Produksi Asi Terhambat, 5 Faktor Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Meli Aspiani

Ketua at LSO Pers BEM FKM UAD Yogyakarta
Meli Aspiani

Latest posts by Meli Aspiani (see all)

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan utama yang dibutuhkan oleh bayi saat pertama lahir sampai usia 2 tahun. ASI merupakan emulsi lemak dalam larutan protein, laktose dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara seorang ibu.

ASI sangatlah dibutuhkan pada minggu-minggu pertama bayi dilahirkan karena banyak menggandung anti body dan sel darah putih serta kaya akan vitamin A, agar bayi terhindar dari penyakit dan alergi yang bisa saja timbul.

BACA JUGA:  Promosi ASI Eksklusif Wajib Dilakukan Tenaga Kesehatan

ASI selalu ada pada suhu yang tepat sehingga tidak menyebabkan alergi pada bayi, serta dapat mencegah kerusakan gigi. ASI juga menggandung minyak tak jenuh yang sangat penting untuk pertumbuhan dam perkembangan otak.

Namun, kenyataanya saat ini banyak bayi lahir tidak diberi ASI, karena air susu ibunya tidak dapat di produksi atau tidak dapat keluar.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini terjadi, diantaranya:

  1. Suka merokok
    Merokok dapat mengurangi volume ASI karena dapat menggangu kerja dari hormon prolaktin dan oksitosin yang berfungsi dalam memproduksi ASI.
  1. Konsumsi alkohol
    Mengkonsumsi alkohol dapat mempengaruhi volume ASI yang keluar, mengkonsumsi alkohol dalam julah dosis yang rendah pun tetap berpengaruh dalam volume ASI yang keluar walaupun di satu sisi dapat membuat ibu merasa lebih rileks sehingga membantu pengeluaran ASI namun disisi lain etanol dapat menghambat produksi ASI dari seorang ibu yang menyusui.
  1. Pil Kontrasepsi
    Penggunaan pil kontrasepsi kombinasi dan estrogen dan progesteron yang sangat berkaitan dengan penurunan volume dan durasi ASI. Namun apabila pil kontrasepsi tidak mengandung progestin maka tidak berpengaruh dalam volume asi yang keluar.
  1. Stres dan Penyakit Kronik
    Keadaan seorang ibu juga dapat berpengaruh terhadap ASI yang di produksi oleh seorang ibu. Seorang ibu yang ada dalam keadaan cemas atau stres dapat mengganggu laktasi sehingga dapat mempengaruhi produksi ASI. Penyakit kronis seperti tumor payudara akan sangat berpengaruh pada produksi ASI yang dikelurkan karena mengganggu produksi laktasi.
  1. Umur Kehamilan saat Melahirkan
    Umur kehamilan dan berat lahir mempengaruhi produksi ASI yang dapat keluar. Hal ini disebabkan bayi yang lahir prematur (umur kelahiran kurang dari 34 minggu) sangat lemah dan tidak dapat menghisap asi dengan normal atau efektif sehingga mempengaruhi produksi ASI lebih rendah dari pada bayi yang tidak lahir prematuratau bayi yang lahir secara normal.
BACA JUGA:  Lewat ASI, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Pecahkan Rekor MURI

Sharing is caring!

(Visited 607 times, 1 visits today)