Mom, Ini Lho Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Anak!

Mom, Ini Lho Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Anak!
Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa melatih anak berpuasa dapat membuat pola dan jadwal makan menjadi teratur sehingga berdampak positif bagi kesehatan lambung anak. Berikut ini ulasannya.

Sindy Aziza Hermanuya, S.KM

Staf Seksi Surveilans & Imunisasi Bid. P2P Dinkes Kab. Sampang, Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNAIR

Latest posts by Sindy Aziza Hermanuya, S.KM (see all)

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh hikmah dan rahmat bagi seluruh kaum muslimin tinggal beberapa hari lagi telah usai. Seluruh kaum muslimin dalam menjalankan puasa maupun sholat tarawih di bulan yang suci nan mulia ini sangatlah bersemangat dan tak kalah juga bagi para anak-anak.

Meskipun usia anak-anak belum baligh, namun tidak sedikit anak-anak yang mengutarakan keinginannya untuk berpuasa. Sebagai orang tua pasti bangga dan senang mendengar keinginan anaknya untuk berpuasa, namun ada beberapa orang tua yang justru merasa khawatir akan kesehatan anaknya jika berpuasa.

Dalam ajaran agama Islam untuk usia anak-anak yang belum baligh tidak diwajibkan menjalankan puasa, namun tak ada salahnya apabila kita mengajarkan dan melatih anak-anak kita berpuasa di usia dini. Sehingga sedikit banyaknya karakter seorang anak telah dipengaruhi oleh nilai positif dalam menjalankan perintah agama.

BACA JUGA:  Puasa dan Kesehatan, Ini yang Mesti Kamu Tahu!

Puasa bagi anak sangat bermanfaat karena melalui puasa, orang tua dapat mendidik anak mereka agar disiplin waktu seperti membiasakan diri bangun pagi untuk sahur maupun sholat subuh berjama’ah, dan lain-lain serta melatih kesebaran anak dalam menahan rasa lapar maupun dahaga.

Janganlah anak-anak kita menganggap puasa sebagai beban dalam melatih mereka berpuasa. Oleh karena itu, saat kita mengajarkan anak untuk berpuasa, kita wajib selalu memantau kondisi mereka selama berpuasa. Pelaksanaan puasa bagi anak harus dilakukan secara bertahap dan menyenangkan sesuai dengan kemampuan mereka mulai dari puasa bedug (puasa sampai adzan dhuhur), lalu puasa sampai dengan adzan ashar, dan perlahan bisa ditingkatkan hingga puasa sehari penuh sampai adzan magrib layaknya puasa orang dewasa.

Kondisi tubuh anak-anak sangatlah berbeda. Pada masa anak-anak merupakan masa proses tumbuh kembang, sehingga perbedaan anak-anak dan dewasa bukan hanya pada usia maupun ukuran melainkan juga pada proses metabolisme tubuh.

Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa melatih anak berpuasa dapat membuat pola dan jadwal makan menjadi teratur sehingga berdampak positif bagi kesehatan lambung anak. Kebiasaan puasa pada anak-anak juga mengurangi resiko anak untuk kebiasaan makan berlebihan sehingga Obesitas (kegemukan) pada anak dapat dikurangi, selain itu saat anak berpuasa secara otomatis mengurangi jajanan yang tidak sehat dan sembarangan sehingga dapat mengurangi berbagai kemungkinan munculnya penyakit seperti diare maupun demam thypoid (typhus).

BACA JUGA:  Puasa dan Kesehatan, Ini yang Mesti Kamu Tahu!

Oleh karena itu para pakar kesehatan juga menyarankan kepada orang tua untuk selalu memperhatikan asupan gizi pada anak yang berpuasa. Selalu memberikan makanan yang tinggi kalori dan protein ketika sahur supaya anak tetap aktif meskipun berpuasa karena mereka memiliki cadangan energi yang cukup untuk beraktfitas seperti biasanya.

Para orang tua juga wajib mencukupi kebutuhan cairan pada anak supaya mereka tidak mengalami dehidrasi (kekurangan caira) dengan memperhatikan kebiasaan minum mereka dimana normal kebutuhan cairan pada manusia yaitu 8 gelas perhari. Perhatikan juga jadwal istirahat anak agar mereka tidak melakukan aktifitas yang berlebihan ketika berpuasa, dimana kebutuhan tidur anak yang ideal adalah 10-12 jam sehari termasuk dengan tidur siang.

Dengan menerapkan saran dari para pakar kesehatan tersebut maka kita tidak perlu khawatir akan terganggunya kesehatan anak ketika mereka sedang menjalankan ibadah puasa. Tekad anak untuk menjalankan puasa patut kita syukuri, karena sebagai orang tua hendaknya kita jangan melarang mereka untuk ikut serta menjalankan ibadah puasa.

BACA JUGA:  Puasa dan Kesehatan, Ini yang Mesti Kamu Tahu!

Sebagai orang tua kita wajib mendukung mereka supaya mereka bahagia dan dapan menjalankan ibadah puasa dengan lancar sesuai dengan kemampuan mereka. Orang tua juga dapat memberikan penghargaan kepada anak di akhir bulan Ramadhan bila mereka telah berhasil menjalankan ibadah puasa.

Penghargaan tidak hanya berupa barang, utamakan berikan penghargaan dalam bentuk pujian kepada anak-anak kita yang berhasil menjalankan ibadah puasa. Hal ini dapat memberikan motivasi dan apresiasi kepada anak untuk selalu berpuasa secara sukarela selama bulan Ramadhan pada tahun-tahun berikutnya.

Selain usaha-usaha yang ditempuh supaya anak tetap sehat ketika berpuasa, jangan lupa untuk berdo’a demi kebaikan dan kesehatan anak. Semoga dengan melatih anak-anak berpuasa secara dini dapat membuat anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin Ya Robbal A’alamin.

Sharing is caring!

(Visited 53 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *