Yuk Intip Serunya Mahasiswa Kesmas Unmuh Pontianak Beri Penyuluhan KRRR

Mahasiswa Kesmas Universitas Muhammadiyah Pontianak memberi penyuluhan Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) di SMPN 1 Mandor dan SMAN 1 di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, 11-12 Mei 2018.

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak memberi penyuluhan Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) di SMPN 1 Mandor dan SMAN 1 di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, 11-12 Mei 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program tahunan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak dengan tema “Aktualisasi Diri Dalam Membangun Bhakti dan Abdi Kepada Masyarakat”, yang dikemas dalam Kemah Bhakti Mahasiswa (KBM).

BACA JUGA:  Edukasi Kesehatan Gigi, PAMI Lampung Datangi SDN 1 Sidodadi Bandar Lampung

Adapun anggota Kemah Bhakti Mahasiswa (KBM) Fakultas Ilmu Kesehatan terdiri dengan jumlah panitia 20 orang, mentor 10 orang dan peserta 84 orang yang terdiri dari mahasiswa semester 2.

Tujuan dari kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak yaitu, pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, proses untuk belajar mahasiswa ketika terjun dimasyarakat dan mempererat tali silahturahmi mahasiswa dari.

Materi penyuluhan yang disampaikan dalam kesempatan kali ini adalah Triad KRR (Napza, Seks bebas dan HIV/AIDS).

Penyuluhan ini diikuti oleh Siswa/i SMAN 1 Mandor dengan jumlah peserta 245 orang dan Siswa/i SMPN 1 Mandor dengan jumlah peserta 305 orang.

Siswa/i SMAN 1 Mandor dan SMPN 1 Mandor sangat antusias mengikuti penyuluhan kesehatan ini. Mereka juga aktif bertanya kepada narasumber terkait permasalahan kenakalan remaja.

BACA JUGA:  Yuk Intip Keseruan Penyuluhan Sekolah Sehat Bersama Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Respati Tasikmalaya

Melalui kegiatan ini mahasiswa mengharapkan peserta penyuluhan dapat mengimplementasikan cara mencegah permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada remaja, seperti sex bebas dan mengunakan NAPZA, agar menjadi remaja yang produktif sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghidari hal tersebut seperti selalu mendekatkan diri pada Tuhan Yang Mahas Esa, tidak mudah terpengaruh dengan perubahan lingkungan sosial yang mebawa kearah negatif, sehingga perlu kiranya bertidak secara selektif dalam pergaulan sehari-hari dimanapun berada.

Selaku Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kusuma Ambarwati berharap kepada mahasiswa sebagai peserta KBM agar tahu, mau dan mampu memberikan informasi Triad KRR pada siswa/i, kemudian bertambahnya pengetahuan dan pengalaman mahasiswa, serta meningkatkan kemampuan public speaking.

BACA JUGA:  Hadiri Majelis Taklim, Puskesmas Pelangiran Edukasi Tentang Garam Beryodium

Selain itu dia juga berharap kepada siswa/i sebagai peserta penyuluhan agar dapat meningkat pengetahuannya terhadap dampak dari kenakalan remaja sehingga mampu merubah sikap dan perilaku kearah yang positif dan terhindar dari kenakalan remaja.

Sharing is caring!

(Visited 110 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *