Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pendampingan Keluarga Gizi Kurang
Harapannya setelah penyuluhan tersebut kader – kader posyandu dapat melakukan deteksi dini permasalahan gizi pada balita.

Seftika Indra Murhanda Putri

Mahasiswa FKM Undip

Latest posts by Seftika Indra Murhanda Putri (see all)

Semarang- 19/1, kegiatan pemberdayaan kader dalam pendampingan keluarga gizi kurang oleh mahasiswa KKN TIM 1 Undip 2019 yang berlokasi di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Anggota KKN Tim 1 Undip 2019 terdiri dari Pramudya Erviansyah (Teknik Komputer), Aridya Wicaksono (Ilmu Hukum), Falah As’adi Bisyri (Oseanografi), David Kristian Adi Putra ( Teknik Elektro), Febrina Mutiara Rosita Pane (Teknik Geodesi), Sumayya Ahida Fikri (Teknik Arsitektur), Falita Alfat’hani (Manajemen Sumberdaya Perairan), Chindy Triningsih Siagian (Perencanaan Wilayah dan Kota), Seftika Indra Murhanda Putri (Kesehatan Masyarakat)

Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa kesehatan masyarakat ini berupa penyuluhan kepada kader Posyandu dan edukasi kepada orang tua balita sekaligus membuat contoh susunan menu yang sesuai dengan pola gizi seimbang, dan membuat olahan makanan dari ikan. Posyandu di Desa Karangduren sejumlah 10 posyandu yang tersebar kedalam 6 dusun yang terdiri dari 10 RW.

Kegiatan ini dilakukan bukan tanpa dasar, sebelum melaksanakan program tim KKN Undip melakukan survei yang dilakukan pada satu minggu pertama. Berdasarkan hasil survei pendahuluan menunjukkan anyaknya balita di Desa Karangduren dan masih adanya permasalahan gizi pada balita.

Oleh karena itu, tim KKN Undip menginisiasi untuk melakukan pemberdayaan kader untuk mendampingi para orang tua balita khususnya yang mempunyai masalah gizi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi balita dan salah satu upaya pencegahan stunting.

Harapannya setelah penyuluhan tersebut kader – kader posyandu dapat melakukan deteksi dini permasalahan gizi pada balita. Selain itu, mampu memberikan pemahaman kepada orang tua balita terkait pola gizi seimbang pada balita dalam kegiatan pendampingan nanti sehingga dapat meningkatkan status gizi balita dan dapat meningkatkan peforma kader posyandu menjadi lebih baik.

Sharing is caring!

(Visited 80 times, 1 visits today)