Banyaknya keluhan yang disampaikan para lansia dan veteran terkait dengan pelayanan kesehatan bagi anggota BPJS, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimanan Timur (Kaltim) akan meningkatkan status Puskesmas yang ada menjadi setingkat dengan pelayanan rumah sakit Pratama.

Tujuannya adalah agar pelayanan di tingkat pertama dapat melayani semua anggota BPJS yang ada.

BACA JUGA:  Bawa Penderita Gizi Buruk ke RSUD Wakatobi, Malah Dapat Perkataan Kotor

Meiliana, Assisten 1 Pemprov Kaltim mengatakan implementasi Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan lanjutan dari pelayanan kesehatan yang telah ada sebelumnya, seperti Taspen atau Askes.

“Jika sebelumnya veteran, pensiunan itu menggunakan Taspen saat ini sudah menjadi satu yakni BPJS,” ujar Meiliana dalam Sarasehan BPJS Kesehatan dengan organisasi PWRI, LVRI, Pepabri di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis 2 Maret 2017.

Namun, karena masih dirasa kurang, Pemprov Kaltim akan terus membenahi kualitas pelayanan. Pembenahan itu adalah dengan meningkatkan kualitas Puskesmas sehingga pelayanannya sama dengan rumah sakit Tipe C.

Saat ini, semua ruang di rumah sakit, baik itu kelas 1 maupun kelas 3 sudah dilayani di ruang ber-AC. Namun, kondisi tersebut terus ditingkatkan termasuk masalah ketersediaan tenaga kesehatan. Pemprov Kaltim juga akan meminta kepada rumah sakit dan BPJS untuk memberikan layanan khusus kepada lansia dan manula.

BACA JUGA:  Pencerah Nusantara Dekatkan Akses Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal

“Mereka sudah manula sehingga sepantasnya jika diberi pelayanan yang lebih baik dari warga yang masih muda. Kita akan minta mereka membuat tempat pelayanan bagi manula,” kata Mei.

Sementara itu, Andyani Budi Lestari, Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, mengatakan acara yang diadakan BPJS Kesehatan ini bertujuan memperluas cakupan kepesertaan dan meningkatkan pengetahuan manfaat program JKN.

BPJS Kesehatan juga menjalin kerja sama dengan organisasi pensiunan veteran, sipil, dan TNI Polri. Dasar hukumnya adalah Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2016 tentang mekanisme peserta fasilitas kesehatan rujukan khusus bagi pensiunan veteran, sipil, dan TNI Polri.

BPJS Kesehatan, karena itu, akan memberikan pelayanan sistem khusus buat para veteran, baik sipil maupun TNI Polri.

BACA JUGA:  Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sebagai Upaya Promotif Preventif

“Kami ingin mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal buat masyarakat Indonesia,” ujar Andyani.

Agar pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal dan sesuai dengan keinginan anggotanya, imbuh Andyani, maka program ini harus dibantu oleh anggotanya.

Saat ini, Indonesia menuju satu negara yang modern dengan 174.741 orang yang memiliki jaminan sosial.

 

Sumber

Sharing is caring!

(Visited 209 times, 1 visits today)