Tahun Ini, Enrekang Optimis Sabet Juara Sekolah Sehat Tk. Provinsi Sulsel

“Kami berharap tahun ini bisa menjuarai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sulsel”, ujar Ambo Tuo, S. Ag, M. Ag, Kepala MTsN 1 Enrekang.

Februari 2018, perhelatan Lomba Sekolah Sehat TK. Provinsi Sulsel kembali dimulai. Hampir semua Kab/Kab. se Sulawesi Selatan punya jagoan masing-masing, begitupun dengan Kab. Enrekang.

Salah satu wakil dari Enrekang yang dijagokan untuk berlaga diperhelatan Lomba Sekolah Sehat TK. Provinsi tahun ini adalah MTsN 1 Enrekang.

Koordinasi Persiapan Lomba Sekolah Sehat 2018 Enrekang

Dalam pembinaan rutin bulan lalu oleh Tim Pembina Kabupaten yang dikomandoi oleh Kabid Kesra Kab. Enrekang, Drs. Ansar, M.Pd, berharap kali ini kami kembali menyabet juara nasional. Karena sudah cukup lama merindukannya, 3 tahun lalu kami berhasil membawa MAN 1 Enrekang Juara 4 Sekolah Sehat Nasional.

Menurut Ambo Tuo, S. Ag, M. Ag, Kepala MTsN 1 Enrekang, kami akan mengulang kembali bahkan lebih dari kesuksesan tiga tahun lalu. Tentu harapannya keterlibatan lintas sektor diperlukan, dan rencananya penilaian sekolah sehat tingkat Provinsi Sulsel di Enrekang pada tanggal 9 Februari mendatang, persiapan sekokah bisa dibilang sudah 90 % baik.

Siswa MTsN 1 Enrekang Persiapkan Lomba Sekolah Sehat

Beberapa persiapan yang sudah dilakukan antara lain mengenai administrasi kelengkapan ruangan UKS, kader KKR, duta sekolah sehat, rapor kesehatan, kantin sekolah, toga sekolah, sekokah bugar, dan masih banyak lainnya.

“Kami berharap tahun ini bisa menjuarai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sulsel”, ujar Ambo Tuo menambahkan.

Masuk 10 Besar Sekolah Sehat Tingkat Nasional, Ini Tips MAN Enrekang Sulsel

Berikut ini tips meraih Sekolah Sehat dari Humas MAN Enrekang, yang pada tahun 2015 berhasil menyabet peringkat 1 se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Tak semua sekolah bisa meraih predikat 10 besar Sekolah Sehat Tk. Nasional, MAN Enrekang salah satunya. Sekolah yang berlokasi di Kel. Tomenawa, Kec. Baraka, Kab. Enrekang, Sulsel ini, tahun 2015 berhasil menyabet peringkat 1 untuk kategori sekolah Sehat Tk. Provinsi Sulawesi Selatan.

Farid Ahmadi, S.Ag,M.Pd selaku Humas MAN Enrekang menerangkan, tidaklah mudah mendapat raihan predikat tersebut. Dalam acara skrining perilaku merokok siswa/siswi kemarin, saya berkesempatan berdiskusi, dan ini tips pihak MAN Enrekang dalam mewujudkan sekolah sehat di sekolahnya.

Pertama, yang penting adalah peran manajer atau pemimpin di sekolah. Menurut beliau bicara sekolah sehat adalah bicara action dalam berperilaku sehat, menciptakan lingkungan, sarana dan prasaran yang terstandar yang dapat mendukung perilaku sehat itu sendiri.

Kedua, penataan struktur dan birokrasi di sekolah. Bahwa semua elemen dan unsur di sekolah harus punya partisipasi aksi dalam mewujudkan sekolah sehat. Ketiga, menurut beliau tantangan beratnya adalah, membentuk perilaku serta karakter untuk hidup sehat dilingkungan sekolah, butuh semangat, kesabaran untuk mewujudkannya.

Selanjutnya pihak Humas MAN Enrekang juga memberikan tips saat menghadapi Tim Penilai Nasional Lomba Sekolah Sehat. Beberapa dokumen perlu dilengkapi, seperti profil sekolah, karena tim penilai lebih suka langsung menilai kondisi lapangan disekolah, mencocokan dukumen dengan fakta-fakta lapangan. Menurut beliau UKS harus maksimal, baik keaktifan kader sekokah, maupun keberadaan ruangan UKS. Tak lupa Humas MAN Enrekang mengungkapkan keberadaan kantin sekolah jadi perhatian, karena menjadi item penting dalam penilaian sebagai bagian untuk mewujudkan generasi sehat di sekolah.

Disdik Sulsel Gandeng FKM UMI Bina Sekolah Sehat

Disdik Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan penandatangan MOU dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI).

Dinas Pendidikan Provinsi  (Disdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan penandatangan MOU dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) diselah acara buka puasa bersama di Rujab Gubernur, Rabu (21/6/2017).

Pendatanganan MOU tersebut dalam rangka pembinaan sekolah sehat dan pelatihan gawat darurat (Gadar) SMA se-Sulsel yang dicanangkan Disdik Sulsel.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan pihaknya menggandeng FKM UMI untuk membantu menyukseskan program tersebut di sekolah-sekolah SMA. Selain FKM UMI, Irman YL turut menggandeng DPD I KNPI Sulsel untuk program pendidikan karakter di SMA se-Sulsel.

Penandatanganan MOU yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan juga launching KNPI Goes To School ini turut disaksikan langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, unsur pemuda, beserta tokoh masyarakat.

Dekan FKM UMI, Sudirman mengatakan FKM UMI dipilih bukan serta merta begitu saja, tapi sesuai dengan prestasinya.

“Seperti diketahui bersama di Sulsel ada banyak universitas dan banyak fakultas kesehatan, kalau bukan karena prestasi dan hubungan baik yang dijaga mana bisa FKM dilirik,” kata Sudirman.

Apa lagi, lanjut Sudirman, Irman mengetahui baru-baru ini mahasiswa FKM mendapatkan juara satu tingkat nasional kategori kelompok terbaik di bidang gawat darurat.

“Bukan hanya itu jauh sebelum Pak Irman YL jadi Kadis Pendidikan, beliau sudah pernah bekerjasama dengan FKM UMI lagi-lagi dibidang gawat darurat (BTCLS), waktu itu Pak Irman  YL menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Provinsi Sulsel,” tambahnya.

Sumber