Dalam Rangka HKN ke-53, Dinkes Prov Papua Barat Lakukan Kegiatan PKBM di Kais Darat

Dinkes Provinsi Papua Barat mengadakan kegiatan PKBM di Puskesmas Kais Darat, Kab. Sorong Selatan, Kamis 14 Desember 2017.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat mengadakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Berbasis Masyarakat (PKBM) di Puskesmas Kais Darat, Kab. Sorong Selatan dalam rangka memperingati HKN ke 53, Kamis 14 Desember 2017.

Yang menjadi sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat Distrik Kais Darat, Kabupaten Sorsel, dengan jumlah pasien yang diperiksa mencapai 100 orang lebih karena dihadiri oleh 2 desa di sekitar wilayah puskesmas. Kegiatan berlangsung dari pukul 16.00 hingga 22.00 WIT.

PKBM di Puskesmas Kais Darat

Tim PKBM yang diterjunkan dalam keiatan ini yaitu 10 orang dari Dinkes Provinsi, dan 3 orang dari Dinkes Kab. Sorong Selatan. Kegiatan ini diketuai oleh dr. Irianto Ramandey, M.Kes, yang terbagi menjadi beberapa tim kecil dari KIA dan Gizi.

Isi kegiatan PKBM ini adalah pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Selain itu, dilakukan juga penyuluhan PHBS oleh Ibu Rita Apalem, SKM selaku pemegang Program KIA Dinkes Prov Papua Barat. Ada juga penimbangan untuk balita, pemberian PMT, dan kuis menarik untuk anak anak oleh tim Gizi.

Yang menarik, selama kegiatan kuis untuk anak anak, mereka dapat menjawab semua pertanyaan tentang kesehatan, mulai dari mengapa harus sarapan pagi, langkah langkah cuci tangan, ASI, mereka dapat menjawab dengan benar. Tim Puskesmas Kais Darat tidak menyangka ternyata materi penyuluhan selama ini masih mereka ingat.

Anak-anak di Pusesmas Kais darat

Kami berharap dengan diadakannya kegiatan seperti akan menambah kepedulian dari masyarakat itu sendiri. Mereka merasa diperhatikan dan tersentuh dengan kedatangan tim dari Dinas Kesehatan. Hal ini juga menambah semangat teman teman puskesmas untuk terus bekerja dengan giat meski berada di pedalaman.

Meriahnya Peringatan HKN ke 53 dan Pencanangan Germas UPTD Puskesmas Krangkeng

Pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53 di Puskesmas Krangkeng Indramayu tahun ini berjalan meriah, 14 November 2017.

Pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53 di Puskesmas Krangkeng Indramayu tahun ini berjalan meriah.

Rangkaian acara memperingati HKN ke-53 yang diselenggarakan oleh Puskesmas Krangkeng meliputi:

  1. Pemeriksaan Papsmear bagi peserta BPJS dan Pemeriksaan Darah lengkap bagi peserta Prolanis kerja sama dengan Prodia Lab Indramayu, 10 Nov 2017, di Gedung Poned PKM Krangkeng
  2. Lomba Mewarnai Germas bagi anak TK/ RA, 11 Nov 2017, di Aula PKM Krangkeng
  3. Lomba menggambar bagi anak SD/ MI, 13 Nov 2017, di Aula PKM Krangkeng
  4. Acara Puncak HKN ke-53 dan Pencanangan Germas, 14 November 2017, di Halaman PKM Krangkeng

Muspika Kecamatan Krangkeng bersama Kadinkes Indramayu

Pada acara Puncak HKN ke-53, acara yang dihadiri oleh Kadinkes Indramayu, dr H. Deden Bonni Koswara, MM, serta jajaran Muspika; Kecamatan, Kapolsek, Danramil.

Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor seperti Ka UPTD se Kec.Krangkeng, Kuwu dan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, Kader Posyandu, Kepala Sekolah serta Guru UKS se wilayah Kec.Krangkeng dan seluruh staf PKM Krangkeng.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk melakukan, yang diawali oleh Kadinkes secara langsung.

