You are here
Home > Inspirasi Kesmas > Mau Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara? Ikuti 6 Tips Ini!

Mau Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara? Ikuti 6 Tips Ini!

Mau Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara Ikuti 6 Tips Ini

Mau Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara? 6 Hal Ini yang Harus Kamu Lakukan!

***

Rezka Kenara Bintang Putra, S.TP

Ahli Pangan Pencerah Nusantara Batch 4
Penempatan Puskesmas Tumbang Miri
Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas
Kalimantan Tengah


#1 Apa Itu Pencerah Nusantara?

Program Pencerah Nusantara adalah sebuah terobosan yang diinisiasi oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs) yang bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui penempatan generasi muda di daerah perifer Indonesia.

Pencerah Nusantara terdiri dari sekelompok tim kesehatan terpilih dan terlatih (dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, dan pemerhati kesehatan dari berbagai latar belakang pendidikan) yang bersedia mengabdikan diri selama 1 tahun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung di pelosok Indonesia.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia dengan menempatkan para Pencerah Nusantara di kantung-kantung penduduk yang membutuhkan intervensi, terutama di bidang kesehatan.

Seorang Pencerah Nusantara akan ditempatkan di salah satu dari 9 daerah yaitu Aceh selatan (Aceh), Muara Enim (Sumatera Selatan), Cirebon (Jawa Barat), Grobogan (Jawa Tengah), Gunung Mas (Kalimantan Tengah), Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat), Mamuju Utara (Sulawesi Barat), Konawe (Sulawesi Tenggara), dan Sorong (Papua).

 

#2 Apa yang Dilakukan Selama menjadi Seorang Pencerah Nusantara?

Sebelum dikirim ke lokasi penempatan, seorang Pencerah Nusantara akan mendapat pelatihan intensif selama kurang lebih 7 minggu. Tim Pencerah Nusantara diberikan pembekalan yang komprehensif dari para pakar di bidangnya, meliputi peningkatan kompetensi medis dan kesehatan masyarakat, pelatihan ketahanan fisik dan survival, kepemimpinan, nasionalisme, pemberdayaan dan mobilisasi komunitas, advokasi, manajemen puskesmas, perencanaan program, kompetensi survei dan pengolahan data, personal wellbeing, team building, pengenalan budaya lokal, dan masih banyak lainnya.

Para pakar tersebut akan tetap menjadi pembina jarak jauh dalam mendampingi dan memberikan masukan kepada Pencerah Nusantara selama bertugas di daerah penempatan masing-masing.

Selama menjadi Pencerah Nusantara, akan banyak sekali hal yang akan kita lakukan seperti melakukan upaya penguatan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) bersama dengan masyarakat, tenaga kesehatan lokal, lembaga swadaya masyarakat (LSM) beserta pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Selanjutnya kita juga akan berbagi ilmu, bertukar pendapat dalam upaya meningkatkan kapasitas, meningkatkan kualitas puskesmas, dan pemberdayaan masyarakat lewat berbagai program kesehatan. Kita akan turun ke masyarakat membantu percepatan pencapaian target SDGs (Sustainable Development Goals) terutama bidang kesehatan.

“Jadi, dengan bergabung menjadi Pencerah Nusantara maka kamu telah membantu Indonesia mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan terutama bidang kesehatan”.

 

BACA JUGA:  Pencerah Nusantara Menjebak Saya Untuk Kembali Mengabdi Kepada Masyarakat

#3 Siapa Saja yang Bisa menjadi Seorang Pencerah Nusantara?

  1. Kamu yang telah menyelesaikan studi minimal D3/S1 untuk non medis dan D3/S1/Profesi untuk medis.
  2. Lulus dari universitas/perguruan tinggi paling lama 5 tahun yang lalu.
  3. Berjiwa pemimpin
  4. Memiliki jiwa kerelawanan yang tinggi
  5. Belum menikah
  6. Belum berusia 30 tahun

 

#4 Apa Saja Tips Agar Bisa Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara?

