Madiun, 20 Juni 2025 – UPT Puskesmas Jetis Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggelar inovasi layanan kesehatan bertajuk BREM (Blusukan teRpadu Empat Prioritas Masalah) di Balai Musyawarah Dusun Jatirejo, Desa Banjarsari Wetan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya jemput bola dalam memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, terutama dalam menangani empat masalah prioritas di wilayah kerja Puskesmas Jetis.
Camat Dagangan Bapak Tarji, S.STP., M.H., Kepala Puskesmas Jetis Bapak Isa Anshori, S.Kep., Ns., serta Babinkamtibmas dan perangkat desa setempat turut hadir dalam kegiatan BREM kali ini. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.30 WIB dan diikuti oleh 93 warga dari balita hingga lansia. Antusiasme warga menunjukkan tingginya kebutuhan akan akses layanan kesehatan langsung di desa, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan mobilitas.
Layanan Kesehatan Terpadu dan Deteksi Penyakit

Sebanyak sebelas tenaga kesehatan Puskesmas Jetis, enam kader kesehatan lokal, serta tenaga dari PMI Kabupaten Madiun dikerahkan untuk mendukung kelancaran acara ini. BREM tidak hanya menawarkan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan pengobatan umum, tetapi juga melakukan skrining penyakit menular seperti TBC dan deteksi dini kanker serviks melalui tes Mantoux dan IVA test.
Skrining TBC dilakukan dengan metode tes Mantoux (tuberculin skin test), yaitu pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Mycobacterium tuberculosis di tubuh. Sementara itu, skrining IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) bertujuan untuk mendeteksi dini kanker serviks dengan cara sederhana namun efektif.
Donor Darah dan Edukasi Pencegahan Stunting
Kegiatan BREM juga dilengkapi dengan aksi donor darah, di mana enam dari tujuh warga yang mendaftar berhasil mendonorkan darahnya. Aksi ini menjadi simbol semangat gotong royong dalam bidang kesehatan.

Selain itu, dilakukan juga edukasi pencegahan stunting, sebuah kondisi yang ditandai oleh tinggi badan anak yang tidak sesuai usia akibat kekurangan gizi kronis. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan nutrisi, terutama pada masa kehamilan dan masa pertumbuhan anak.

Harapan dan Apresiasi dari Pimpinan Daerah
Camat Dagangan, Bapak Tarji, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi ini dan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program BREM sebaik mungkin. Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat.
Program BREM menjadi bukti nyata komitmen Puskesmas Jetis Dagangan dalam memberikan pelayanan prima dan menjangkau masyarakat hingga pelosok desa. Harapannya, kegiatan ini menjadi inspirasi bagi Puskesmas lain dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berdampak nyata.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Apa itu TOSS TBC dan Kenali Gejala TBC. Diakses pada 21 Juni 2025 dari https://kemkes.go.id/id/apa-itu-toss-tbc-dan-kenali-gejala-tbc
- Alodokter. (2022). Memahami Fungsi Tes Mantoux dan Prosedur yang Dilakukan. Diakses pada 21 Juni 2025 dari https://www.alodokter.com/memahami-fungsi-tes-mantoux-dan-prosedur-yang-dilakukan
- P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Skrining dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim. Diakses pada 21 Juni 2025 dari https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-kanker-dan-kelainan-darah/page/2/skrining-dan-deteksi-dini-kanker-leher-rahim
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Stunting. Diakses pada 21 Juni 2025 dari https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting
_______
Tenaga Promkes Puskesmas Jetis Dagangan Kab. Madiun
Puskesmas Jetis Kec. Dagangan Kab. Madiun
Jl. Pagotan Dungus RT/RW 07/02, Kec. Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
No. Telp : (0351)367664
Instagram : @puskesmas_jetismadiun
FB : Puskesmas Jetis Dagangan Madiun

