FKM Unhas Gelar Seminar Nasional Politik Kesehatan Pro Orang Sehat

Departemen AKK menggelar Seminar Nasional Politik Kesehatan Pro Orang Sehat, Kamis (16/11), sebagai bagian dari agenda Dies Natalis FKM Unhas yangg ke-35.

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Kamis (16/11) masih sebagai bagian dari agenda Dies Natalis FKM Unhas yangg ke-35, menggelar seminar nasional dengan topik Politik Kesehatan Pro Orang Sehat, dengan diikuti sekitar 600 orang peserta.

Kegiatan ini dibuka Dekan FKM Unhas, diwakili Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan & Alumni, Prof. Sukri Palutturi, Ph.D., dengan menghadirkan nara sumber antara lain; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H. Syamsul Bahri, M.Sc, dengan materi materi tentang politik anggaran, Sekjen Kementerian Kesehatan RI, yang diwakili dr. Frisa Wahyuni Putri, M.Kes, membawakan materi dengan topik topik mengenai kebijakan dan implementasi Germas di Indonesia.

Selanjutnya Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani, S.I.P, M.Si, membahas implementasi lokal politik pro orang sehat serta Guru Besar termuda Unhas, Prof. Sukri Palutturi, Ph.D. dengan pokok bahasan materinya tentang kontribusi politik dan outcome kesehatan.

Ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) FKM Unhas, Dr. Muhammad Alwi Arifin, M.Kes, dalam sambutannya mengemukakan, bahwa seminar ini sangat penting karena politik berkontribusi terhadap kesehatan.

“Kesalahan proses politik memberi dampak terhadap kesehatan, olehnya itu mari kita bersinergi antara kalangan kampus, DPR RI, Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah,” tegas Dr. Muhammad Alwi Arifin.

Sementara itu Prof. Sukri dalam sambutan pembukaannya di depan peserta yang berasal dari mahasiswa S1, S2, dan S3 FKM Unhas, perwakilan institusi kesehatan di Kota Makassar, serta seluruh dosen AKK dan FKM Unhas menyampaikan, bahwa politik kesehatan pro orang sehat harus riil dalam hal tenaga kesehatan, anggaran, orientasi dan keterlibatan lintas sektor, serta mengajak nara sumber dan peserta untuk mendorong lahirnya UU Kesehatan Masyarakat dan menjadi umbrella dari UU Kesehatan.

“Ide ini bahkan mendapat sambutan hangat dari parlemen untuk lahirnya undang-undang ini dan itu, dan ini harus dimulai dari FKM Unhas, selain itu juga perlunya penempatan 1 Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) 1 Desa untuk mengkaderisasi pembangunan kesehatan sampai pada tingkat desa,” tegas Prof. Sukri.

Seminar yang disponsori oleh PT. Free Port, Hotel Sheraton dan sebagainya tersebut, dipandu Muhammad Yusri Abadi, S.KM, M.Kes, dengan menghadirkan 2 guru besar AKK sebagai pembahas, yaitu Prof. Dr. Indar, SH, M.PH dan Prof. Dr. Amran Razak, S.E, M.Sc.

Sebagai pembahas Prof. Indar menyampaikan, bahwa politik dan hukum itu ibarat kereta api dan relnya. Rel adalah hukum dan kereta api adalah politiknya. Sementara Prof. Amran menghimbau para SKM untuk menjadi anggota DPR agar bisa menjadi pejuang kesehatan masyarakat di parlemen.

Sumber: https://www.mediasulsel.com

Ikatan Alumni FKM Unhas Adakan Pertemuan Terbuka Bahas Dinamika SKM

Alumni FKM Unhas Makassar adakan pertemuan terbuka dalam rangka 35 Tahun FKM Unhas di Room VIP Lantai 3 Restoran ULU JUKU Makassar, Sabtu 04/11/2017 lalu.

Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Makassar mengadakan pertemuan terbuka dalam rangka mempererat silaturahmi lintas angkatan dan syukuran di umur 35 Tahun FKM Unhas dilaksanakan di Room VIP Lantai 3 Restoran ULU JUKU Makassar, Sabtu 04/11/2017 lalu.

Kegiatan ini menghadirkan Alumni dari berbagai lintas angkatan dan dihadiri langsung oleh Ketua IKA FKM Unhas Sakkir Hanafi dan Alumni FKM Unhas dari berbagai latar belakang profesi saat ini mulai dari Akademisi, LSM, Paraktisi, dan Peneliti diantaranya Prof.Dr. Ridwan Amiruddin, SKM,M.Kes, M.Sc.PH (Ketua Persakmi Pusat), Prof. Dr. Anwar Daud, SKM, M.Kes (Konsultan AMDAL), Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes, M.Sc.PH, Ph.D (Wakil Dekan 3 FKM Unhas), Ida Leida, SKM, M.Sc.PH, Ph.D (Wakil Dekan 1 FKM Unhas), Dr. Arlin Adam, SKM, M.Kes ( Dekan UPRI Makassar), Dr.Arman, SKM, M.Kes, (Ketua Prodi S2 UMI Makassar), Alias, SKM, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara), Badwi, SKM, M.Sc.PH (UNICEF), Sjamsyul Rasyid,SKM, M.Kes (Ex. Dekan FKM UIT Makassar) dan lain-lain.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Husni Thamrin, SKM, M.Kes selaku Kepala Dukcapil Kependudukan dan KB Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam agenda tersebut ada dua pokok pembahasan yaitu;

  • Pertama adalah mengenai Pendidikan Profesi Kesehatan Masyarakat yang hingga saat ini belum menemukan titik terang apakah akan kearah General atau Spesifik, dan gelar SKM yang terancam punah saat ini.
  • Kedua yaitu mendengarkan keluhan-keluhan mahasiswa mulai dari kondisi lembaga kemahasiswaan saat ini sampai dengan prasarana penunjang dalam proses belajar mengajar mahasiswa.

Sakkir Hanafi berharap agar Alumni yang saat ini yang berperan sebagai Akademisi untuk bisa lebih memperhatikan terkait nasib para alumni SKM, agar menyediakan kanalisasi bagi para SKM tidak hanya sekedar mencetak dan dilepaskan begitu saja.

Ketua IKA FKM Unhas juga berpesan untuk bisa memperhatikan dan mengakomodir kepentingan mahasiswa di Lembaga Kemahasiswaan dan fakultas bisa selalu bersinergi disetiap kegiatan yang dilakukan.

Pertemuan ini dihadiri sektar 50 orang alumni dari lintas angkatan dan Pengurus Lembaga Kemahasiswaan FKM Unhas.

Dalam rangka Diesnatalis FKM Unhas yang ke 35 Tahun ini juga dilakasanakan senam GERMAS pada hari Ahad 5-11-2017 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar.

 

Dies Natalis FKM Unhas ke-35 Hadirkan 4 Tokoh Inspiratif

Prof. Sukri Palutturi, Ph.D menyampaikan bahwa mereka para inspirator ini adalah para alumni terbaik yang dimiliki oleh FKM Unhas.

Kelas Inspirasi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menghadirkan empat tokoh inspirator. Dilaksanakan di Aula Lantai 3 Sekolah Pascasarjana Unhas pada hari jum’at (03/11/2017).

Kegiatan ini menghadirkan 4 tokoh inspirator yakni Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, M.ScPH (Ketua Persakmi Pusat), La Ode Musafin M. M.Kes (Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Masyarakat), Ismail Bachtiar, SKM (Founder Rektor Institute dan Direktur Utama PT. KIngdex 86), dan Andi Surayya Mappangile,SKM, M.Kes (Direktur PT. Lasurin dan Ketua Persakmi Balikpapan). Selaku moderator Yahya Thamrin, Ph.D mengatakan kelas inspirasi ini merupakan rangkaian dari kegiatan Dies Natalis FKM Unhas ke-35. Kegiatan ini bertujuan menginsprasi peserta agar termotivasi dalam menggapai cita-cita yang diinginkan.

“Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan butuh proses”, Kata Yahya Thamrin selaku moderator membuka diskusi.

Dr. Lalu Muh. Saleh dalam kesempatan kali ini berpesan kepada para peserta yang hadir untuk tetap memiliki motivasi dan kemauan yang tinggi untuk mencapai sebuah impian dan yakinkan dirimu seperti para inspirator.

Lanjut Andi Surayya Mappangile berpesan kepada peserta untuk berani melakukan sesuatu yang kita inginkan karna keberhasilan akan hadir karena keberanian.

Sementara itu, Dr. Atjo Wahyu mengungkapkan kebanggaan terhadap alumni karena memiliki kompotensi yang sangat luar biasa.

“Hal ini menunjukkan bahwa alumni kita telah melampaui kompetensi yang seharusnya”, kata Dr. Atjo sekretaris Gugus Penjaminan Mutu FKM Unhas.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKM Unhas Prof. Sukri Palutturi, Ph.D menyampaikan bahwa mereka para inspirator adalah para alumni terbaik yang dimiliki oleh FKM Unhas.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan tim yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini,” tutupnya.

FKM Unhas Gandeng UGM Gelar Forum Nasional Kebijakan Kesehatan

FKM Unhas Makassar, menggelar Forum Nasional VII Kebijakan Kesehatan Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan dan disiarkan secara live webinar di 10 Kota Besar

Fakultas Kesehatan Masayarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, menggelar Forum Nasional VII Kebijakan Kesehatan Indonesia dengan tema “Pengalaman Empirik dalam Penyusunan Kebijakan Kesehatan di Level Pemerintah Pusat atau Daerah”.

Adapun kegiatannya dilaksanakan di FK UGM Yogyakarta (25-26/10/2017).

FKM Unhas bekerjasama dengan Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Uiversitas Gadjah Mada (UGM).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKM Unhas, Sukri Palutturi.

“Forum ini bertujuan untuk mengevaluasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sedang berjalan, hasil evaluasi akan menghasilkan rekomendasi untuk memperbaiki agenda setting dalam kebijakan JKN,”kata Sukri melalui whattsapp messager, Rabu siang dari FK UGM.

Kegiatan tersebut kata Sukri dilaksanakan dan disiarkan secara live webinar di 10 Kota Besar di Indonesia antara lain FKM Universitas Hasanuddin, FKM Universitas Jember, IAKMI Sumatera Barat – FK Universitas Andalas, FK Universitas Mulawarman, PSKK Universitas Trisakti, FKM Universitas Sumatera Utara, IAKMI Sulawesi Utara – Universitas Samratulangi Manado, Universitas Padjajaran, Rumah sakit bali Royal, dan RSUD DOK Jayapura.

“Ini merupakan inovasi baru dalam pelaksanaan Forum Nasional/ Seminar nasional karena peserta dapat memilih tempat untuk mengikuti kegiatan Fornas sesuai dengan daerah terdekat dan bisa berdiskusi langsung dengan pemateri secara online/jarak jauh. Kegiatan webinar di Makassar dilaksanakan di Ruang GDLN Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Universitas Hasanuddin dan peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang berbeda yaitu praktisi kesehatan, dosen dan Mahasiswa (S1,S2, S3 Kesmas FKM Unhas). Kegiatan ini bertujuan mempercepat penyebarluasan informasi serta pengetahuan ke seluruh wilayah Indonesia sehingga kebijakan yang sifatnya nasional dapat diketahui bersama,”tutup Sukri.

Sumber

FKM Unhas Gelar Lokakarya Kurikulum dan Kompetensi Kesehatan Lingkungan

Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas menggelar lokakarya kurikulum dan kompetensi Program Studi Magister Kesling, 21-22 Oktober 2017 di Makassar.

Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar lokakarya kurikulum dan kompetensi Program Studi Magister Kesehatan Lingkungan di Hotel Maxone Delia Makassar, 21-22 Oktober 2017.

“Prodi kesehatan lingkungan itu memiliki peran strategis dan pembangunan kesehatan,”kata Sukri melalui whattsapp, Sabtu (21/10/2017).

Hadir sebagai pemateri Prof. Umar Fahmi, PhD (Ketua Perhimpunan Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Lingkungan Jndonedia) dengan materi Penyelarasan Kurikulum dengan kompetensi lulusan magister kesehatan lingkungan.

Sementara Dr. Ir. Tri Joko, MSi. (Ketua Environmental Health Specialist Association Indonesia) membawakan materi Kompetensi Lulusan Magister Kesehatan Lingkungan dan Profesi Kesehatan Lingkungan; dan lesson learned Program Studi S3 Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro.
Sementara Anwar Mallongi, Dr. Hasnawati Amqam, Dr. Agus Bintara dan Dr. Erniwati Ibrahim bertindak sebagai moderator lokakarya.

Hadir dalam workshop ini adalah para staf dosen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas, para pengguna dan berbagai stakeholder lainnya.Dalam sambutannya Dekan FKM Unhas yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Sukri Palutturi, SKM menyampaikan prodi kesehatan lingkungan memiliki peran strategis dalam pembangunan kesehatan terutama pada pengembangan prodi S2.

Sumber tribunnews.com/

WOW! Mahasiswa FKM Unhas Raih Best Paper di ASEAN Youth Initiative Conference

Mahasiswa FKM Unhas raih Best Paper di ASEAN Youth Initiative Conference di Bandung, 11 hingga 14 September 2017 lalu.

Acara ASEAN Youth Initiative Conference (AYIC) 2017 diselenggarakan di Bandung, 11 hingga 14 September 2017 lalu.

Dengan mengusung tema Ensuring Fairness Advancing ASEAN, menempatkan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas sebagai peraih Best Paper.

Hal itu disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKM Unhas, Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, PhD, Jum’at (15/9) seperti dikutip dari mediasulsel.com.

Lebih lanjut Sukri menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 36 peserta dari negara ASEAN yaitu Malaysia, Filipina dan Indonesia. Khusus peserta dari Indonesia, anatara lain berasal dari UI Jakarta, UGM Yogjakarta, UMY Yogjakarta, UII Yogjakarta, Unpad Bandung, Unv. nusa Cendana Kupang dan Unhas Makassar.

Tujuan dari kegiatan ini lanjut Sukri adalah mengumpulkan anak-anak muda dari ASEAN untuk mempresentasikan hasil research serta project yang telah mereka laksanakan mengenai Sustainable development goals (SDGs) yang telah diberikan oleh AYIC serta mendiskusikannya dengan expert di bidang tersebut, delegasi bersama sama akan membuat framework dan action plan yang dibuat di akhir acara.

“Prestasi ini tentu sangat membanggakan bagi Unhas, khususnya Fakultas Kesehatan Masyarakat dan ini merupakan prestasi yang kesekian kalinya yang dicatat oleh mahasiswa kami,” pungkas Sukri.

Sumber mediasulsel.com

Pertama Kali, FKM Unhas Yudisium Lulusan S3 Kesmas

Pertama Kali, FKM Unhas Yudisium Lulusan S3 Kesmas. Yudisium periode September 2017, digelar di Gedung Amiruddin Fak. Kedokteran Unhas, Senin (4/9/2017).

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar yudisium periode September 2017, di Gedung Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas, Senin (4/9/2017).

Dekan FKM Unhas, Prof Andi Zulkifli, M.Kes, menyampaikan bahwa yudisium periode ini berbeda dengan yudisium yang pernah dilakukan FKM sebelumnya.

