Forum

Kendala Memulai Posyandu Remaja dan Penyelesesaiannya  

  RSS

ababaza.mansizt
(@ababaza-mansizt)
New Member
Joined:2 months  ago
Posts: 1
06/05/2018 4:59 pm  

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Arham dari Puskesmas Drien Jalo.

Di Puskesmas pasti banyak kendala internal untuk memulai suatu kegiatan, kendala apa saja yang dilalui dan bagaimana penyelesaiannya?

Kemudian apakah ada peran dari tokoh agama dlm kegiatan ini? Jika ya apa saja andilnya? Jika tidak mengapa demikian?

Berikutnya survey penurunan kasus bagaimana cara survey yg dilakukan?


ReplyQuote
Ilham Rusting
(@ilhamrusting)
Active Member
Joined:2 months  ago
Posts: 7
06/05/2018 5:01 pm  

Kendala internal di Puskesmas yang sering terjadi dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu Remaja adalah kekurangan tim pelaksana kegiatan.

Dalam konsep pelaksanaan kegiatan posyandu remaja harus dilaksanakana secara tim. Namun karena kesibukan dan banyaknya program yg dilaksanakan dalam sehari, terkadang tim yang berangkat melaksanakan kegiatan posyandu remaja tidak lengkap.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kami mencoba memanfaatkan  tenaga kesehatan yang magang sehingga mereka juga terlibat aktif dan bisa merasakan proses pelaksanaan kegiatan Posyandu Remaja.

Terkadang kita juga melibatkan lintas sektor lainnya, sebagai narasumber untuk mengisi beberapa meja pelaksanaan.

Narasumber yg bisa diundang bisa dari pihak kecamatan, kepolisian, ataupun pihak pihak lainnya yang dirasa dibutuhkan untuk mengembangkan kepribadian atau keterampilan siswa. Semoga penjelasan saya bermanfaat


ReplyQuote
Siti Khumaidah, SKM
(@idakhumaidah)
Active Member
Joined:8 months  ago
Posts: 13
06/05/2018 5:04 pm  

Nambahin tentang survey penurunan kasus, untuk survey penurunan kasus, kalau di Tosari kami melihat antara data awal ditahun 2012, kemudian kami melakukan kegiatan untuk edukasi remaja setelah tahun tersebut. Tahun 2014 membentuk Posyandu Remaja dan di tahun 2016 kami mencoba melihat kasus atau data yang dimiliki oleh Puskesmas, dan hasilnya, ada pengaruh.

Oh ya, dalam pembentukan Posrem di masyarakat langkah yang dilakukan sebelumnya antara lain adalah mengumpulkan data (misal data dari Puskesmas) dan melakukan SMD, sehingga ini bisa menjadi data awal untuk melihat perbandingan antara sebelum dan sesudah adanya Posrem.

Cuman kalau masalah perilaku seperti penurunan angka pernikahan atau kehamilan dibawah 20 tahun, bukanlah satu hal yang bisa diukur atau dilihat dampaknya seketika, perlu waktu bertahun-tahun untuk melihat dampak dari Posrem jika dilihat dari segi perilaku.

Akan tetapi kalu dari segi cakupan, misal cakupan imunisasi, pemberian vitamin A, dll, sangat bisa cepat terlihat.


ReplyQuote
Share:
(Visited 4,843 times, 22 visits today)
  
Working

Please Login or Register