Saat ini sedang dibuka pendaftaran online yang merupakan seleksi tahap 1 untuk Pencerah Nusantara Batch 6 mulai tanggal 22 Oktober hingga 1 Desember 2017.

Berikut saya akan berbagi tips agar kamu dapat memiliki peluang besar untuk lolos seleksi tahap 1 Pencerah Nusantara

  1. Mantapkan Niat

Waktu pengabdian setiap angkatan adalah 1 tahun lamanya jadi kamu harus benar-benar siap secara fisik dan mental. Pencerah Nusantara akan mengirimmu ke lokasi yang mungkin budayanya sangat berbeda dengan tempatmu berasal, jadi kamu harus siap dengan semua itu, karena 1 tahun waktu yang cukup lama tapi jika kamu menikmatinya maka itu akan terasa sebentar saja.

Para Pencerah Nusantara harus sudah menyelesaikan studi minimal D3/S1/Profesi jadi pastikan kamu punya ijazah. Khusus untuk dokter, dokter gigi, perawat, dan bidan sudah harus memiliki surat tanda registrasi (STR) atau telah dalam proses pengurusan. Untuk umur maksimal adalah 30 tahun.

  1. Izin Orang Tua

Minta izin orang tuamu, pastikan orang tuamu mengizinkan kamu ikut kegiatan Ini, karena tanpa izin dari orang tuamu maka sulit sekali rasanya bisa terus berusaha dalam kegiatan ini.

Banyak sekali orang tua yang menganggap kalo pengabdian di daerah pelosok sangat menakutkan dan beresiko tinggi, padahal sebenarnya di lokasi nanti kamu ditempatkan tidak semenakutkan itu. Kamu bisa lihat serunya kegiatan-kegiatan Pencerah Nusantara di Instagram @pencerahnusantara dan kamu bisa juga membuka akun-akun Instagram per lokasi penempatan seperti @pn4gunungmas.

Nah dengan melihat kegiatan-kegiatan Pencerah Nusantara di sana, kamu bisa meyakinkan ke orang tuamu bahwa program ini insyaAllah aman.

  1. Kamu Harus Paham Bagaimana Bisa Menyelesaikan Masalah dari Keahlian yang Kamu Punya
BACA JUGA:  Pencerah Nusantara Upgrade Pengetahuan Kader Posyandu Remaja SARABBA SMAN 1 Bambalamotu

Ini adalah poin paling penting yang harus kamu ingat, pokoknya kita harus paham bagaimana menyelesaikan masalah kesehatan dengan kemampuan yang kita miliki, misalnya kamu paham di bidang pangan, maka kamu dapat menyelesaikan masalah kesehatan contohnya gizi di sana dari sudut pandang keahlian pangan seperti dengan membuat program kebun gizi atau pekarangan sehat untuk perbaikan gizi balita. Atau kamu dari bidang sosial misalnya bisa melakukan pemetaan sosial tentang budaya yang ada di lokasi kamu ditempatkan sehingga nanti kamu dapat memodifikasi cara pendekatan yang kamu lakukan ke masyarakat serta banyak lagi bidang-bidang lain.

Intinya, kamu pahami dulu masalah-masalah yang ada di bidang kesehatan kemudian kamu bisa melihat penyelesaiannya dari jurusan atau bidang yang kamu miliki dan harus diingat masalah kesehatan bukan hanya tentang mengobati orang sakit tetapi bagaimana memperbaiki paradigma masyarakat agar bisa hidup sehat, bagaimana mengoptimalkan peran-peran sektor di luar kesehatan sehingga program kesehatan semakin dapat dilaksanakan dengan baik.

  1. Daftarkan Segera Diri Kamu di www.pencerahnusantara.org!

Jika kamu sudah mantap niatnya atau sedang memantapkan niat tapi deadline pendaftaran sudah dekat, maka segera buka website pencerah nusantara di www.pencerahnusantara.org!  Nah kamu ikuti petunjuk pendaftaran sampai pengisian form.

Isilah formnya dengan sungguh sungguh, Jika perlu ajak seorang temanmu yang kamu anggap paling teliti sebagai reviewer. Jadi setelah kamu mengisi formnya, kamu minta bantuannya untuk memastikan tidak ada kata yang typo dan kalimat-kalimat yang terdengar aneh.

Selanjutnya kamu jangan membuka website ketika waktu sudah mendekati deadline. Sebaiknya kamu buka website mulai dari sekarang dan pastikan kamu telah mendapatkan semua pertanyaan form yang harus diisi, jadi kamu bisa mempersiapkan apa-apa semua kebutuhanmu selama mengisi form dan bisa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang sulit dengan dosen atau orang-orang yang kamu anggap sudah ahli di bidang yang sesuai dengan kamu.

  1. Cari Mentor!
BACA JUGA:  Kenapa Dana Desa Harus Digunakan Untuk Kesehatan Masyarakat?

Jika ini adalah kali pertama kamu mengikuti kegiatan dengan cara pendaftaran seperti ini sebaiknya kamu cari orang-orang yang sudah lebih berpengalaman bahkan akan lebih baik jika kamu punya kontak Alumni Pencerah Nusantara. Mintalah saran-saran dari mereka dan tanya apa saja yang menjadi poin penting penilaian selama seleksi.

Tapi kamu harus ingat, kenal dengan alumni bukan jaminan kamu akan lolos tapi kamu bisa dapat informasi bagaimana meminimalisir kesalahan-kesalahan selama mengisi form pendaftaran.

  1. Berdoa

Setelah kamu mengikuti semua saran di atas dan telah mendaftarkan diri dengan mengisi semua form yang disediakan kemudian mensubmitnya maka selanjutnya hal paling penting yang harus kamu lakukan berikutnya adalah berdoa, minta juga orang tuamu mendoakannya.

Lalu, tunggu pengumuman seleksi tahap 1!

Jika kamu dinyatakan lolos, maka persiapkan dirimu untuk seleski tahap 2!

“Saya tunggu kamu kawan berada dalam deretan nama Pencerah Nusantara Batch 6. Saya tunggu kamu di Keluarga Besar Pencerah Nusantara”

Tunjukkan Baktimu! Mulai Aksimu! Jadilah Pencerah Nusantara!

Sharing is caring!

(Visited 1,080 times, 1 visits today)

3 thoughts on “Mau Lolos Seleksi Tahap 1 Pencerah Nusantara? Ikuti 6 Tips Ini!

  1. kak tanya nih, jika harus berjiwa pemimpin apakah harus keikutsertaan dalam sebuah organisasi menentukan, apabila seseorang tersebut sama sekali tidak mengikuti sebuah organisasi dimasa kuliah juga menentukan lolos tidak nya ?

    1. Penilaian siapa yang akan lolos tahap 2 tidak hanya ditentukan oleh keikutsertaan dalam organisasi. Berjiwa pemimpin tidak hanya dilihat dalam 1 aspek. Banyak aspek. Bahkan dari jawaban essay bisa dilihat juga.

      So, apply aja dulu. Isi semaksimal mungkin. Perkara lolos atau enggak dipikirnya nanti saja.

      Jangan sampai terlalu banyak pertimbangan akhirnya memutuskan tidak mencoba. Saya sendiri sejujurnya secara administrasi dulu tidak memenuhi sama sekali. Tapi pada dasarnya anak Surabaya punya jiwa bonex, jadi nekat saja diisi aplikasinya sebaik mungkin.

      Eh buktinya lolos. Coba dulu aku menimbang2 karena tidak memenuni syarat dan gak ikut, mungkin sekarang gak tahu gimana nasibku hehehe

      Lebih lanjut cek saja website PN http://www.pencerahnusantara.org

      Ikuti IG @pencerahnusantara atau bisa juga kontak aku di 082174687178

Leave a Reply

Top