Penguatan STBM, FKK Semarang Utara Gandeng WC4All dan Puskesmas
Forum Kesehatan Kelurahan Semarang Utara (wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor), adakan kegiatan penguatan pelaksanaan STBM gandeng WC4All dan Puskesmas.

5 Kelurahan di Semarang Utara (wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor), mengadakan kegiatan sosialisasi penguatan pelaksanaan STBM, yang berlangsung selama 10 hari, 12 – 23 Maret 2019 lalu. Kegatan ini diselenggarakan oleh Forum Kesehatan Kelurahan (FKK).

Sebagai peserta yaitu stakeholder disetiap kelurahan baik Ketua RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perempuan dan Pemuda, 50 orang setiap kelurahan (25 orang perhari).

BACA JUGA:  Kesehatan Lingkungan Puskesmas dan Masyarakat

Narasumber gerakan WC4All Indonesia yang terdiri dari Direktur Yayasan Wahana Bakti Sejahtera sekaligus pelopor gerakan WC4All Indonesia Dr. dr Budi Laksono, M. Hsc yang beserta relawan Wawan Iskandar, SKM, Satriani SKM dan Wahidah Rohmawati, Str.Keb dll. Pemateri Kedua dari pihak Puskesmas Bulu Lor Siti Zamronah, SKM, dan Slamet, SKM.

Relawan WC4All Indonesia

Materi dari WC4All adalah Hypnolatrine yang disampaikan oleh relawan dan diharapkan masyarakat paham dan sadar akan pentingnya jamban keluarga sehingga masyarakat dapat merealisasikan pembangunan jamban demi Semarang Utara 100% ODF. pemateri dari puskesmas menyampaikan materi STBM khususnya Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun.

Yang menarik, ketika sesi sharing mengenai kenapa jamban penting dan bagaimana permasalahan jamban di daerah mereka ternyata ada beberapa warga yang sudah memiliki jamban di rumah namun pembuangan fesesnya bukan di septic tank namun disalurkan langsung ke kali atau saluran air lainnya bahkan ada rumah yang tergolong mewah namun masih tidak memiliki jamban. Dan yang lebih parahnya adalah ada sebagian dari mereka (warga) buang air besar di kantong kresek dan dibuang ke tempat sampah.

BACA JUGA:  2017, Bupati Targetkan Kendal Jadi Kabupaten Bebas BABS

Harapan dari seluruh pihak terkait adalah dengan adanya kegiatan ini Semarang Utara bisa menuntaskan kasus BABS dan akhirnya dapat 100 ODF. Melalui dr.Budi Laksono yang telah memiliki pengalaman dua kali rekor muri dalam pembuatan jamban terbanyak dalam waktu tercepat serta dengan Gerakan Bangun Sejuta Jamban di Indonesia yang telah diapresiasi oleh Kick Andi melalui penghargaan Lifetime Achievment dalam Hero 2019, diharapkan dari pengalaman tersebut beliau dapat membantu pihak FKK dalam merealisikan cita-cita tersebut.

Sharing is caring!

(Visited 67 times, 1 visits today)