Pencanangan Germas di Kec Krangkeng Indramayu

Dengan adanya acara ini diharapkan semua perwakilan yang hadir dalam kegiatan ini bisa mengaplikasikan Germas baik di Kecamatan, Desa, Sekolah, di lingkungan masing-masing.

Kota Cirebon Peringati HKN ke-53 Sekaligus HUT BKPM ke-61

Dalam rangka memperingati HKN Ke-53 Tahun 2017, Dinkes Kota Cirebon menggelar upacara dengan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat, 14 November lalu.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-53 Tahun 2017, Dinas Kesehatan menggelar upacara dengan tema “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku” di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Jl. Ksatria No. 95 Kota Cirebon, 14 November lalu.

Kegiatan upacara ini dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Drs. Nasrudin Azis, SH, juga oleh Forkopimda, SKPD dan Kepala Kantor BPJS Provinsi Jawa Barat.

” Saya berharap adanya kegiatan memperingati Hari Kesehatan Nasional, kita dapat memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup sehat bahwa keluarga merupakan unit kecil penting yang menjadi inti pembangunan kesehatan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009″, ujar Pak Walikota.

Tak hanya itu, Walikota Cirebon Nasrudin Azis merasa bersyukur Kota Cirebon dijadikan tempat pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional di Jawa Barat. Diharapkan peringatan HKN ini menjadi motivasi masyarakat Kota Cirebon memulai menciptakan hidup sehat, terlebih Kota Cirebon berhasil meraih predikat peringkat pertama UHC se Jawa Barat.

“Bukan hanya predikat yang berhasil diraih, namun bagaimana cara memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakatnya,” tandasnya.

Setelah selesainya kegiatan upacara tersebut, dilanjutkan dengan kegiatan Penetapan Universal Health Coverage (UHC) dan pelepasan balon oleh Wali Kota Cirebon sebagai tanda penetapannya Kota Cirebon sebagai Kota Pertama dalam Universal Health Coverage (UHC).

Kota Cirebon meraih peringkat pertama Universal Health Coverage (UHC) se Provinsi Jawa Barat dan masuk 3 besar se Jawa setelah Yogyakarta dan Semarang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto, program UHC merupakan wujud upaya pemerintah dalam penanganan dan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam progam UHC ini Kota Cirebon sudah mencapai 99 persen dari jumlah penduduk yang tercover jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat KIS maupun BPJ.

“Batas minimum yang harus tercover sebanyak 95 persen dari jumlah penduduk di wilayah, sedangkan Kota Cirebon sudah 99 persen dan meraih peringkat pertama se Jawa Barat serta masuk 3 besar se Jawa setelah Jogjakarta dan Semarang,” ungkap Kadinkes.

Penghargaan untuk 5 kecamatan dalam HKN ke-53

Dalam kegiatan ini diberikan sertifikat dan piagam kepada lima Kecamatan Kota Cirebon, yakni Kecamatan Harjamukti, Kecamatan Kejaksaan, Kecamatan Kesambi, Kecamatan Lemahwungkuk, dan Kecamatan Pekalipan. Serta peresmian gedung aula yang diresmikan oleh Wali Kota Cirebon.

Selanjutnya, kegiatan pun berlanjut dengan peringatan HUT BKPM ke-61 sekaligus memperingati Hari AIDS Sedunia ke-29, dengan tema Raih Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV.

HUT BKPM ke 61

Meriahnya Perayaan HKN ke-53 di FKM Univ. Halu Oleo Kendari

Memperingati Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53,  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKM UHO menggelar Depresi (Depressive Disorder/Clinical Depression), berlangsung 12 November 2017.

Bekerjasama dengan ISMKMI dan seluruh organisasi yang ada seperti Envision Group, Epid.Com, HAC, Health Proz, Forsagi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa FKM UHO Angkatan 2015, 2016 dan 2017.

