Budayakan GERMAS, Pegawai Puskesmas Orong Lakukan Senam Bersama

Penerapan Germas di lingkungan Puskesmas Orong salah satunya adalah dengan melakukan senam pagi bersama setiap hari Jum’at setelah pelaksanaan apel pagi.

Orong – 17/11/2017, Perubahan pola penyakit yang ada di Indonesia dari penyakit menular kepada penyakit tidak menular yang semakin tinggi menjadi sebuah kajian tersendiri bagi para promotor kesehatan khususnya kementrian kesehatan republik Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, sangat penting dalam melakukan perbaikan lingkungan dan perubahan prilaku ke arah yang lebih sehat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan salah satu kegiatan yang sedang di gencarkan oleh kementrian kesehatan guna mengurangi angka kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular dengan harapan masyarakat bisa meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuannya untuk berprilaku sehat.

Puskesmas Orong Kecamatan Welak Kabupaten Manggarai Barat sebagai pusat pengembangan kesehatan masyarakat berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Welak yang sehat dan mandiri pada tahun 2020 sebagaimana tertera pada Visi Puskesmas, salah satu cara yang di tempuh adalah dengan membudidayakan GERMAS di lingkungan Puskesmas dan dimasyarakat.

Penerapan Germas di lingkungan puskesmas Orong salah satunya adalah dengan melakukan senam pagi bersama di depan halaman puskesmas setiap hari Jum’at setelah pelaksanaan apel pagi yang di pimpin langsung oleh Ibu Patrisia Sinarti Murti selaku Kepala Puskesmas Orong.

Pemerintah Desa Wewa Nyatakan Siap Membawa Desa Wewa Menjadi Desa STBM

Wewa – 17/10 Tim STBM kecamatan Welak melakukan kegiatan monitoring STBM di desa Wewa yang dihadiri oleh Bapak Velik Janggur, SP selaku Camat Welak.

Manggarai Barat – 17/10, Tim STBM Kecamatan Welak melakukan kegiatan monitoring STBM di Desa Wewa yang dihadiri oleh Bapak Velik Janggur, SP selaku Camat Welak, Bapak Viktor selaku KTU Puskesmas Orong bersama Sanitarian dan Fasilitator STBM Puskesmas Orong, Ibu Elisabet Timan selaku Kepala Puskesmas Datak beserta sanitarian dan fasilitator STBM Puskesmas Datak. Kehadiran tim fasilitator kecamatan ini disambut dengan bahagia oleh bapak Samuel Reja selaku Kepala Desa Wewa beserta stafnya dan bidan desa Wewa, kegiatan di mulai pada jam 09.00 WIT.

Kegiatan diawali dengan brifing yang dipimpin langsung oleh Bapak Velik Janggur selaku Camat Welak dengan menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya monitoring STBM oleh tim Kecamatan yaitu untuk mengevaluasi prilaku masyarakat dalam menerapkan 5 Pilar STBM dan juga sebagai persiapan pelaksanaan verifikasi tim Kabupaten, yang nantinya desa Wewa akan diusulkan untuk menjadi Desa STBM.

Dalam pelaksanaan brifing tersebut, bapak Samuel Reja selaku kepala Desa Wewa menyambut dengan senang kedatangan tim STBM kecamatan dan melakukan pembagian tim agar mempermudah kegiatan monitoring di lapangan, tim di bagi menjadi 5 kelompok untuk memonitoring 1 Desa Wewa.

Tepat pada jam 14.30 WIT, tim kembali ke rumah bapak kepala Desa Wewa untuk melakukan evaluasi pelaksanaan monitoring, dimana dari hasil evaluasi tim, masyarakat desa Wewa dinyatakan sudah 100% melaksanakan 5 Pilar STBM, pemerintah Desa Wewa juga menyatakan bahwa Desa Wewa siap melaksanakan verifikasi dan menjadi Desa STBM.

“Setelah adanya program STBM ini, kebersihan lingkungan di masyarakat lebih baik dan beberapa penyakit akibat lingkungan juga berkurang sesuai info yang kami dapatkan dari ibu bidan desa, semoga kedepan masyarakat kami lebih sehat lagi” ujar Bapak Samuel Reja selaku kepala Desa Wewa.

Capaian 5 Pilar STBM Dinyatakan 100%, Rehak Siap Deklarasi Desa STBM

“Semoga masyarakat desa Rehak akan terbebas dari penyakit yang berbasis lingkungan dengan mengaplikasikan 5 pilar STBM”, ujar Camat Welak.

Rehak – Senin, 16/10 tepat pada jam 09.00 WIT, balai desa Rehak diramaikan oleh kedatangan Tim STBM kecamatan Welak yang bertujuan untuk melaksanakan monitoring STBM di desa tersebut. Hal ini dilakukan untuk persiapan verifikasi Tim STBM kabupaten untuk selanjutnya dilakukan deklarasi desa STBM.

Dalam kesempatan tersebut, dari Tim STBM kecamatan hadir bapak Veliks janggur, SP
selaku Camat Welak beserta bapak Vitus Suparji, SP selaku Sekcam, Ibu Patrisia Sinarti Murti selaku Kepala Puskesmas Orong beserta sanitarian dan fasilitator STBM Puskesmas Orong, sanitarian dan fasilitator STBM Puskesmas Datak, Kepolisian Pospol Sub Sektor Welak dan Pol PP Kecamatan Welak. Kedatangan Tim STBM kecamatan ini disambut dengan bahagia oleh bapak Fabianus Jemahun selaku Kepala Desa Rehak beserta jajarannya.

Kegiatan tersebut diawali dengan brifing yang dipimpin langsung oleh Bapak Fabianus Jemahun selaku kepala desa Rehak, dimana beliau mengawalinya dengan sapaan hangat kepada Tim STBM kecamatan Welak dengan mengucapkan selamat datang di desa Rehak.

Kemudian untuk memudahkan monitoring 5 pilar STBM di desa tersebut, semua Tim STBM kecamatan beserta perangkat desa dibagi menjadi 4 kelompok, yang terdiri dari beberapa orang, dengan tugas di beberapa lokasi; Dusun Rehak, Dusun Manges, Dusun Wae Rii, Dusun Tueng.

Beberapa jam kemudian, tim kembali berkumpul di balai desa Rehak untuk melakukan evaluasi hasil monitoring yang dilakukan masing-masing tim di tiap pedukuhan, kegiatan evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Veliks Janggur, SP selaku Camat Welak.

Dari hasil presentasi 4 tim yang melakukan evaluasi di lapangan, diketahui capaian 5 pilar STBM di desa Rehak sudah dinyatakan 100% dan semua tim menyatakan bahwa desa Rehak siap melakukan deklarasi 5 pilar STBM.

“Semoga masyarakat desa Rehak akan terbebas dari penyakit yang berbasis lingkungan dengan mengaplikasikan 5 pilar STBM dan desa Rehak bisa menjadi percontohan bagi masyarakat desa lain, khususnya di kecamatan Welak” Ujar Bapak Veliks Janggur Selaku Camat Welak.