Pasalnya yudisium kali ini lebih ramai dan lebih meriah, karena dilakukan secara bersamaan dengan program S3 (3 orang), S2 (141 orang) dan S1 (125 orang), dengan jumlah total 269 wisudawan.

Mahasiswa FKM Unhas selalu menjadi mahasiswa yang memiliki IP tertinggi di Unhas dan menyelesaikan studi cepat,”kata Dekan FKM Zulkifli.

Hal menarik dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah terdapat 8 calon wisudawan dari Program S2 yang berhasil mendapatkan predikat cumlaude.

Enam wisudawan yang mendapatkan predikat Cumlaude berasal dari Departemen S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), atas nama Muhamad Sahiddin, Muliana, Teti Susliyanti Hasiu, Adeningstiani Nasir, Andi Mu’tiah Sari, Sitih Nur Djanna Renfaan, yang berhasil menerbitkan artikel hasil penelitiannya di Jurnal International.

Sedangkan 2 lainnya berasal dari Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, atas nama Nur Muthiawati dan Andi Meinar Dwi Rantisari Thayeb.

Tiga dari wisudawan yang meraih predikat cumlaude adalah dibimbing oleh Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., M.Sc.PH., Ph.D termasuk wisudawan terbaik yaitu Muhamad Sahiddin juga merupakan mahasiswa bimbingan beliau yang berasal dari Departemen AKK.

Menurut Sukri Palutturi yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan dan Alumni FKM Unhas adalah bahwa kunci keberhasilan dari mahasiswa anak bimbingannya adalah pada komitmen awal untuk mempublikasi hasil penelitiannya pada jurnal internasional, bekerja secara sistematis dan bangun komunikasi dengan anak bimbingannya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Dr. Darmawansyah, SE., MS, bahwa pencapaian beberapa mahasiswa S2 AKK yang cumlaude bahkan menjadi mahasiswa terbaik pada wisudawan kali ini menunjukkan bahwa kami memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa yang dapat bersaing dalam masyarakat ekonomi ASEAN.

Sumber makassar.tribunnews.com

Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Borongtala Dengan PHBS

Jeneponto – Kamis, 3/8, Mahasiswa PBL FKM Universitas Hasanuddin Makassar melaksanakan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat tingkat rumah tangga.

Jeneponto – Kamis, 3/8, Mahasiswa PBL FKM Universitas Hasanuddin Makassar melaksanakan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tingkat rumah tangga.

Bertempat di rumah salah satu kepala dusun Desa Borongtala, kegiatan ini diikuti oleh 22 orang yang terdiri dari kader posyandu dan pengurus PKK Desa Borongtala Kec. Tamalatea Kab. Jeneponto.

Penyuluhan ini dilaksanakan melihat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan di tingkat rumah tangga. Selain itu, masyarakat pun masih banyak yang kurang memahami pentingnya kebersihan lingkungan rumah tangga mereka.

Alasan mahasiswa PBL FKM Unhas hanya melibatkan kader posyandu dan pengurus PKK desa dikarenakan terkendala pada bahasa. Mayoritas masyarakat setempat menggunakan bahasa daerah Makassar. Sedangkan bahasa tersebut kurang bisa dipahami oleh mahasiswa PBL.

“Kami hanya melakukan penyuluhan kepada kader posyandu dan pengurus PKK karena hanya mereka yang mengerti bahasa Indonesia dengan baik,” ujar Fahmi selaku koordinator desa.

“Kami berharap dan juga mengarahkan mereka agar mereka ini yang akan menjadi penyuluh kesehatan di Desa Borongtala, jadi saat kami tak ada pun masih tetap dilaksanakan sosialisasi.” tambahFahmi.

Peserta sosialisasi begitu antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Ditambah pula dalam sosialisasi diselipkan kegiatan menyanyikan lagu cuci tangan pakai sabun bersama-sama sehingga menambah antusiasme peserta.