Jalan Sehat HKN ke-53 FKM UHO Kendari

Bentuk kegiatan Depresi ini antara lain jalan santai, senam aerobik, pentas seni, food festival dan lomba hiburan. Setiap angkatan juga menampilkan kreasi seni seperti tari zaman, tari linda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua Prodi, Ketua Jurusan dan seluruh Dosen FKM UHO.

Kegiatan HKN ke-53 di FKM UHO Kendari

Harapan kedepannya yaitu melalui momentum HKN ke-53 ini bisa menjadi refleksi dan evaluasi bagi pemerintah, sejauh mana peran pemerintah dalam melaksanakan tanggung jawabnya terhadap pelayanan kesehatan bagi rakyatnya. Kerja sama antara pemerintah (selaku pembuat kebijakan) dengan tenaga kesehatan (sebagai pelaku dilapangan) sangat diharapkan demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat.

Peringati HKN KE-53, BEM UAD Adakan Bakti Sosial Untuk Masyarakat Gunung Kidul

Dalam rangka memperingati HKN ke-53, BEM Universitas Ahmad Dahlan berkolaborasi dengan BEM FKM UAD mengadakan bakti sosial di Desa Sampang Gunung Kidul.

Gunung Kidul – 12 November 2017, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan berkolaborasi dengan BEM FKM UAD mengadakan kegiatan bakti sosial di Desa Sampang Gunung Kidul. Desa ini dipilih karena wilayah ini dipandang masih kurang dalam pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

Dengan mengangkat tema “Sehatkan Generasi, Mengabdi Pada Negeri, Untuk Indonesia Berprestasi”, peringatan HKN ke-53 tahun ini diisi dengan beberapa kegiatan seperti penyuluhan kesehatan, cek kesehatan gratis, sosialisasi mencuci tangan, OLASI dan pemberdayaan lansia.

Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat

Tujuan utama dari kegiatan ini tidak lain adalah meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat mulai dari pelosok. Sejak pukul 07:00 puluhan warga telah mendatangi balai desa, acara di mulai dengan sosialisasi mengenai kesehatan dan dilanjutkan dengan cek kesehatan gratis untuk warga. Cek kesehatan yang dilakukan meliputi Tanda Tanda Vital (TTV) meliputi tekanan darah, pernafasan serta kadar gula.

Selain kegiatan untuk lansia, juga terdapat kegiatan bagi anak anak di desa sampang yaitu sosialisasi cuci tangan dengan baik dan benar yang dilakukan di rumah pintar daerah setempat. Yang kita ketahui kesehatan seseorang dimulai dari personal hygene atau kesehatan diri serta llingkungan. Hal ini dapat diterapkan, dimulai dengan membiasakan cuci tangan 7 langkah dengan benar sejak dini.

Peringati HKN, Puskesmas Sanur Adakan Jalan Santai Sambil Pungut Sampah

Puskesmas Sanur Kec.Tulin Onsoi mengadakan jalan santai sambil pungut sampah dalam rangka memperingati HKN ke-53, Minggu 12 November 2017.

Puskesmas Sanur Kec.Tulin Onsoi mengadakan jalan santai sambil pungut sampah dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-53, diikuti oleh masyarakat Kec.Tulin Onsoi dan siswa siswi yang ada di Tulin Onsoi, Minggu 12 November 2017.

Dengan tema Sehat Keluargaku – Sehat Indonesiaku, panitian kegiatan HKN ke-53 ini mengadakan kegiatan jalan santai sambil memungut sampah di sepanjang jalan rute yang sudah di tentukan.

Jalan Sehat Puskesmas Sanur Tulin Onsoi

Panitia mengajak masyakat untuk hidup sehat bebas dari sampah-sampah, menciptakan lingkungan yang sehat. Selain itu mengajarkan masyarakat untuk dapat memilah sampah, mana sampah organik dan mana sampah yang non organik, mana sampah basah, mana sampah kering, sampai sampah kaleng.

Kedepannya masyarakat akan diajari oleh petugas Puskesmas, kerja sama lintas sektor dengan petugas ppl, agar masyarakat juga dapat memanfaat sampah menjadi pupuk kompos.

Pungut Sampah Sembari Jalan Sehat

Dalam kegiatan jalan santai kali ini, pihak panitia juga menyiapkan kupon undian buat peserta jalan santai dengan hadiah utama sepeda gunung dan 2 buah Handphone.

Selain kupon undian, Puskesmas Sanur telah memilih Duta IVA Kec. Tulin Onsoi yang disematkan kepada kader posbindu sehat sejahtera Desa Makmur atas nama ibu Solihati.

Harapan kedepannya semoga Puskesmas Sanur bisa meningkatkan pelayanannya kemasyarakat dengan aktif kemasyarakat, dengan pendekatan keluarga. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang juga bisa meningkat, agar lingkungan selalu bersih dan disetiap halaman rumah ada tempat sampah yang disiapkan.

Foto Bersama Puskesmas Sanur, HKN ke-53

Bupati Terkesan, Peringatan HKN ke-53 di Tasikmalaya Libatkan Keluarga

“Saya sangat terkesan dengan peringatan HKN ke-53 hari ini karena melibatkan keluarga, karena semuanya berawal dari keluarga.” ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Singaparna – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mengadakan kegiatan Senam Germas Massal bertemakan“Keluarga Sehat, Indonesia Kuat” yang di gelar di lapangan kantor Bupati Tasikmalaya, Minggu 12 November 2017.

Senam Germas massal kali ini diikuti para peserta yang berasal dari seluruh instansi kesehatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk STIKes Respati Tasikmalaya.

Sejak pukul 06:00 wib, ratusan peserta telah menyemut di sekitaran kantor Bupati Tasikmalaya. Satu persatu peserta memasuki lapangan kantor Bupati. Acara diawali dengan makan buah bersama yang dipimpin oleh Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum.

Setelah makan buah bersama selesai, seluruh peserta langsung merentangkan tangan mengikuti arahan dari inspektur senam. Antusiasme para peserta senam yang begitu besar mengikuti gerakan yang didemokan oleh inspektur senam dari atas panggung. Kegiatan senam germas massal ini berlangsung dari pukul 06:30 wib hingga pukul 07:25 wib.

Senam Massal Germas di Tasikmalaya

Berbagai event memeriahkan kegiatan acara peringatan HKN ini seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, lomba senam germas, hingga ke door prize.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengatakanbahwa peringatan HKN kali ini sangat mengesankan, karena kegiatan ini melibatkan keluarga.

“Saya sangat terkesan dengan peringatan HKN ke-53 hari ini karena melibatkan keluarga, karena semuanya berawal dari keluarga. Indonesia bisa sukses dalam meningkatkan derajat kesehatan di mulai dari kesehatan keluarga. Oleh karena itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan Indonesia, maka harus kembali kepada derajat kesehatan keluarga” ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Wawancara dengan Bupati Tasikmalaya

Saat pengumuman kejuaraan lomba dalam rangka peringatan HKN, STIKes Respati Tasikmalaya menyabet juara ke-2 lomba senam germas.

Ketua STIKes Respati Tasikmalaya, Dadan Yogaswara. S.KM, M.KM, mengapresiasikan atas keberhasilan Staf STIKes respati Tasikmalaya dalam keberhasilan menyabet juara kategori senam germas.

“Saya sangat senang sekali atas keberhasilan STIKes Respati Tasikmalaya yang berhasil mendapatkan juara. Meskipun juara ke-2, bagi saya itu sudah sangat terbaik. Untuk kedepannya semoga kita bisa menjadi yang lebih baik. Senam Germas STIKes Respati Tasikmalaya ini mengkolaborasikan antara tarian khas sunda dengan gerakan kesehatan. Tentunya juga ini merupakan dukungan untuk Gerakan Indonesia Sehat”, ujar Dadan.


REKAMREST | Redaksi Kampus Respati Tasikmalaya
Kru yang bertugas :
Pemimpin Redaksi : Ahmad Yudi S
Reporter : Tutika Yeni Latifah
Kameramen : Anggi dan Welin

290 Orang, Kader dan Bumil di Sragen Ikuti Seminar Awam Hepatitis B

Dalam rangka rangkaian kegiatan HKN ke-53, Dinkes Sragen menyelenggarakan Seminar Awam Hepatitis B, Pada Ibu Hamil, dan Bayi Baru Lahir, 11 November 2017.

Sragen – Dalam rangka rangkaian kegiatan HKN ke-53, Dinkes Sragen menyelenggarakan Seminar Awam Hepatitis B, Pada Ibu Hamil, dan Bayi Baru Lahir, bertempat di Pendopo Bupati Sragen, Sabtu, 11 November 2017.

Kegiatan seminar kali ini dihadiri oleh 290 orang, yang merupakan perwakilan dari Kader Kesehatan, diambil 10 orang dari masing-masing Puskesmas se-Kab.Sragen, juga Ibu Hamil dari 4 kecamatan, yakni Kec.Sragen, Sidoharjo, Karangmalang, dan Ngrampal masing-masing 10 orang.

Perlu diketahui, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan bahwa sekitar 400 juta orang penduduk dunia mengidap hepatitis, dengan 1,4 juta di antaranya meninggal dunia.

Lalu, bagaimana dengan kondisi hepatitis di Indonesia? Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan menyebut lebih 2,9 juta penduduk Indonesia mengidap hepatitis.

Untuk lebih lengkapnya, simak infografis di bawah ini:

infograis hepatitis di indonesia

Di Indonesia sendiri, hasil riset Kesehatan Dasar pada yang dirilis pada 2015 menunjukkan bahwa penderita hepatitis di Indonesia diperkirakan mencapai 28 juta orang, dimana setengah diantaranya berpotensi untuk menjadi kronis, dan 10 persen dari risiko kronis tersebut akan mengalami sirosis atau bahkan kanker hati.

Kegiatan seminar kali ini diawali dengan laporan Ketua Panita, dr. Nur Wulandari, dilanjutkan sambutan Ketua IDI, dr. Aminan,SpJP, dilanjutkan oleh sambutan Kadinkes Sragen dr. Hargiyanto, MKes sekaligus membuka acara kegiatan Seminar Kesehatan kali ini.

dr. OnnieWira Tama, SpOG, MKes

Acara kemudian dilanjutkan oleh paparan materi oleh narasumber. Materi Pertama disampaikan oleh dr. Onnie Wira Tama, SpOG, MKes, tentang Hepatitis pada Ibu Hamil. Dilanjutkan oleh dr. Pursito, SpA menyampaikan materi tentang Hepatitis pad bayi baru lahir.

Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, penderita hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati.

“Tugas anda semua, tugas kita semua, bahwa cakupan imunisasi harus 100%. Saat ini di Sragen baru 85%. Karena imunisasi ini gratis, maka masyarakat harus memanfaatkannya secara maksimal”, ujar dr. Pursito.

dr. Pursito, SpA

Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

Dalam sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta.

Pertanyaan Pertama dari Ibu Eni, kader dari Kalijambe, saya dengar Hepatitis B ada kronis dan akut, apa bedanya?

“Infeksi Hepatitis B Kronis adalah infeksi virus hepatitis B yang terjadi selama lebih dari enam bulan (setelah hasil tes darah pertama menunjukkan positif). Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh tidak dapat menyingkirkan virus hepatitis B sehingga masih tetap berada dalam darah dan organ hati. Infeksi hepatitis B Akut dapat berlangsung hingga enam bulan (dengan atau tanpa gejala). Orang yang terinfeksi dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain selama masa ini.” jawab dr. Pursito.

