
Skill atau keterampilan menulis adalah sebuah kemampuan dalam menyusun dan menginformasikan sesuatu melalui sebuah tulisan yang tentunya skill ini penting untuk dimiliki semua orang. Di masa kini, kita semua dapat menulis segala macam informasi menggunakan teknologi digital melalui website, blogger, dan sebagainya. Dengan menggunakan teknologi digital, penulis lebih mudah dalam menjangkau target audiens dan menggunakan biaya yang lebih murah.
Pada tahun 2024, Kementerian Kesehatan telah melaksanakan berbagai Strategi Transformasi Kesehatan di Indonesia. Kemenkes telah menggunakan berbagai halaman website dan menggunakan sosial media guna menyebarkan informasi pencegahan penyakit, gejala penyakit, PHBS, hingga informasi tentang layanan dan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. Transformasi Digital ini memiliki dampak positif yang terdiri dari Telemidisin, AI, Perangkat medis yang terhubung, dan Penggunaan data dalam jumlah yang besar. Selain itu dengan adanya transformasi digital ini, diharapkan dapat menimbulkan akses yang lebih baik serta efisiensi dan kolaborasi pada masyarakat.
Kemenkes telah mengajak seluruh instansi kesehatan untuk meningkatkan strategi transformasi kesehatan 2024. Namun, persebaran digital Pelayanan Kesehatan di Indonesia terbilang masih rendah. Dalam artian, masih banyak Tempat Pelayanan Kesehatan seperti Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota, Rumah Sakit hingga Puskesmas yang masih belum mempunyai website digital masing-masing. Dalam hal ini, dapat menimbulkan kesulitan bagi calon pasien yang ingin eksplorasi secara digital tempat Fasilitas Kesehatan mereka.
Dengan adanya transformasi digital ini, diharapkan para Tenaga Kesehatan dapat mengedukasi tentang kesehatan yang ramai terjadi, seperti Diabetes, Tuberkolosis, Hipertensi, HIV, Hepatitis, Demam Berdarah dan penyakit lainnya. Ataupun dapat dengan mudah menyebarkan informasi mengenai pelayanan kesehatan setempat ke masyarakat.
Maka dari itu, Para Tenaga Kesehatan di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan skill menulis. Dalam penulisan informasi kesehatan, sang penulis atau Tenaga Kesehatan terkait perlu mengadakan riset sumber berdasarkan fakta serta memperhatikan pemilihan kosakata seperti menggunakan kata yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.
Sang penulis atau Tenaga Kesehatan terkait juga perlu untuk memperhatikan penulisan judul agar menarik perhatian atau kesan pertama pembaca. Berdasarkan materi yang telah disampaikan pada pertemuan pagi tadi oleh Kak Niwa sebagai founder Kesmas.id, Judul yang baik digunakan adalah kalimat yang menarik atau hiperbola, mengandung kata kunci dan terdiri maksimal dari sembilan kata.
Sang penulis perlu memperhatikan jenis dan ukuran huruf yang akan digunakan, agar pembaca tetap nyaman dalam membaca informasi kesehatan. Selain itu, dibutuhkan ketepatan penulis dalam pemilihan gambar untuk mendukung informasi kesehatan, seperti kontras gambar dengan tema informasi, kombinasi warna, ketajaman gambar, ukuran gambar serta pelibatan emosi pembaca pada gambar.
Akhir kata, diharapkan artikel ini dapat menjadi wadah baru dalam meningkatkan pengetahuan bagi saya sendiri sebagai calon tenaga promotor kesehatan, beserta Tenaga Kesehatan di seluruh Indonesia agar dapat terus mengembangkan Strategi Transformasi Kesehatan 2024 oleh Kemenkes guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) kesehatan melalui tulisan digital pada masa kini.
Sumber: Kementerian Kesehatan. 2023. Transformasi Digital. Kemenkes https://rc.kemkes.go.id/transformasi-digital-949ac9



woww keren banget kaa
Kerennn mantap
Keren kak. Menginspirasi👍
Isi tulisanny bagus, menyalaaah🔥🔥🔥🙌🏻
Mantap… keren kak🔥
keren bangett, tetap semanagat dalam menulisnya
Ayo menulis