Puskesmas Krangkeng Latih Siswa Jadi Kader Kesehatan Remaja

Puskesmas Krangkeng Latih 60 Siswa Jadi Kader Kesehatan Remaja (KKR)
Dengan adanya kader kesehatan remaja yang merupakan teman sebaya diharapkan permasalahan yang ada dapat dipecahkan dikalangan mereka sendiri.

Mengingat permasalahan pada remaja khususnya anak sekolah usia SMP dan SMA ataupun sederajat sangatlah kompleks maka sangat perlu adanya program untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan secara dini yang melibatkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan serta masayarakat.

Seperti kita ketahui bersama, masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia. Dikatakan penting karena merupakan peralihan dari masa anak yang sangat tergantung kepada orang lain ke masa dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Ada yang Beda di Kelas Ibu Hamil Puskesmas Krangkeng Kali Ini, Cari Tahu Yuk!

Di samping itu, masa ini juga mengandung resiko akibat suatu masa transisi yang selalu membawa ciri-ciri tertentu, yaitu kebimbangan, kebingungan dan gejolak remaja seperti masalah seks, kejiwaan dan tingkah laku eksprimental (selalu ingin mencoba).

Pelatihan Kader Kesehatan Remaja Puskesmas Krangkeng

Untuk itu, perlu program yang mendukung tingkat perkembangan masa remaja yang baik. Bentuk program tersebut antara lain adalah Usaha Kesehatan Sekolah dengan salah satu kegiatannya yaitu pembentukan kader kesehatan remaja yang melibatkan sekolah dan tenaga kesehatan. Pembentukan Dokter Kecil untuk tingkat SD/MI dan Kader Kesehatan Remaja untuk tingkat SLTP/MTS dan SLTA/MA.

Pelatihan KKR kali ini dilaksanakan di SMA Budi Utomo, SMPN 1 Krangkeng, SMAN 1 Krangkeng, SMKN 1 Krangkeng, MTS RU Krangkeng, mulai Senin 12 November 2018 sampai Sabtu 17 November 2018.

BACA JUGA:  Wujudkan Keluarga Samawa & Keluarga Sehat, 30 Calon Pengantin Ikuti Suscatin

Materi pelatihan meliputi PKPR, Tumbuh Kembang Remaja, Ruang Lingkup Gizi Remaja dan permasalahannya, Kesehatan Reproduksi Remaja, KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan), IMS dan HIV/AIDS, NAPZA dan Komunikasi dan konseling. Materi pelatihan disampaikan oleh dr Septiana, Hj. Nurlaela, SST, Neneng Nurhayati, SKM dan Sri Suhaeti selaku penanggungjawab program UKS.

Siswa dibekali materi Kesehatan Remaja

Harapannya hasil yang ingin dicapai setelah terbentuknya kader kesehatan remaja yaitu para kader kesehatan remaja menjadi rujukan teman-temannya yang kebetulan ada masalah kesehatan, permasalahan yang sering timbul diantara remaja, maupun remaja dengan orang tuanya akan lebih banyak dicurahkan pada teman sebayanya.

Dengan adanya kader kesehatan remaja yang merupakan teman sebaya diharapkan permasalahan yang ada dapat dipecahkan dikalangan mereka sendiri. Terutama disaat ada remaja yang membutuhkan pertolongan pertama dan pelayanan kesehatan, maka KKR harus siap segera membantu dan menolongnya.

BACA JUGA:  Puskesmas Krangkeng Edukasi Peserta BPJS Kesehatan Tentang DM & Hypertensi

Sharing is caring!

(Visited 141 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *