Wujudkan Rumah Tangga ber PHBS Melalui Peran Keluarga
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok dan memotivasi ibu-ibu untuk mewujudkan rumah tangga ber-PHBS.

Indah Septiarini, SKM

Penyuluh Kesehatan
Puskesmas Kayu Tangi,
Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Latest posts by Indah Septiarini, SKM (see all)

Berdasarkan survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bulan September Tahun 2019 pada 210 Rumah Tangga, indikator terendah adalah anggota keluarga tidak merokok di dalam rumah.

Dampak yang dapat ditimbulkan apabila orang tua sering merokok di dalam rumah antara lain anak dapat menderita pneumonia dan bronchitis, sindrom kematian mendadak pada bayi, ibu hamil berisiko melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR). Bahkan saat beranjak remaja, anak juga akan menjadi perokok.

Peran dan dukungan keluarga sangat penting dan berpengaruh terhadap keberhasilan anggota keluarga untuk mengurangi kebiasaan merokok di dalam rumah dan mendukung secara bertahap berhenti merokok.

Penyuluhan PHBS Puskesmas Kayu tangi

Penyuluh Kesehatan Puskesmas Kayu Tangi, memberikan dukungan kepada keluarga yang ingin mewujudkan rumah tangga bebas asap rokok dengan menggelar penyuluhan bahaya merokok di posyandu, Sabtu 16 November 2019.

Sasaran penyuluhan adalah ibu-ibu yang memiliki peran besar dalam keluarga. Ibu-ibu dapat mengingatkan dan memotivasi anggota keluarga yang merokok untuk mengurangi kebiasaan merokok di dalam rumah.

Penyuluhan yang dilaksanakan di posyandu menggunakan media poster dan pembagian leaflet tentang bahaya merokok serta metode mitos dan fakta tentang bahaya merokok. Metode ini digunakan untuk meningkatkan interaksi antara penyuluh kesehatan dan peserta penyuluhan.

Penyuluhan ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok dan memotivasi ibu-ibu untuk mewujudkan rumah tangga ber-PHBS.

Melalui Peran Keluarga Wujudkan Rumah tangga ber PHBS

Peserta penyuluhan sangat antusias dalam kegiatan penyuluhan. Mereka aktif berpartisipasi dengan menjawab saat diberikan pertanyaan mitos atau fakta tentang bahaya merokok dan bersedia mendukung anggota keluarganya secara bertahap berhenti merokok.

Dengan penyuluhan ini, diharapkan menjadi awal terwujudnya rumah tangga berPHBS dan terbebas dari asap rokok.

Sharing is caring!

(Visited 101 times, 1 visits today)