Puskesmas Pelangiran Sosialisasi 5 O
Kepala Desa Wonosari, Alif Fauzi menyampaikan terima kasih kepada Tim Puskesmas Pelangiran yang telah menyampaikan sosialisasi cara penggunaan obat.

UPT Puskesmas Pelangiran mengadakan sosialisasi Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) kepada masyatakat desa wonosari kecamatan pelangiran. Sosialisasi ini dilaksanakan di Balai Desa Wonosari pada Kamis 21 Februari 2019 dihadiri Kepala Desa, Tim PKK Desa, dan Tokoh Masyarakat.

BACA JUGA:  Hadiri Majelis Taklim, Puskesmas Pelangiran Edukasi Tentang Garam Beryodium

Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat yang benar dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang rasional.

Selain itu, banyak juga masyarakat yang mengkonsumsi obat dengan dosis yang kurang tepat atau tidak sesuai dosis karena tidak berkonsultasi dengan apoteker ataupun dokter, sehingga menyebabkan tubuh kita kebal terhadap obat dan membuat penyakit tersebut semakin sulit untuk diobati.

Sosialisasi 5 O kepada warga

Dalam sambutannya Kepala Desa Wonosari Bapak Alif Fauzi menyampaikan masyarakat Desa Wonosari sangat berterima kasih kepada Tim Puskesmas Pelangiran yang telah datang ke desanya untuk menyampaikan sosialisasi cara penggunaan obat yang benar dan diharapkan kepada masyarakat desa dengan adanya sosialisasi ini dapat lebih bijak dalam menggunakan obat.

BACA JUGA:  Puskesmas Pelangiran Lakukan Penyuluhan TBC di Desa Wonosari

Apoteker UPT Puskesmas Pelangiran Ibu Fitri Wulandari, menyampaikan juga akan pentingnya juga masyarakat cerdas dalam menggunakan obat dan apabila masyarakat membeli obat di Apotek atau fasilitas pelayanan kesehatan seperti berobat di Puskesmas agar masyarakat dapat menanyakan 5 “0” yaitu 1) Apa nama obat dan kandungannya, 2) Apa indikasi obat itu, 3) Berapa dosis obat itu saat diminum, 4) Bagaimana cara menggunakan obat tersebut, dan 5) Apa bahaya obat tersebut.

Selain itu masyarakat dapat menerapkan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) agar obat yang telah habis atau kadarluarsa tidak terminum dengan orang lain atau disalahgunakan oleh pihak lain.

Sharing is caring!

(Visited 149 times, 1 visits today)