Tekan Angka Kematian Ibu & Bayi, Dinkes Indramayu Sosialisasikan SIDESI
Kamis, 13/7, guna menekan angka kematian ibu & bayi, Dinkes Indramayu gelar sosialisasi SIDESI di desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Indramayu.

Kamis, 13/7, guna menekan angka kematian ibu & bayi, Dinkes Indramayu gelar sosialisasi SIDESI (Sinkronisasi Desa Siaga Aktif) di desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Indramayu.

Pemilihan Desa Tanjakan ini juga bukan tanpa alasan, selain karena masih ada kematian ibu di Th 2016, wilayahnya termasuk jauh dari jangkauan PKM Krangkeng. Selain itu karena keaktifan kuwu dan BPD-nya menjadi pertimbangan mengapa desa Tanjakan ini menjadi pilihan.

Acara yang berlangsung dari jam 8.30 sampai dengan 12.00 siang ini diikuti oleh para Kuwu, BPD, Karang Taruna, PKK, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat setempat. Kegiatan kali ini dihadiri oleh sekitar 58 orang yang hadir.

Sebagai narasumber, Bp. Agus Mardianto, S.Kep, Ners dari Sie Promkes PL Dinkes Indramayu, juga Ibu Neneng Nurhayati, SKM selaku PJ Promkes PKM Krangkeng. Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi kali ini tentang desa siaga maternal.

Bp. Agus menjelaskan tentang tindak lanjut pertemuan/workshop SIDESI yang diselenggarakan di Kab Kuningan sebagai pembanding. Beliau juga menekankan “jangan ada kematian ibu dan bayi pada th 2017 ini, untuk itu akan diusahakan pengadaan mobil siaga dari Pemda Indramayu. Dan Ibu Neneng menyampaikan tentang konsep Desa Siaga Aktif.

Harapannya, dengan adanya desa siaga aktif ini masyarakat desa, khususnya desa tanjakan tidak ada AKI dan AKB, serta tanggap dalam menghadapi masalah kesehatan di desanya.

(Visited 610 times, 1 visits today)