Pentingnya Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir

Pentingnya Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir
Sistem pertahanan tubuh bayi tidak sekuat sistem imun pada orang dewasa. Untuk itu, imunisasi penting diberikan kepada bayi.

Tubuh bayi yang baru lahir belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna. Organ-organ tubuh masih dalam tahap penyesuaian antara fungsi kerja dengan lingkungan yang berbeda dari dalam rahim Ibu yang nyaman. Tubuh bayi baru lahir lebih rentan terhadap benda apapun di sekelilingnya, terutama terhadap kuman, bakteri, virus, yang mungkin tersebar di sekitarnya. Untuk membantu sistem kekebalan tubuh terhadap beberapa jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit pada bayi, Imunisasi bayi baru lahir sangat perlu dilakukan.

Sistem pertahanan tubuh bayi tidak sekuat sistem imun pada orang dewasa. Untuk mengurangi risiko penyakit yang lebih berat dan mengurangi biaya berobat, sebaiknya Ibu melakukan upaya pencegahan dengan memberikan imunisasi bayi baru lahir. Keamanan untuk memberikan imunisasi pada bayi sudah teruji secara klinis. Dengan menjamin pemberian imunisasi ini, maka Ibu bisa tenang dan lebih fokus terhadap tumbuh kembang bayi.

Ada tiga macam jenis imunisasi yang harus diberikan pada bayi baru lahir seperti Hepatitis B, BCG, dan Polio. Untuk lebih jelas kapan waktu pemberian imunisasi tersebut bisa Ibu simak ulasan berikut ini :

Hepatitis B

Pemberian imunisasi Hepatitis B bisa dilakukan setelah 12 jam setelah bayi lahir, diberikan di hari yang sama dengan kelahiran bayi. Hepatitis B merupakan imunisasi paling pertama untuk bayi. Imunisasi ini memiliki manfaat untuk mencegah dan melindungi tubuh bayi akan adanya bahaya virus hepatitis B yang menyerang bagian hati. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati, sirosis hati dan kanker hati.

Polio

Penyakit Polio merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan kelumpuhan pada bayi. Vaksinasi polio sangat berguna untuk mencegah anak terkena penyakit jenis ini. Pemberian vaksin polio biasanya dilakukan oleh pihak dinas kesehatan tempat Ibu bersalin saat bayi akan pulang dan akan diberikan lagi saat bayi berusia 2 bulan, 4 bulan dan juga 6 bulan. Vaksin Polio diberikan pada bayi denan cara diteteskan di mulut bayi baru lahir.

BCG

Untuk mencegah datangnya penyakit Tuberkulosis atau TBC yang disebabkan oleh bakteri dan menyerang anggota bagian tubuh terutama paru-paru, Ibu perlu memastikan jika bayi baru lahir mendapatkan imunisasi jenis BCG. Imunisasi bayi baru llahir yang satu ini sangat berperan penting dalam mencegah datangnya penyakit berbahaya pada anak yang bisa menyerang otak, kelenjar, dan juga tulang. Waktu tepat pemberian imunisasi ini sama seperti imunisasi polio yakni menjelang bayi pulang ke rumah dari kinik atau pusat kesehatan lainnya.

Saat pemberian imunisasi bayi baru lahir, lakukan sesuai dengan jadwal dan ketentuannya, agar bayi akan terhindar dari ancaman penyakit tersebut. Ibu tidak perlu khawatir akan adanya efek saat melakukan imunisasi pada bayi. Pasalnya vaksin yang digunakan bukanlah obat atau bahan kimia lainnya, melainkan kuman yag telah dilemahkan atau mati sehingga hampir tidak memiliki efek samping.

Ada beberapa bayi yang mengalami beberapa efek lanjutan saat pemberian imunisasi bayi baru lahir dilakukan seperti rewel, bengkak pada bekas suntikan, demam ringan, dan bayi akan menjadi gampang marah. Untuk mengatasi efek lanjutan itu, ibu bisa mengopres anak dengan kompres hangat pada area bekas suntikan. Suara yang lembut dan dekapan Ibu akan membantu memberi ketenangan dan kenyamanan pada anak. Konsultasikan dengan dokter anak dan tim medis lainnya bila Ibu ada keluhan atau anak mengalami gangguan lanjutan paska imunisasi.

Sharing is caring!

(Visited 40 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *