Yuk Kenali Penyebab, Gejala Lupus & Risikonya Bagi Kehamilan
Penampilan penyakitnya sangat beragam dan gejalanya banyak menyerupai penyakit lain, maka penyakit ini juga dikenal dengan istilah Penyakit Seribu Wajah.

Lupus, Penyakit Seribu Wajah

Penyakit lupus atau Systemic lupus erythematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun. Autoimun menggambarkan suatu kondisi dimana sistem imun tubuh tidak mampu membedakan antara benda asing dari luar tubuh dengan sel atau jaringan tubuh sendiri, sehingga sistem imun menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Penampilan penyakitnya sangat beragam dan gejalanya banyak menyerupai penyakit lain, maka penyakit ini juga dikenal dengan istilah Penyakit Seribu Wajah.

Penyebab Lupus & Faktor Pencetus

Lupus adalah penyakit yang kompleks dan sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti seseorang menderita lupus. Kombinasi dari faktor lingkungan, hormonal, kelainan sistem imun, dan faktor genetik diduga menjadi penyebab lupus.

Faktor lingkungan meliputi paparan sinar matahari, merokok, stress, obat-obat tertentu, dan infeksi virus. Faktor genetik berperan penting sebagai faktor penyebab lupus.

Meskipun demikian tidak semua orang yang punya kecenderungan (predisposisi) genetik akan menderita lupus. Hanya sekitar 10% penderita lupus mempunyai orang tua atau saudara kembar yang menderita lupus.

Penting sekali untuk memperhatikan faktor-faktor yang mencetuskan atau memperberat gejala lupus. Beberapa faktornya antara lain: paparan sinar matahari, kerja berat dan kurang istirahat, mengalami stress, menderita infeksi, trauma, menghentikan obat-obat lupus, dan penggunaan obat-obat tertentu.

Apa Gejala Penyakit Lupus?

Beberapa penderita hanya memiliki sedikit gejala, sementara yang lainnya muncul dengan banyak gejala. Gejala dapat hilang timbul. Pada saat gejala muncul atau bertambah berat (flare) penderita merasa sakit, dan pada saat gejala menghilang (remisi) penderita merasa lebih baik. Perhimpunan Reumatologi Indonesia (Indonesian Rheumatology Association – IRA) menyusun suatu pedoman untuk mewaspadai kemungkinan seseorang menderita lupus.

Systemic Lupus Erythematosus

Ada 11 kriteria, jika ditemukan 2 atau lebih dari kriteria yang tersebut dibawah ini, maka kita perlu mewaspadai seseorang kemungkinan menderita lupus.

Kriteria kewaspadaan lupus meliputi:

  1. Wanita muda yang mengalami kelainan pada 2 organ tubuh atau lebih.
  2. Terdapat gejala umum seperti kelelahan, demam, dan penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya.
  3. Terdapat kelainan pada otot dan tulang seperti radang sendi, nyeri sendi, radang otot.
  4. Kelainan pada kulit dan selaput lendir berupa bercak kemerahan pada wajah yang menyerupai kupu-kupu, kulit jadi merah jika terpapar matahari, sariawan , rambut kepala rontok, ujung jari tangan dan kaki.
  5. Gangguan pada ginjal antara lain kencing berwarna merah, terdapat protein dalam air seni, bengkak seluruh badan akibat gangguan ginjal.
  6. Gangguan pada sistem saluran pencernaan dengan gejala-gejala mual, muntah, dan nyeri perut.
  7. Gangguan pada paru berupa lesi pada jaringan paru, peningkatan tekanan pembuluh darah paru.
  8. Peradangan pada otot jantung dan selaput jantung.
  9. Pembesaran organ limpa, hati, dan kelenjar getah bening.
  10. Kekurangan sel darah merah (anemia), sel darah putih, dan sel pembekuan darah.
  11. Gangguan kejiwaan dan gangguan pada saraf seperti kejang-kejang.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terdiagnosis Lupus?

Konsultasikan pasien dengan dokter ahli sesuai dengan keluhan untuk diagnosis dan penatalaksanaan. Tujuan penatalaksanaan lupus adalah mencegah terjadinya flare, mengatasi gejala yang muncul, dan yang terpenting adalah mencegah terjadinya kerusakan organ. Penatalaksanaan lupus meliputi edukasi dan konseling, program rehabilitasi, dan pemberian obat-obatan.

Kehamilan dan Lupus

Mayoritas penderita lupus adalah wanita dan diagnosis umumnya ditegakkan pada usia reproduktif. Kehamilan dan lupus menjadi hal penting. Lupus biasanya tidak mengurangi tingkat kesuburan, namun lupus dapat meningkatkan risiko terhadap kehamilan dan terjadinya komplikasi, namun jika direncanakan dengan baik, kehamilan dapat berlangsung normal. Sebaiknya konsultasi dengan para ahli untuk mempersiapkan kehamilan pada lupus.

Sumber:
Brosur Promkes & Pemasaran
RSUP Dr. Hasan Sadikin
Jl. Pasteur No. 38 Bandung 40161

Desain by Maurice S.Sn

Brosur Penyakit Lupus, PKRS Hasan Sadikin Bandung

Sharing is caring!

(Visited 66 times, 1 visits today)