Pencerah Nusantara Dekatkan Akses Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal

Pencerah Nusantara Dekatkan Akses Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal
Dalam pidatonya, Prof. Nila Moeloek menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para pemuda yang rela mengabdi kepada negara demi terciptanya paradigma sehat di daerah terpelosok Indonesia.

Pada tanggal 15 April 2018, Pencerah Nusantara resmi dilantik oleh Anindita Sitepu, Direktur Program CISDI. Acara yang dilaksanakan di Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tersebut turut dihadiri Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek Sp.M (K) yang memberikan pembekalan kepada Pencerah Nusantara.

BACA JUGA:  Mendunia Usai menjadi Pencerah Nusantara

Seperti dikutip dari liputan6.com, dalam pidatonya, Prof. Nila Moeloek menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para pemuda yang rela mengabdi kepada negara demi terciptanya paradigma sehat di daerah terpelosok Indonesia.

Menurut Prof. Nila Moeloek, dalam konteks pembangunan dari hulu ke hilir, kesehatan masih sering dianggap sebagai konsekuensi dari pembangunan fisik, sosial, dan ekonomi.

“Perubahan lingkungan dan kondisi sosial-ekonomi yang terus berubah memengaruhi jenis masalah kesehatan. Di Indonesia, selain masalah kesehatan yang mengikuti perubahan lingkungan, masalah kesehatan dasar di banyak daerah masih belum teratasi.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia tengah menghadapi meningkatnya angka penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, stroke, dan kanker, yang menjadi penyebab tertinggi kematian di Indonesia.

BACA JUGA:  Pemprov ini Naikkan Status Puskesmas Setara Rumah Sakit Pratama

“Sampai kapan pun masalah kesehatan akan ada namun jenisnya terus berubah,” lanjut Prof. Nila Moeloek.

Dengan kondisi Indonesia sekarang, komitmen untuk menciptakan “Health for All” masih harus diperjuangkan. Pencerah Nusantara menjadi salah satu pendekatan inovatif yang diharapkan dapat berkontribusi mempercepat pencapaian tujuan tersebut.

“Perubahan yang diinisiasi oleh alumni Pencerah Nusantara bersama dengan Puskesmas diharapkan dapat terus menggerakkan masyarakat agar terlibat aktif dalam pembangunan kesehatan. Terlebih lagi, saat ini model Pencerah Nusantara telah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan menjadi program nasional, Nusantara Sehat. Saya sangat berharap, perubahan yang diinisiasi dapat terus berlanjut meskipun Pencerah Nusantara sudah tidak lagi berada di daerah penempatan,” ungkap Prof. Nila Moeloek di acara Pengukuhan Pencerah Nusantara.

BACA JUGA:  Kisah Alura: Bukan Dokter Gigi Biasa!

Dengan membawa harapan serta tanggung jawab yang besar, Pencerah Nusantara Angkatan 6 telah diberangkatkan ke delapan penempatan yang tersebar di Indonesia, yaitu Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Mamuju Utara, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Penulis: 

Sharing is caring!

(Visited 68 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *