Pertama Kalinya di Sulsel, Begini Meriahnya Perhelatan Pemilihan Duta Kesehatan Kabupaten Bantaeng

Bantaeng – 18 Juli 2018, bertempat di Balai Kartini, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng menggelar Lomba Duta Kesehatan 2018 se Kabupaten Bantaeng.

Bantaeng – 18 Juli 2018, bertempat di Balai Kartini, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng menggelar Lomba Duta Kesehatan 2018 se Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini diikuti 98 peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa Kabupaten Bantaeng, dan didukung oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng dan beberapa organisasi kesehatan diantaranya IDI, PERSAKMI, dll.

BACA JUGA:  Kanker Serviks dan Stunting Jadi Tema Seminar HKN ke-54 di Kab. Bantaeng

Mengusung tema, “Melalui Lomba Duta Kesehatan Mari Kita Tingkatkan Upaya Promosi Kesehatan di kalangan Remaja Demi Terwujudnya Penurunan Angka Stunting, Eliminasi Kasus Tuberculosis, dan Peningkatan Cakupan Serta Mutu Imunisasi menuju Bantaeng Sehat, Mandiri dan Berkualitas”, lomba ini dibuka langsung oleh Asisten III Setda Bantaeng, Ansar Tuba.

Kegiatan ini merupakan inovasi Dinkes dalam upaya mengimplementasikan tiga isu strategis nasional bidang kesehatan, yang dipaparkan pada Rakerkesnas tahun 2018. Yakni Penurunan Angka Stunting, Eliminasi Tuberculosis (TBC), dan Peningkatan Cakupan dan Mutu Imunisasi.

“Dengan ajang perlombaan Duta Kesehatan ini diharapkan juga mampu melahirkan promotor kesehatan  yang hebat dan tangguh dari kalangan remaja,” ujar dr Andi Ihsan, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng.

BACA JUGA:  Kanker Serviks dan Stunting Jadi Tema Seminar HKN ke-54 di Kab. Bantaeng

Kabid Kesehatan Masyarakat, Abdul Rasyid yang juga Ketua Panitia menjelaskan bahwa lomba itu akan melahirkan Duta Kesehatan, Duta Stunting, Duta TBC, Duta Imunisasi dan Duta Favorit.

Asisten III, Ansar Tuba yang mewakili Bupati Bantaeng, dalam sambutannya sangat mengapresiasi inovasi Dinas kesehatan dalam mempromosikan kesehatan. Dia berharap agar kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat bawah tentang pentingnya menjaga pola kesehatan yang dimulai dari aktifitas sehari-hari, hingga pola makan.

Ardiansyah, Ketua HPMB Bantaeng (Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng), berharap Duta Kesehatan yang terpilih agar dapat menjadi agen promosi kesehatan di masyarakat khususnya dikalangan remaja dan keluarga.

“Kreatifitas Dinkes ini harus mendapat dukungan, sebab betapa pentingnya promosi kesehatan dimasyarakat. Utamanya juga dalam menjelajahi pergaulan bebas dan penggunaan obat terlarang”, tambah Ardiansyah.

BACA JUGA:  Kanker Serviks dan Stunting Jadi Tema Seminar HKN ke-54 di Kab. Bantaeng

Sharing is caring!

(Visited 257 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *