Puskesmas Kalibening Sosialisasikan KTR Didukung Lintas Sektoral
Spread the love

Saat ini kebiasaan merokok sudah meluas di hampir semua kelompok masyarakat Indonesia dan cenderung meningkat terutama dikalangan anak dan remaja sebagai akibat dari gencarnya promosi rokok di berbagai media massa. Hal ini memberi makna bahwa masalah merokok telah menjadi masalah serius, mengingat merokok berisiko menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat terjadi baik pada perokok itu sendiri maupun orang lain disekitarnya yang tidak merokok atau perokok pasif.

BACA JUGA:  Usaha Berhenti Rokok Warga Desa Balatikon Dengan Bambu STOP Rokok

WHO memperkirakan bahwa pada tahun 2030, dari 70% kematian yang disebabkan oleh rokok akan terjadi di negara negara berkembang termasuk Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan langkah langkah pengamanan rokok bagi kesehatan, diantaranya melalui penetapan Kawasan Tanpa Rokok.

KTR Puskesmas Kalibening

Bupati Banjarnegara membuat Peraturan Bupati No.6 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menetapkan Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Kawasan Tanpa Rokok atau sering disebut KTR merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan atau memproduksi produk tembakau.

Penetapan Kawasan tanpa rokok merupakan upaya perlindungan untuk masyarakat terhadap resiko acaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. Penetapan Kawasan Tanpa Rokok ini perlu diselenggarakan di fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja,tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan untuk melindungi masyarakat dari asap rokok.

BACA JUGA:  STIKes Indramayu Mencetak Generasi Emas Indonesia Yang Sehat Dan Kuat

Kawasan Tanpa Rokok ini bertujuan menurunkan angka kesakitan dan atau angka kematian dengan cara merubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat, meningkatkan produktifitas kerja yang optimal, mewujudkan kualitas udara yang bersih dan bebas dari asap rokok, menurunkan angka perokok dan mencegah perokok pemula. mewujudkan generasi muda yang sehat.  Generasi yang sehat diharapkan dapat mewujukan SDM unggul Indonseia Maju.

dr. Sulistyowati M. Kes

UPTD Puskesmas Kalibening yang dikepalai Ristiyono SKM dalam penyelenggaraan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok bertepatan dengan puncak perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun 2019, banyak elemen masyarakat yang dihadiri dalam acara ini. Dan kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Sulistyowati M. Kes dan Kepala Seksi Promosi Kesehatan ibu Sri Haryati, SKM Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Forpimca, perangkat desa dan tokoh masyarakat  ini merupakan bukti nyata  dukungan lintas sektoral dalam masalah kesehatan.

BACA JUGA:  Serunya Seminar Nasional Penanggulangan PTM Melalui GERMAS di Era Millenial

Dalam acara sosialisasi ini bersamaan dengan kirab budaya, lomba senam dan makanan menu germas. Adapun pemasangan stiker pada kawasan tanpa rokok menjadi penutup acara sosialisasi kali ini. Antusias peserta lomba senam kewer-kewer dengan kostum atraktif membuat masyarakat Kalibening terhibur.

Sosialisasi KTR Puskesmas Kalibening Agustus 2019

Sharing is caring!

(Visited 91 times, 1 visits today)