Training Media Campaign, SSR TB – HIV Care Aisyiyah Sragen Gandeng Kesmas-ID

Training Media Campaign, SSR TB – HIV Care Aisyiyah Sragen Gandeng Kesmas-ID
SSR TB – HIV Care Aisyiyah Sragen mengadakan Training Capacity Building of CSO, Advocacy Skill & Fundraising, Media, yang diselenggarakan pada 14-16 September 2018, bertempat di RM. Ayem Tentrem.

Sragen – Dalam rangka percepatan program pencegahan & penanggulangan Tubercolusis dan HIV Kabupaten Sragen, SSR TB – HIV Care Aisyiyah Sragen mengadakan, Training Capacity Building of CSO, Advocacy Skill & Fundraising, Media, yang diselenggarakan pada Jumat – Minggu, 14-16 September 2018, bertempat di RM. Ayem Tentrem.

Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen, Aisyiyah, KPA, kader perwakilan CSO yang ada di Sragen. Adapun narasumber pelatihan yaitu Ibu MM Sumiyati, S.KM, Kasi P2PM Dinas Kesehatan Kab Sragen; Edi Pramono, SKM,  Koordinator SSR TB – HIV Care Aisyiyah; dan juga Kang Niwa, selaku Founder Kesmas-ID.

Founder Kesmas-ID berikan training pengelolaan media

Dalam kesempatan kali ini, Founder Kesmas-ID, berkesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan media website maupun media sosial. Bagaimana cara mengelola website sosial media suatu komunitas, bagaimana cara berinteraksi dengan pembaca, serta bagaimana cara mengukur efektifitas media yang kita kelola, dijelaskan secara cermat.

BACA JUGA:  Bantu Pasien TB, SSR Aisyiyah Sragen Gandeng LazisMu & Geprek Group

Peserta pun diajak untuk praktek secara langsung cara sederhana bagaimana membuat postingan di facebook dan instagram yang tertarget. Sehingga kegiatan update status di media sosial bukan hanya menjadi rutinitas semata, melainkan edukasi, promosi kesehatan yang memang dari awal betul-betul sudah direncanakan.

“Materi pengelolaan media merupakan hal baru bagi saya. Yang menarik adalah menjabarkan suatu foto dimana bukan sekedar foto, tapi foto tersebut harus memberikan infomasi 5W 1H. Harapan saya sebagai pengelola program setelah mendapatkan materi tersebut, dapat mengaplikasikan di KPA. Dan harapan saya KPA kedepannya membuat Fanpage atau IG untuk memberikan informasi lewat media sosial seperti yang disampaikan Kang Niwa”, ujar Candra, peserta training perwakilan dari KPA Sragen.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Suyatmi, Ketua SSR Aisyyah Kabupaten Sragen, “yang jelas dengan informasi yang disampaikan semakin membuat cakrawala pandang kita dalam penģgunaan medsos yang selama ini terkadang sekedar untuk fun & happy saja, jadi semakin lebih berbobot, utamanya dalam pnggunaan IG atupun FB.”

BACA JUGA:  Bantu Pasien TB, SSR Aisyiyah Sragen Gandeng LazisMu & Geprek Group

“Saya akan mengoptimalkan penggunaan medsos untuk mempublikasikan segala informasi utamanya yang terkait dengan program SSR Aisyiyah yang diberi amanah untuk membantu pemerintah menanggulangi & mengurangi angka kesakitan & kematian yang disebabkan oleh Penyakit TBC utamanya di Kab. Sragen,” tambah Suyatmi.

Edi Pramono, SKM

Training ini membuka mata bahwa kewajiban mempublikasikan kebaikan termasuk kesehatan adalah kewajiban kita, jangan sampai berita hoax & kebencian mendominasi dalam halaman berita. Kami berharap baik dari Dinas Kesehatan maupun NGO di Kabupaten Sragen sadar betul tentang bagaimana media akan memberikan pengaruh positif terhadap perubahan perilaku masyarakat mengarah pada perilaku hidup sehat.

Jangan sampai kerja mati matian demi mengejar kesembuhan, semoga sehat menjadi bagian dari prioritas masyarakat Sragen. Termasuk dalam hal pemberantasan TB & HIV, agar masyarakat menjadi semakin paham dan mau berobat ketika terdiagnosis TB maupun HIV.

Harapan kami, temuan akan kasus TB semakin mudah ditemukan melalui sosialisasi baik lewat kader TB HIV Aisyiyah care maupun lewat media. Saya pribadi sering menerima laporan ketika saya posting di FB maupun WA, seiring dengan kemajuan teknologi informasi, informasi mengenai TB tidak terbatas waktu dan ruang, kami bisa memetakan kasus lewat pelacakan yang bersumber dari postingan media.

BACA JUGA:  Bantu Pasien TB, SSR Aisyiyah Sragen Gandeng LazisMu & Geprek Group

Foto Bersama Peserta Training Media

Terimakasih kepada Muhammadiyah – Aisyiyah, Bapak H. Abdullah Afandi M.Ag & Ibu Sunari, M.Pd dengan semangat gerakan AL Maun. Sangat membantu Pemerintah dalam usaha menurunkan kemiskinan, kesakitan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Terimakasih juga kepada Dinas Kesehatan Sragen, Bapak Kepala Dinas dr Hargiyanto, dr Agus Sudarmanto, Ibu MM Sumiyati, SKM, Endang Suryandari, S.Kep.

Terimakasih juga kepada NGO yang ada di Kabupaten Sragen yang telah bekerjasama dengan SSR Aisyiyah TB HIV Care.

Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Kang Niwa selaku Founder Kesmas-ID yang sudah sering membantu memposting kegiatan-kegiatan kami. Kami sangat berharap agar semua aktifitas kader maupun kedinasan yang berkaitan dengan kesehatan bisa di akomodir & dipublikasikan lewat Kesmas-ID maupun media yang lain.

Sharing is caring!

(Visited 79 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *