Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Tasikmalaya, Tenaga Promkes Ikuti Training Ini
Percepat penurunan Stunting, 20 orang tenaga Promkes Puskesmas, mengikuti orientasi komunikasi antar personal dalam komunikasi perubahan perilaku di Tasikmalaya.

Raja Muhammad Rafian Buhori SKM

Staf Promkes Puskesmas Culamega
Kab Tasikmalaya

Orientasi komunikasi antar personal dalam komunikasi perubahan perilaku untuk percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Tasikmalaya berlangsung pada 30-31 Oktober 2019.

Orientasi Komunikasi Antar Personal dalam Komunikasi Perubahan Perilaku untuk percepatan penurunan Stunting

Dilaksanakan di Hotel City, Kota Tasikmalaya, kegiatan ini diselenggarakan oleh Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini diikuti oleh 20 tenaga Promkes Puskesmas se Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA:  Volunteer Sahabat Desa Untuk Penanggulangan Stunting, Yuk Ikutan!

Beberapa narasumber yang mengisi kegiatan ini diantaranya Dadan Hamdani, SKM, MSi, dr Hj Reti Zia Dewi Kurnia, Heni handayani SKM, Jatnika permana, A.Md.Kep, Raja Muhammad Rafian Buhori, SKM, Elsa Rustiawati, SKM, Aldi Pratama Anugrah, A.Md.Kep.

Kegiatan Orientasi Komunikasi Antar Personal

Adapun materi yang disampaikan oleh narasumber meliputi:

  • Konsep dasar komunikasi dalam percepatan penurunan stunting
  • Bina suasana dalam komunikasi antar pribadi
  • Teknik membangun partisipatif
  • Alat bantu komunikasi (media)
  • Teknik fasilitasi dalam komunikasi
  • PKL ke Puskesmas Singaparna dan SMA PGRI Singaparna

Yang menarik, setelah materi disampaikan pada hari ke 2 peserta wajib mempraktikkan teknik-teknik komunikasi di lapangan yang dipantau oleh Observer dan rata-rata mereka bisa mengaplikasikan semua materi ketika proses komunikasi sebenarnya di lapangan.

BACA JUGA:  Bebas Stunting Untuk Mengejar Bonus Demografi Indonesia Sehat, Cerdas dan Produktif
Praktik Lapangan di Puskesmas Singaparna

Harapan dengan diselenggarakan acara ini semua tenaga promotor di Puskesmas lingkup Kabupaten Tasikmalaya bisa mengaplikasikan trik dan teknik komunikasi pada masyarakat dengan berbeda-beda sasaran dan adat budayanya, sehingga pesan kesehatan bisa lebih mudah diterima, dipahami dan dicerna oleh masyarakat serta diharapkan adanya perubahan perilaku dari awalnya kurang baik menjadi lebih baik sehingga proses percepatan penurunan stunting di Kab Tasikmalaya bisa lebih signifikan.

Sharing is caring!

(Visited 155 times, 1 visits today)