Puskesmas Wedomu Bersama Tim Nusantara Sehat Lakukan Lomba Bayi Balita

Puskesmas Wedomu bersama Tim Nusantara Sehat menyelenggarakan Lomba Bayi Balita. Peserta Lomba Bayi Balita kali ini adalah anak-anak Desa Bauho Dusun Boe.

Anak- anak adalah masa depan bangsa, calon-calon pemimpin dimasa yang akan datang. Sudah seharusnya kita mempersiapkannya sedari kecil, memberikan perhatian bagi mreka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Untuk mendukung hal ini, Puskesmas Wedomu bersama Tim Nusantara Sehat menyelenggarakan Lomba Bayi Balita Rabu, 7 September 2017. Peserta Lomba Bayi Balita kali ini adalah anak-anak Desa Bauho Dusun Boe.

Maksud kegiatan ini adalah bersama kita tingkatkan kesehatan masyarakat, melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi/ balita. Aspek penilaian terdiri dari status gizi, Imunisasi, serta perkembangan motorik bayi/ balita.

Adapun Dewan Juri yang menilai beberapa aspek kriteria pada lomba ini, yaitu:

  1. Sofia Lan : Bidan Desa Bauho
  2. Adelina Marlince Taek : Tenaga Promkes Puskesmas Wedomu
  3. Maria Alinya : Tim Nusantara Sehat yang berprofesi sebagai Ahli Gizi.

Pada kesempatan ini kami memberikan apresiasi bagi ibu bayi/ balita yang terlibat pada kegiatan ini, terutama orang tua bagi bayi/balita yang memenangkan lomba ini.

Kegiatan ini diharapkan memberikan motivasi, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi orang tua serta kader dalam pemantauan tumbuh kembang bayi/ balita.

Tiada harapan yang lebih indah dari kegiatan ini selain bertambahnya motivasi orang tua untuk meningkatkan status gizi anak. Agar Nusa Tenggara Timur terbebas dari Gizi Buruk.

Tim Nusantara Sehat Puskesmas Wedomu Gelar Posyandu Remaja di Dusun Aitaman

Belu – Jumat 25/8, Tim Nusantara Sehat Puskesmas Wedomu melaksanakan Posyandu Remaja di Dusun Aitaman Desa Manleten Kab. Belu Prov.Nusa Tenggara Timur.

Belu – Jumat 25/8, Tim Nusantara Sehat Puskesmas Wedomu melaksanakan Posyandu Remaja di Dusun Aitaman Desa Manleten Kab. Belu Prov.Nusa Tenggara Timur.

Posyandu remaja merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dengan tujuan berbagi informasi kesehatan bagi remaja, pemeriksaan kesehatan secara umum terutama status gizi remaja.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini, para remaja dusun Aitaman juga diberikan penjelasan tentang bahaya HIV AIDS. Selain itu juga pentingnya mengkomsumsi buah dan sayur bagi tumbuh kembang mereka.

Kami sangat bangga pada mereka. Antusias para remaja untuk ikut kegiatan ini luar biasa. Meski baru pulang dari kerja bakti di sekolah, meskipun baru saja jalan kaki kurang lebih 2 kilo, mereka tetap semangat ikut kegiatan.

“Tidak apa-apa2 kakak kalau kegiatan kita sampai malam disini. Karena ini juga untuk kebaikan kami semua,” ujar Maria salah seorang peserta.

Kegiatan ini juga untuk mendukung standar pelayanan minimal dibidang kesehatan terutama indikator pelayanan pada masyarakat usia produktif.

Pemeriksaan Kesehatan saat Posyandu Remaja