Wujudkan Desa Sehat, Puskesmas Sanur Kunjungi Rumah Warga Layani Pasien PTM

Menyasar masyarakat Kec. Tulin Onsoi yang tidak sempat datang ke Pelayanan Posbindu karena sakit, dilakukan Home Care, Rabu 6/9 lalu.

Menyasar masyarakat Kec. Tulin Onsoi yang tidak sempat datang ke Pelayanan Posbindu karena sakit, saya bersama rekan, Ibu Mardiana.Amd Kep melakukan Home Care pelayanan kesehatan ke rumah-rumah warga, Rabu 6/9 lalu.

Kegiatan ini adalah salah satu cara Puskesmas Sanur menyetuh dari lapisan yang paling bawah yaitu dengan pendekatan keluarga, sesuai dengan program pemerintah yaitu pendekatan keluarga untuk menuju Desa yang Sehat, Kecamatan Sehat, Kabupaten Sehat, Provinsi Sehat menuju Indonesia Sehat.

Kegiatan home care pelayanan kesehatan pada pederita penyakit tidak menular (PTM) berkelanjutan di laksanakan oleh Puskesmas Sanur untuk memberi pelanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak bisa hadir d pelayanan Posbindu atau Puskesmas karena tidak mampu berjalan karena sakit.

Dalam kegiatan pelayanan Posbindu PTM di desa-desa ada warga yang tidak dapat hadir ke Posbindu karena sakit seperti stroke dan lain-lain. Kami petugas mendatangi rumahnya untuk memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi tentang masalah kesehatan yang dialami penderita PTM. Atau menyarankan ke puskesmas atau rumah sakit agar segera mendapat pelayanan kesehatan demi kesembuhan.

Harapan dengan diselenggarakan kegiatan ini, agar masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sanur sehat dan bagi yang menderita penyakit segera tertangani dengan baik.dan masyarakat selalu datang kepelayanan kesehatan baik sebelum sakit maupun pada saat sakit.

 

Puskesmas Balai Riam Beri Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat di Desa Air Dua

Sukamara – 7/9, Puskesmas Balai Riam melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Posbindu PTM di Desa Air Dua Kec. Balai Riam.

Sukamara – 7/9, Puskesmas Balai Riam melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat dan Posbindu PTM di Desa Air Dua Kec. Balai Riam Sukamara Kalteng.

Sesuai dengan Program Indonesia Sehat bahwa keluarga memperoleh akses dalam pelayanan kesehatan jiwa sehingga keluarga yang sehat untuk wujudkan Indonesia sehat.

Masyarakat Desa Air Dua kali mendapatkan edukasi tentang kesehatan jiwa masyarakat dan kegiatan pemeriksaan faktor resiko Penyakit Tidak Menular(PTM) yang disampaikan oleh Tim Nakes Puskesmas Sukamara.

Kegiatan ini terdiri dari pengukuran Tekanan Darah, TB, BB, dan Lingkar perut dan pemeriksaan lab Gula Darah Sewaktu (GDS), Asam Urat dan Cholesterol,serta dilakukan konseling kesehatan. Dalam kegiatan penyuluhan kesehatan jiwa, masyarakat yang hadir diajarkan teknik bernafas yang bermanfaat untuk mengatasi stress.

Harapan kami dengan kegiatan penyuluhan kesehatan jiwa ini, masyarakat dapat memahami tentang kesehatan jiwa, peran dan fungsi keluarga serta masyarakat dalam upaya kesehatan jiwa, dan berperan aktif dalam upaya kesehatan jiwa.

Dengan adanya posbindu PTM dapat mendeteksi secara dini faktor resiko PTM sehingga pencegahan dapat segera dilakukan.

Puskesmas Balai Riam Beri Penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat di Desa Air Dua

Cegah Kanker Payudara dan Kanker Serviks, Ibu-Ibu Ini Antusias Ikuti Posbindu PTM

Nunukan – 5/9, Kegiatan posbindu PTM kali ini tentang pencegahan kanker payudara dan kanker serviks yang kami laksanakan di Desa Tembalang.

Nunukan – 5/9, Kegiatan posbindu PTM kali ini tentang pencegahan kanker payudara dan kanker serviks yang kami laksanakan di Desa Tembalang.

Sebelum memberikan pelayanan kesehatan, kami terlebih dahulu memberikan edukasi tentang kesehatan seputar kanker payudara dan kanker mulut rahim. Sebagai narasumber saya sendiri dibantu oleh Ibu Husnul selaku Bidan Pustu.

Penyuluhan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Sanur

Di wilayah kerja Puskesmas Sanur, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap kanker payudara dan kanker mulut rahim masih sangat rendah.

Untuk Puskesmas Sanur sendiri, kami mempunyai tenaga kesehatan yang terlatih dalam melakukan pemeriksaan IVA Tes, satu Dokter Umum, Ibu Hj dr Ulan Dari, dan Bidan Ibu Hj Niah Susianti.

Semua perserta yag hadir belum pernah melakukan pemeriksaan IVA Tes atau sekrining kanker mulut rahim dan kanker payudara.

Puskesmas sanur sudah dua kali melakukan kegiatan masal pemeriksaan IVA Tes dan Sadanis, dan hasilnya negatif. Pemeriksaan dilakukan GRATIS tidak dipungut biaya.

Selama kegiatan berlangsung, antusias ibu-ibu sangat tinggi dari awal kegiatan sampai akhir mengikuti kegiatan.

Harapan kami agar masyarakat sadar dengan kesehatannya sendiri dan semua warga yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sanur khususnya wanita yang sudah menikah, 100% telah melakukan pemeriksaan IVA Tes dan Sadanis.

Dan ibu-ibu dapat melakukan pemeriksaan secara mandiri untuk pemeriksaan tanda-tanda kanker payudara. Jika ditemukan benjolan di payudara, bisa langsung memeriksakan ke pelayanan kesehatan.

Petugas Kesehatan Puskesmas Sanur Tulin Onsoi

Dinkes Kota Medan Launching Posbindu PTM Bagi Pelajar di Sekolah

Dinkes Kota Medan melaunching Posbindu PTM bagi pelajar di Madrasah Aliah Negeri 1 Medan, sebagai sekolah binaan Puskesmas Sering.

Dinkes Kota Medan melaunching Posbindu PTM bagi pelajar di Madrasah Aliah Negeri 1 Medan, sebagai sekolah binaan Puskesmas Sering.

Awal mula kami membuat Posbindu di sekolah ini, Madrasah Aliah Negeri 1 Medan, sekitar Juni 2015 lalu. Tapi dikarenakan masih kurangnya dukungan dari pihak sekolah, akhirnya kegiatan tersebut sempat meredup.

November 2015 kami juga sempat mengadakan pelatihan kader Posbindu PTM di masyarakat dan di sekolah, ternyata terlihat semangat dari temen-temen pelajar untuk lebih banyak belajar mengenal PTM. Dipilih sebagai kader yaitu siswa-siswi dari kelas X dan XI.

Untuk memberi semangat pada kader posbindu pelajar, kami dari pihak Puskesmas Sering mengajukan proposal ke kepala sekolah. Setelah disetujui diadakannya komitmen pembentukan Posbindu PTM di sekolah yg beliau pimpin, rutin kami konseling pada siswa yang mempunyai masalah kesehatan.

Dukungan lintas sektor terhadap posbindu sekolah

Dengan adanya Posbindu di sekolah, banyak sekali manfaat yang didapat. Terlebih dengan adanya kader di sekolah, siswa jadi tidak merasa takut untuk bercerita masalah kesehatannya dan setelah terjaring, kami dari Puskesmas yang akan memberikan konseling lebih lanjut.

Saat ini kami sedang proses komitmen dengan beberapa sekolah, terkait program Posbindu PTM juga. Harapannya dengan program ini  angka kesakitan dikalangan remaja menjadi turun, terdeteksinya penyakit PTM secara dini, dan para pelajar menjadi perpanjangan tangan (kader kesehatan) petugas kesehatan pada umumnya dan Puskesmas Sering pada khususnya.

Kader posbindu PTM lg foto dengan narasumber dari dinkes kota medan