Pertanyaan Kedua, ada peserta bertanya Apa ciri-ciri Ibu Hamil yang kena Hepatitis?

Kalau ciri gejala lainnya sama seperti infeksi lainnya. Untuk bisa mengetahui secara detil, maka harus screening. Dan Hati ini termasuk kuat, ketika sudah mulai berat kasusnya, ketika kulit sudah kuning, perutnya besar, baru kita bisa pastikan pasien ini terkena Hepatitis, jawab dr. Onnie.

Setelah dilakukan kegiatan tanya jawab, acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan pembagian doorprize untuk para peserta.

Peserta Seminar Kesehatan Hepatitis B di Sragen

Peringati HKN Ke-53, Panitia HKN Kab Sragen Adakan Serangkaian Acara Lomba Menarik

Peringati HKN ke-53, Dinkes Kabupaten Sragen menggelar serangkai acara, dimulai 31 Oktober dan akan berlangsung sampai 30 November 2017.

Kegiatan peringatan HKN ke-53 ini diikuti oleh UPTD Puskesmas, RS, Klinik, semua organisasi profesi se-Kab.Sragen.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilakukan diantaranya:

  • Lomba Nakes Teladan
  • Lomba Driver Ambulance, 10 November 2017
  • Volley Ball Putra/ Putri, 31 Oktober, 1 & 2 November 2017
  • Tenis Meja 31 Oktober, 1 & 2 November 2017
  • Badminton, 2, 3 November 2017
  • Bakiak, 2, 3 November 2017
  • Film Promkes, 9 November 2017
  • Senam Tobelo (Puskesmas, RS, DKK) dengan 6 s.d 8 peserta per tim, dilaksanakan pada 7 November 2017
  • Kesehatan Gigi Anak, 31 Oktober 2017
  • K3 RS & PKM, 1-3 November 2017
  • Baksos, pada 25 November di Dk.Mlandingan Ds.Bukuran RT 10 & 11 Kalijambe
  • Gerak Jalan Sehat dan Gathering Kader Kesehatan, 15 November 2017
  • Pencanangan SEMANTIK, Satu Rumah Satu juru Pemantau Jentik, dihadiri Kemenkes, 25 November 2017 di Ds.Jenggrik Kec.Kedawung
  • Seminar Kesehatan, 11 November 2017
  • Upacara, 12 November 2017
  • Talkshow Radio, 12 November 2017
  • Kampanye Kesehatan, 26 November pada saat Car Free Day.

“Tema HKN tahun ini yaitu Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku. Kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HKN di Kab Sragen diikuti seluruh insan kesehatan dar organisasi profesi, Puskesmas, RS Negeri/ Swasta, serta institusi pendidikan kesehatan. Rangkaian kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kebersamaan dan keberpihakan pada kesehatan masyarakat,” ujar dr Hargiyanto, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen saat diwawancara.

Hari Kesehatan Nasional ke 53

Dinkes Garut Lakukan Pemeriksaan IVA TEST Bagi Para Pegawai Sambut HKN

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-53, Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan IVA TEST di lingkungan Pemkab Garut .

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-53, Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan IVA TEST di lingkungan Pemkab Garut .

Kegiatan di Pusatkan di Kantor BAPEDA Kabupaten Garut, dengan peserta para pegawai perempuan dari 10 SKPD, dimulai sejak 8.30 pagi sampai dengan jam 16.00 WIB.

Selain Pemeriksaan IVA TEST (Deteksi Dini Kanker Leher Rahim) juga dilakukan SADANIS (Periksa Payudara Secara Klinis).

Harapan dengan digelarnya acara ini adalah agar para wanita sadar akan bahaya kanker leher rahim yang merupakan penyebab kematian tertinggi dibandingkan jenis kanker yang lain.