PBL Mahasiswa FKM Unand Ajak Masyarakat Koto Hilalang Stop BABS
Jumat (20/9), 22 masyarakat hadir dalam kegiatan penyuluhan tentang “Upaya Peningkatan Stop BABS” oleh mahasiswa PBL FKM Universitas Andalas.

Jumat (20/9), sebanyak 22 masyarakat hadir dalam kegiatan penyuluhan tentang “Upaya Peningkatan Stop Buang Air Besar Sembarangan” di Kantor Wali Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Selayo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan penyuluhan ini dilaksankan oleh mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas 2019 yang melakukan praktik di Puskesmas Selayo Kabupaten Solok.

BACA JUGA:  Mahasiswa FKM Pancasakti Makassar PBL di Maros

Mahasiswa PBL FKM Unand 2019 bekerja sama dengan pihak Puskesmas Selayo untuk mengadakan kegiatan penyuluhan ini. Alasan diadakannya penyuluhan ini adalah masih banyaknya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Selayo yang melakukan kebiasaan buang air besar sembarangan terutama di Nagari Koto Hilalang (133 KK) yang juga merupakan wilayah lokus stunting di Sumatera Barat.

Stop BABS di Nagari Koto Hilalang

Berangkat dari alasan di atas, 9 orang mahasiswa PBL FKM Unand 2019 tergerak untuk meningkatkan stop buang air besar sembarangan di Nagari Koto Hilalang dengan tujuan agar masyarakat dapat hidup di lingkungan yang bersih dan sehat serta dapat menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh Bapak Wali Nagari Koto Hilalang, Ketua Kelompok Masyarakat Nagari Koto Hilalang, Kepala Puskesmas Selayo, Kader-Kader Kesehatan Nagari Koto Hilalang dan masyarakat Nagari Koto Hilalang yang masih melakukan buang air besar sembarangan dan tidak punya jamban. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan penyuluhan tentang jamban sehat yang dilanjutkan dengan berdiskusi bersama masyarakat yang hadir sembari mencari stimulan untuk mau membuat jamban.

BACA JUGA:  PBL, Mahasiswa Prodi Kesmas Unmuh Pontianak Beri Penyuluhan Tentang ISPA di Desa Tebang Benua

PBL Mahasiswa FKM Universitas Andalas 2019

Stimulan yang dimaksud adalah masyarakat yang menerima bantuan berupa kloset, semen, pasir yang diberikan secara gratis oleh mahasiswa PBL FKM Unand dengan tujuan agar masyarakat lainnya dapat terpicu untuk membuat jamban sehat.

Melalui penyuluhan yang berisi pengenalan jamban sehat, bahaya Buang Air Besar Sembarangan (BABS), kriteria jamban sehat dan syarat pembangunan jamban sehat diharapkan masyarakat Nagari Koto Hilalang dapat menghilangkan kebiasaan BABS dan menjadi desa yang menerapkan 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Stimulan Jamban Sehat

Sharing is caring!

(Visited 138 times, 1 visits today)