Talkshow Kelambu Malaria Massal Mangkalapi

Selama ini masyarakat cenderung tidak memakai kelambu, bahkan menyalahgunakannya. Ini yang merupakan kendala bagi kami sehingga Eliminasi Malaria di Tanah Bumbu belum berhasil.

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia terkhusus di Indonesia. Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium ditularkan melalui perantaraan nyamuk Anopheles.

Dari 497 kabupaten kota yang ada di Indonesia, 54% diantaranya masih merupakan wilayah endemis malaria, termasuk di Kalimantan Selatan tepatnya di Kabupaten Tanah Bumbu, yang di beberapa wilayahnya masih Endemis Malaria. Di Tanah Bumbu itu sendiri masih ada dua Kecamatan yang masih menjadi wilayah endemis malaria, yakni Kecamatan Kusan Hulu dan Kecamatan Mantewe.

Di Kecamatan Kusan Hulu khususnya, ada beberapa desa yang masih menjadi wilayah endemis malaria. Desa Mangkalapi contohnya, tahun 2017 kemarin terdapat kasus malaria ditemukan di desa tersebut. Dari temuan kasus tersebut Puskesmas Teluk Kepayang bersama Dinas Kesehatan Tanah Bumbu beserta Pemerintah Desa Mangkalapi bekerja sama mengadakan kegiatan Talkshow Kelambu Malaria Massal Mangkalapi pada hari Kamis, 1 Februari 2018.

Masyarakat Tanah Bumbu

Kegiatan yang bertajuk Talkshow ini dipandu oleh pemegang program malaria Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Bapak Sainol Syamsuddin dan dihadiri oleh narasumber Bapak Rahmat Isa. S.si., MKM (Subdit Malaria Dirjen P2M KEMENKES RIĀ  dan Ibu Dr. dr. Widyastuti Wibisana, M.Sc PH (Technical Working Group. GF Malaria).

Diawali dengan narasumber Ibu dr. Widya, beliau menyampaikan kepada masyarakat Mangkalapi tentang bahaya dari malaria itu sendiri dan bagaimana pentingnya mencegah penyakit malaria dengan memakai Kelambu Berinsektisida yang dibagikan gratis oleh pemerintah.

Beliau sedikit berkelakar bahwa malaria itu seperti “rindu” dimana gejalanya hampir sama yang disambut gelak tawa masyarakat. Hal Senada juga disampaikan oleh Bapak Rahmat Isa bahwa malaria ini sangat berbahaya dan salah satu cara pencegahannya dengan memakai kelambu berinsektisida dengan baik dan benar dan tahu cara perawatannya.

Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu Bapak Dr. H. M. Damrah, S.Sos., M.Si juga menekankan betapa pentingnya penggunaan kelambu berinsektisida ini dan semua masyarakat Desa Mangkalapi mulai menggunakan kelambu.

Karena permasalahan yang terjadi selama ini masyarakat cenderung tidak memakai kelambu, bahkan menyalahgunakannya dengan menjadikan kelambu tersebut menjadi kandang ayam, alat untuk menangkap Ikan, dan cara merawatnya yang salah. Ini yang merupakan kendala bagi kami sehingga Eliminasi Malaria di Tanah Bumbu belum berhasil. Beliau menginginkan 3 tahun kedepan Tanah Bumbu Bisa Eliminasi Malaria.

Dengan adanya kegiatan Talkshow Kelambu Malaria massal ini, masyarakat mangkalapi bisa paham betul akan pentingnya kesehatan dan mau merubah pola pikirnya dan menanamkannya bahwa LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI. Sehat YES! Malaria NO!