Tingkatkan Kekebalan Tubuh Dengan Asupan Gizi Seimbang & Gaya Hidup Sehat

Dunia saat ini tengah dilanda pandemic  penyakit Corona virus 2019  (Covid-19). Penyakit infeksi severe acute respiratory syndroms corona virus 2 (SARS-CoV-2)  yang menyerang saluran pernafasan dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius.

Menurut berbagai diskusi pakar strategi pengendalian covid-19 dilakukan dengan penguatan imunitas dan kebugaran tubuh, yang ditentukan oleh konsumsi pangan yang aman dan bergizi; menjauhkan diri dari potensi paparan virus penyebab melalui menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjaga jarak antar orang (social or physical distancing), dan melakukan karantina sendiri, isolasi sendiri, belajar dan bekerja dari rumah, bahkan lockdown.  

Selama masa pandemik Covid-19 Pemerintah telah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus bagi masyarakat yang belum terkena dengan menjaga jarak atau social distancing bahkan yang sedang isolasi mandiri dengan physical distancing dengan berdiam dirumah stay at home selama 14 hari. Masalah ini apabila tidak ditangani segera akan  berdampak luas terhadap ekonomi, pendidikan, kerentanan social, pola makan dan status gizi masyarakat.

Dalam rangka mendukung upaya pencegahan meluasnya penyebaran virus covid-19 kepada masyarakat maka perlu dilakukan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat yang belum terpapar penyakit akibat virus covid-19, untuk itu Ahli Gizi terpanggil untuk melakukan upaya promotif dan preventif sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi sesuai kompetensinya.

Peran Ahli Gizi di masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran virus COVID-19 ini dengan memberikan pemahaman tentang prinsip gizi seimbang serta bagaimana meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas dengan melakukan perilaku Germas yaitu gerakan masyarakat hidup sehat.

Perilaku Germas  seperti: makan makanan yang bergizi; rajin olahraga dan istirahat yang cukup; cuci tangan pakai sabun dan dengan air mengalir; jaga kebersihan lingkungan; minum air putih 8 gelas sehari; tidak merokok; makan makanan yang dimasak sempurna; gunakan masker bila batuk atau bersin atau tutup mulut dengan lengan bagian atas; dan  bila demam dan sesak segera ke fasilitas kesehatan.

Makanan sehat  dan bergizi tidak selalui mahal tetapi makan secukupnya dengan gizi seimbang  dengan slogan isi piringku perlu dimasyarakatkan.  Meskipun makanan bukan sepenuhnya sebagai penangkal infeksi virus, tapi dengan gizi yang baik sistem kekebalan tubuh akan lebih kuat sehingga akan memberikan perlindungan ekstra bagi tubuh kita.

Menu Gizi Seimbang Cegah Covid-19

Konsumsi makanan bergizi seimbang sangat penting dalam membentuk system kekebalan tubuh. Anjuran mengkonsumsi makanan yang berkhasiat dalam meningkatkan kekebalan atau imunitas terhadap infeksi penyakit yang menyerang tubuh seperti  makanan yang mengandung protein hewani, vitamin A, vitamin C, Vitamin D, vitamin E, Zinc (Zn), Selenium (Se). Zat besi (Fe) dan probiotik. Zat Gizi tersebut mempengaruhi system imum atau kekebalan tubuh manusia melalui mekanisme pengaturan ekspresi dan produksi sitokin yang berperan dalam merespon terjadinya infeksi.  

Untuk memenuhi kebutuhan akan zat gizi ini diperoleh dari makanan sehari-hari yang dikonsumsi seimbang dan beranekaragam karena sebagian besar vitamin dan mineral penting tersebut tidak dapat dibuat atau di sintesis dalam tubuh.

Selain itu diperkirakan pandemic akan berlanjut juga pada bulan suci  Ramadhan dan Lebaran, dimana saat sahur, buka puasa dan hari raya biasanya masyarakat mengkonsumsi makanan berlebihan yang  tinggi  kadar glukosa yang juga akan berdampak menurunkan imunitas tubuh dan rentan terhadap penyakit tidak menular, selain mencegah terjadi lonjakan harga pangan dan kesempatan  memperoleh pangan bagi semua dan anjuran meningkatkan sedekah makanan sehat bagi keluarga tidak mampu.

Sehubungan dengan hal itu pengurus Perhimpunan PAKAR GIZI dan PANGAN (PERGIZI PANGAN) Indonesia Pusat yang diketuai Prof.Dr. Hardinsyah, MS mempunyai gagasan dengan meluncurkan program BAKTI PERGIZI PANGAN bagi Negeri untuk membuat layanan edukasi dan konsultasi online tentang konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

Bakti Pergizi Bagi Negeri

Kegiatan ini diluncurkan secara online pada tanggal 9 April 2020 lalu, selain memberikan konsultasi online secara gratis kepada masyarakat oleh pengurus DPP Pergizi Pangan Indonesia juga diikuti oleh DPD Pergizi Pangan dari Aceh sampai Papua sebagai relawan konsultan online.

Kegiatan layanan edukasi dan konsultasi gizi konsumsi pangan aman, bergizi dan  hidup bugar  (LEKKA BERGIZI BUGAR) mempunyai  topik  konsultasi tentang gizi seimbang, isi piring makanku dan diet popular, gaya hidup sehat dan pangan untuk imunitas tubuh, kiat sehat memilih, mengolah, mengkonsumsi pangan dan Kiat gizi hemat dan bugar saat puasa dan lebaran. Layanan ini berlaku dari tanggal 9 April  sampai dengan 30 Juni 2020.

Untuk Propinsi Kep. Bangka Belitung menurut Ketua DPD Pergizi Pangan Dr (C) Zenderi Wardani, M.Si DPD Pergizi pangan Prop Babel telah menyiapkan 11 orang konsultan yaitu : Dr (C) Zenderi Wardani M.Si (Poltekes), Desi Yanti, MKM ( Dinkes Bangka), Ratmawati, M.Gz (Poltekes), Ori Pertami E, MPH (Poltekes),  Novidiyanto, MPH (Poltekes), Karina Dwi Handini, MPH (Poltekes),  Ade Devriany, M.Kes (Poltekes),  Fitrah, M.Kes (Poltekes),  Emilia, M.Gz (Poltekes), Hamdani SP Ginting,MPH (Poltekes) dan Endah Mayang  S. MPH (Poltekes). “Konsultan gizi di Prop Kep Bangka Belitung  ini telah terdaftar link www.pergizi.org/konsultasi2020 “  jelas Ketua DPP Pergizi Pangan Kep Bangka Belitung ini.

Selaku Kasi Gizi di Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka   Desi Yanti SKM, MKM mengatakan “ Seksi Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bangka  telah  melakukan upaya promotif dan preventif  kepada masyarakat terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyusun menu gizi seimbang sesuai kebutuhan angka kecukupan gizi  (AKG) yang dianjurkan  dengan memanfaatkan menu dari pangan lokal kepada masyarakat yang sedang menjalankan stay at home maupun pasien ODP yang sedang di karantina maupun isolasi mandiri selama 14 hari di Kabupaten Bangka”.  

Informasi  dilakukan lewat online atau virtual dengan memanfaatkan teknologi aplikasi  whatsapp, telepon  serta Informasi  lewat media social (facebook dan Instagram), disamping itu sebagai  Wakil Ketua Dewan pengurus Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia  (Persagi) Kabupaten Bangka dan  Anggota Dewan  pengurus daerah Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Desi ikut berpartisipasi  juga sebagai relawan  konsultan gizi secara online  lewat telepon, web dan whatsapp sejalan dengan prinsip Physical distancing di era 4.0 sehingga dapat memberi layanan yang luas ke masyarakat melalui jangkauan internet.

Dengan  Layanan edukasi dan konsultasi gizi konsumsi pangan aman, bergizi dan  hidup bugar”  (LEKKA BERGIZI BUGAR) dari Tim Konsultan DPD Pergizi Pangan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada seluruh masyarakat di Propinsi Kep Bangka Belitung dapat mencegah penyebaran covid-19 dan membiasakan perilaku hidup sehat dan bergizi seimbang, beragam, cukup dan tidak berlebihan. 

Sharing is caring!

(Visited 343 times, 1 visits today)