 

Pendaftaran Kelas Kerjasama FKM Unhas Tahun 2017 Telah Dibuka, Berikut Ini Tanggal & Persyaratannya

FKM Unhas kini telah membuka kesempatan kepada calon mahasiswa baru dari jenjang D3 untuk melanjutkan pendidikan ke Jenjang berikutnya.

FKM Unhas kini telah membuka kesempatan kepada calon mahasiswa baru dari jenjang D3 untuk melanjutkan pendidikan ke Jenjang berikutnya. Pelaksanaan seleksi jalur kelas kerjasama akan dilakukan bulan Juli mendatang. formulir pendataran kelas jalur kerjasama dapat diunduh disini.

Berikut ini merupakan Tanggal dan Persyaratan Kelas Kerjasama FKM Unhas

Seleksi dan Persyaratan :

  1. Formulir Pendaftaran (dapat didownload di unhas.ac.id)
  2. Fotokopi SK Kepegawaian terakhir yang telah dilegalisir
  3. Fotokopi Ijazah dan transkrip D3 Kesehatan minimal terkareditasi B (3 lembar yang telah dilegalisir)
  4. Surat Penugasan / izin belajar dari Instansi asal calon peserta
  5. Pas Foto Berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar
  6. Surat keterangan kesehatan dari dokter
  7. Surat keterangan calon penerima beasiswa PPSDM/Pemda
  8. Bukti pembayaran biaya pendaftaran sebesar 250.000 via. Rek. Rektor Unhas BNI 65669986. (Tulis Ket : Biaya Pendaftaran Maba Kelas Kerjasama S1 FKM)

Tanggal Penting

  • Pendaftaran : 12 Juni – 07 Juli 2017
  • Verifikasi Berkas : 03 – 11 Juli 2017
  • Tes Tulis : 12 Juli 2017
  • Tes Wawancara : 13 Juli 2017
  • Pengumuman : 21 Juli 2017
  • Registrasi Ulang : 24 Juli – 11 Agustus 2017
  • Kuliah Perdana : 21 Agustus 2017

Sumber fkm.unhas.ac.id

Dikukuhkan Jadi Guru Besar FKM Unhas, Prof Muhammad Tahir Bahas Pentingnya ASI

Guru Besar kelahiran Anabanua tersebut menyampaikan pidatonya dengan judul Upaya Pemberian ASI Eksklusif untuk Meningkatkan Kualitas Generasi Bangsa.

Muhammad Tahir Abdullah menerima jabatan Profesor dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat setelah menyampaikan Pidatonya di Lt 2 Ruang Rapat Senat Akademik Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (9/5/2017).

Guru Besar kelahiran, Anabanua, Kabupaten Wajo, 26 Januari 1950 tersebut menyampaikan pidatonya dengan judul Upaya Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif untuk Meningkatkan Kualitas Generasi Bangsa.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas tersebut menuturkan bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan rejeki (ASI) sudah dipersiapkan oleh Allah swt sejak konsepsi, dengan berkembangnya jaringan mammae ibu pada saat anak dalam kandungan.

Menurutnya, seorang anak penting untuk mendapat dan menyusui secara ekslusif, jika ibunya tidak mampu maka harus dicarikan ibu susu.

“Jadi kalau ibu tidak dapat menyusui secara ekslusif maka anaklah yang harus menyusui secara ekslusif dengan cara mencarikan ibu susu,” kata ayah empat anak tersebut.

Keberadaan ibu susu sangat berguna, karena dapat meningkatkan sosial ekonomi seseorang dan meningkatkan serta memperluas kekerabatan.

“Akan tetapi yang paling bagus dan ideal adalah anak disusui oleh ibunya sendiri dan disusui secara ekslusif sampai enam bulan dan disempurnakan penyusuan sampai anak umur dua tahun,” kata Prof Muhammad Tahir menyimpulkan pidatonya.